Lulus SNBP 2026? Ini yang Harus Dilakukan dan Dihindari, Catat!

ADVERTISEMENT

Lulus SNBP 2026? Ini yang Harus Dilakukan dan Dihindari, Catat!

Devita Savitri - detikEdu
Selasa, 31 Mar 2026 18:30 WIB
Tampilan pengumuman SNBP 2026 bagi peserta yang lulus seleksi.
Tampilan pengumuman SNBP 2026 bagi peserta yang lulus seleksi. Foto: Tangkapan Layar SNPMB
Jakarta -

Pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) resmi dilakukan pada Selasa, 31 Maret 2026 melalui tautan https://pengumuman-snbp.snpmb.id/. Selain link utama, panitia SNPMB menyiapkan 42 link mirror kampus yang bisa diakses.

Peserta SNBP 2026 yang dinyatakan lulus akan mendapat tampilan pengumuman berwarna biru dengan keterangan "Selamat! Anda Dinyatakan Lulus Seleksi SNBP 2026". Pada pengumuman itu akan tertera nama peserta dan kampus mana yang menerima, serta informasi pendaftaran ulang.

Sedangkan peserta SNBP yang belum beruntung akan melihat tampilan pengumuman berwarna merah. Keterangan dalam pengumuman itu adalah "Anda Dinyatakan Tidak Lulus Seleksi SNBP 2026".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peserta yang tidak lulus SNBP masih memiliki kesempatan untuk mendaftar perguruan tinggi negeri (PTN) melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 atau seleksi mandiri.

Bagi peserta SNBP yang dinyatakan lulus seleksi, ada berbagai hal yang perlu dilakukan dan harus dihindari setelah pengumuman. Dikutip dari arsip detikEdu, Selasa (31/3/2026) berikut informasinya.

ADVERTISEMENT

3 Hal yang Harus Dilakukan Jika Lulus SNBP 2026

Berdasarkan Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan, ada tiga hal yang harus dilakukan peserta jika lulus SNBP 2026, yaitu:

1. Membaca Aturan PTN Penerima

Hal pertama yang harus dilakukan ketika detikers dinyatakan lulus SNBP adalah mengucap syukur dan boleh merayakan bersama keluarga serta orang terdekat. Setelahnya, peserta harus mencari informasi penerimaan jalur SNBP dari PTN penerima.

Setiap perguruan tinggi punya ketentuan proses SNBP masing-masing. Pada langkah ini, biasanya kakak tingkat dari program studi (prodi) tujuan akan menjaring calon mahasiswa baru (camaba) ke dalam satu grup komunikasi.

Untuk itu, pastikan detikers tidak terlewat langkah ini ya.

2. Verifikasi Berkas

Peserta yang lulus SNBP wajib melakukan verifikasi berkas yang telah dikumpulkan sebelumnya. Berkas ini, nantinya akan diverifikasi langsung oleh PTN penerima.

3. Daftar Ulang

Langkah terakhir dan yang paling penting adalah peserta melakukan daftar ulang di PTN tujuan. Hal ini akan menyatakan detikers resmi menjadi mahasiswa dari PTN yang didaftarkan.

Informasi tentang daftar ulang akan disampaikan langsung oleh PTN dan waktunya mungkin berbeda-beda antar satu kampus dan lainnya. Pada informasi tersebut juga akan diberikan daftar dokumen apa saja yang harus disiapkan calon mahasiswa.

Hal yang Perlu Dihindari Jika Lulus SNBP 2026

Ketika detikers dinyatakan lulus SNBP 2026, hal yang perlu dihindari adalah menolak tawaran ini dan tidak daftar ulang. Sebelumnya, Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB Eduart Wolok menjelaskan hal ini.

Ketika murid dinyatakan lulus SNBP 2026 tapi tidak mengambilnya, mereka tidak bisa ikut SNBT maupun mendaftar jalur mandiri di PTN manapun. Dengan demikian, satu-satunya pilihan adalah menempuh studi di perguruan tinggi swasta (PTS) atau perguruan tinggi kementerian lain.

Selain itu, PTN juga bisa memutuskan pengurangan kuota sekolah jika siswa dari sekolah tersebut kerap tidak mendaftar ulang. Ketentuan ini merupakan respons dari keluhan dan permintaan siswa hingga orang tua untuk meningkatkan kuota di prodi-prodi PTN.

"Kita mengurangi kuota sekolah itu ketika kuota sekolah itu yang kita berikan itu tidak diambil. Jadi kita tidak ingin memberikan kuota kepada sekolah yang nantinya tidak akan diambil juga oleh siswa yang lulus," katanya.

Pengurangan kuota sekolah dicontohkan Eduart, sebagai berikut:

Universitas Negeri Semarang (Unnes) menerima 30 siswa asal suatu sekolah di Kota Semarang. Namun, setiap tahun, 20 kursi yang ditawarkan tidak diambil karena memilih masuk perguruan tinggi kementerian lain/sekolah kedinasan. Maka, Unnes akan mengurangi jumlah penerimaan SNBP di kampusnya bagi siswa-siswa asal sekolah tersebut.

"Ini sebenarnya lebih menjamin agar supaya tidak ada kesia-siaan kuota SNBP yang direbutkan itu," tandas Eduart.




(det/pal)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads