Pendaftaran jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 ditutup Selasa, 7 April 2026. Pada jalur ini, IPB University menyediakan sekitar 30 persen kuota atau sekitar 2.481 kursi.
Selain program studi favorit, IPB juga membuka sejumlah prodi relatif baru yang bisa menjadi alternatif pilihan. Dengan daya tampung terbatas dan tingkat peminat yang masih bervariasi, prodi-prodi yang baru dalam dua-tiga tahun terakhir ini bisa menjadi strategi bagi peserta SNBT 2026.
Direktur Administrasi Pendidikan dan Penerimaan Mahasiswa Baru IPB, Utami Dyah Syafitri, menegaskan bahwa seleksi SNBT sepenuhnya bergantung pada skor UTBK dan tingkat persaingan tiap program studi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seleksi SNBT itu benar-benar murni skor. Selama masuk ke dalam cut-off skornya, itu akan diterima. Pembatasan utamanya adalah kuota," ujarnya dalam siaran Live Bestie IPB, dikutip dari laman resmi IPB.
Karena itu, memilih program studi secara strategis, termasuk mempertimbangkan prodi relatif baru dengan peminat yang belum terlalu tinggi, bisa menjadi peluang bagi peserta SNBT 2026.
Daftar Prodi yang Relatif Baru IPB SNBT 2026
1. Bioinformatika (S1)
Daya tampung 2026: 15
Peminat 2025: 284
2. Sains Biomedis (S1)
Daya tampung 2026: 15
Peminat 2025: 499
3. Smart Agriculture (S1)
Daya tampung 2026: 12
Peminat 2025: 527
4. Kecerdasan Buatan (S1)
Daya tampung 2026: 21
Peminat 2025: 930
5. Teknik Mesin (S1)
Daya tampung 2026: 18
Peminat 2025: -
6. Teknik Kimia (S1)
Daya tampung 2026: 18
Peminat 2025: -
Bisa Jadi Strategi Pilihan SNBT
Memilih program studi yang relatif baru dapat menjadi salah satu strategi cerdas untuk meningkatkan peluang lolos dalam seleksi SNBT. Hal ini dikarenakan prodi baru biasanya belum memiliki basis peminat sebesar jurusan lama, seperti terlihat pada S1 Bioinformatika di IPB dengan tingkat persaingan yang relatif rendah.
Meski demikian, peserta juga sangat disarankan untuk tetap mempertimbangkan minat pribadi serta kemampuan akademik sebelum menentukan pilihan akhir. Keselarasan antara bakat dan program studi yang dipilih tetap menjadi kunci utama agar proses perkuliahan nantinya dapat berjalan maksimal, meskipun memanfaatkan peluang di jurusan baru untuk memperbesar probabilitas diterima.
Bagi detikers yang sudah memilih IPB University pada SNBT 2026 ini, semoga diterima ya!
