Selamat! 178.981 Siswa Lolos SNBP 2026

ADVERTISEMENT

Selamat! 178.981 Siswa Lolos SNBP 2026

Trisna Wulandari - detikEdu
Selasa, 31 Mar 2026 15:09 WIB
Statistik SNBP 2026
Rincian siswa lolos SNBP 2026 pada PTN akademik. Foto: Trisna Wulandari/detikcom
Jakarta -

Sebanyak 178.981 siswa lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 dari total 806.242 pendaftar. Sebanyak 155.543 siswa lolos di PTN akademik dan 23.438 lolos di PTN vokasi.

Mayoritas Siswa Lolos SNBP 2026 di Prodi Pilihan 1

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB Prof Eduart Wolok mengatakan mayoritas siswa diterima di prodi pilihan 1. Pada prodi di PTN akademik, jumlah siswa yang lolos prodi pilihan 1 yakni sebanyak 142.212 peserta, sedangkan yang diterima di prodi pilihan 2 sebanyak 13.331 peserta .

Berdasarkan data SNPMB, 10 fakultas dan prodi pilihan 1 terfavorit para peserta SNBP 2026 di PTN akademik didominasi prodi rumpun kesehatan, yakni kedokteran atau pendidikan dokter, ilmu keperawatan, dan farmasi. Pilihan ini disusul prodi-prodi teknik dan hukum. Berikut rinciannya:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan Institut Teknologi Bandung: 2.022 pendaftar, 95 diterima
  • Pendidikan Dokter Universitas Indonesia: 1.943 pendaftar, 60 diterima
  • Kedokteran, Universitas Gadjah Mada: 1.899 pendaftar, 53 diterima
  • Sekolah Teknik Elektro dan Informatika-Komputasi Institut Teknologi Bandung: 1.847 pendaftar, 52 diterima
  • Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung: 1.621 pendaftar, 76 diterima
  • Farmasi, Universitas Padjadjaran: 1.621 pendaftar, 50 diterima
  • Ilmu Keperawatan, Universitas Padjadjaran: 1.603 pendaftar, 58 diterima
  • Kedokteran, Universitas Airlangga: 1.546 pendaftar, 63 diterima
  • Hukum, Universitas Diponegoro: 1.530 pendaftar, 184 diterima
  • Ilmu Hukum, Universitas Indonesia: 1.420 pendaftar, 114 diterima

4 'Kampus Keguruan' di Top 10 PTN Favorit SNBP 2026

Sejumlah PTN yang dikenal sebagai 'kampus keguruan' atau berasal dari Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) di daerahnya masuk 10 besar PTN akademik dengan peminat terbanyak pada SNBP tahun ini. Tiga di antaranya bahkan masuk top 5 PTN favorit jalur SNBP 2026. Keempatnya yaitu:

  • Peringkat 1: Universitas Pendidikan Indonesia (UPI): 53.311 peminat
  • Peringkat 2: Universitas Negeri Surabaya (Unesa): 53.237 peminat
  • Peringkat 5: Universitas Negeri Semarang (Unnes): 41. 556 peminat
  • Peringkat 7: Universitas Sebelas Maret (UNS): 40.042 peminat

ADVERTISEMENT

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB Eduart Wolok mengatakan, animo ini antara lain dipengaruhi lokasi kampus yang berada di provinsi padat penduduk, yakni Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

Ia menambahkan, kendati dikenal menyediakan pendidikan tinggi terkait keguruan, kampus-kampus ini juga bertransformasi menjadi universitas dengan prodi lebih beragam, termasuk kedokteran.

"Ini mengindikasikan bahwasannya kualitas perguruan tinggi di Indonesia semakin merata dan itu bisa dilihat dari animo pendaftar yang juga makin merata," ucapnya pada konferensi pers hasil SNBP dan KIP Kuliah di Kantor Kemdiktisaintek, Jl Pintu I Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (31/3/2026).

Lolos SNBP 2026 dan Pendaftar KIP Kuliah? Tunggu Verifikasi!

Adapun 64.471 siswa yang lolos SNBP 2026 merupakan pendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Adapun pendaftar KIP Kuliah yang lolos SNBP dan eligible KIP Kuliah tahun ini sebanyak 33.045 siswa.

Plt Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan (PPAPT) Kemdiktisaintek Prof Sandro Mihradi mengatakan, jika pendaftar KIP Kuliah lolos SNBP 202, daftar ulang di PTN penerima. Kemudian, tunggu proses verifikasi dan validasi kampus masing-masing berdasarkan dokumen pendaftaran. Pihak kampus juga bisa melakukannya lewat visitasi (kunjungan) atau wawancara.

"Memang metodenya diserahkan kepada masing-masing perguruan tinggi negeri. Namun tentu saja ini sesuai dengan data yang memang mereka upload, mereka masukkan ke dalam sistem," ujarnya pada kesempatan yang sama.

"Nah kalau berdasarkan tahun-tahun sebelumnya, umumnya sih lolos banyak, mayoritas lolos, hanya pencilan sedikit yang tidak lolos," imbuhnya.

Ia menggarisbawahi, tahapan ini guna memastikan penerima memang berhak mendapat bantuan biaya uang kuliah tunggal (UKT) dan tunjangan hidup.

"Jadi verifikasi dan validasi ini sebenarnya salah satu bentuk kehati-kita juga untuk mengkonfirmasi, memastikan bahwa memang kita ini tetap tepat sasaran," imbuhnya.




(twu/nah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads