Kiat Masuk ITB ala Alghifari Mahfudz Rumi, Peraih Nilai TPS SBMPTN Sempurna

Trisna Wulandari - detikEdu
Kamis, 24 Jun 2021 17:30 WIB
Kampus ITB
Kiat Masuk ITB ala Alghifari Mahfudz Rumi, Peraih Nilai TPS SBMPTN Sempurna
Jakarta - Alghifari Mahfudz Rumi meraih nilai 1000 Tes Potensi Skolastik (TPS) Pengetahuan dan Pemahaman Umum Kelompok Ujian Saintek di UTBK SBMPTN 2021. Siswa MAN Insan Cendekia Pekalongan, Jawa Tengah ini juga mendapat nilai TKA Saintek Matematika 968,44, Fisika 625,67, Kimia 823,78, dan Biologi 536,37.

Pencapaian Alghi di SBMPTN 2021 ini mengantarkannya diterima di Fakultas Teknik Mesin Dan Dirgantara, Institut Teknologi Bandung (FTMD ITB).

Anak pasangan Heru Handoko Mahmudi dan Kartika Wulan Cahyani ini bercerita, sejak kecil ia sudah ingin masuk ITB. Kendati belum berhasil masuk ITB lewat SNMPTN, ia tetap menjaga semangat untuk masuk ITB lewat SBMPTN.

"Dari awal emang mau masuk ITB, fakultas teknik, karena suka Fisika. Nah kenapa FTMD, karena suka ke bagian mesin-mesin gitu. Kan pas (belajar) Fisika ada materi dinamika, kinematika, nah suka belajar materi itu," kata Alghi kepada detikEdu, Kamis (24/6/2021).

Siswa kelahiran Kab. Bekasi tahun 2003 ini menuturkan, karena ingin masuk ITB, ia semula menargetkan nilai baik di mata pelajaran Fisika pada UTBK SBMPTN 2021. "Enggak nyangka alhamdulillah bener semua yang TPS," kata Alghi.

Menurut Alghi, nilai TPS sempurna tersebut diraihnya karena terbiasa dengan bahasa Inggris saat mengakses berbagai media di luar waktu belajar biasanya. "Saya belajar dari nonton Youtube, baca artikel, dengerin podcast, jadi terbiasa, kayak baca (mengerjakan) soal bahasa Indonesia pas baca teks (soal) UTBK," katanya.

Ia bercerita, di sisi lain, persiapan ujiannya juga sempat terkendala pemadaman listrik di rumah karena kawasan sekitarnya terdampak banjir di awal tahun. Agar tetap bisa belajar dengan maksimal, Alghi yang semula belajar dari rumah di Bekasi selama pandemi sempat kembali ke asrama sekolah untuk menunjang koneksi internet dan kebutuhan listrik selama persiapan ujian.

Alghi menuturkan, ia mulai belajar untuk persiapan UTBK SBMPTN 2021 sejak semester 1 kelas 12 di Oktober 2020. "Nyicil. Pas udah masuk ujian akhir semester, berhenti dulu biar fokus (ujian semester). Baru mulai lagi (persiapan SBMPTN) Februari," katanya.

Nah, berikut kiat lolos masuk ITB ala Alghi, siswa MAN IC Pekalongan yang meraih nilai TPS UTBK SBMPTN 2021 sempurna:

1. Mulai Belajar dari Materi yang Sudah Dipahami

Menurut Alghi, mulai belajar dengan review materi dan latihan soal dari materi yang sudah dipahami membuat sense of accomplishment lebih terasa. Hal ini baginya memacu semangat untuk terus belajar materi-materi lainnya.

"Progresnya lebih berasa, ngerasa accomplishment-nya karena ada bab yang udah selesai (dipelajari) dan jadi enggak down karena enggak paham-paham sebuat materi. Kalau ada materi yang enggak paham, dilewatkan dulu," cerita Alghi.

Ia menuturkan, kendati tidak mematok durasi belajar harian, ia tetap menghitung waktu belajar hariannya. "Misalnya sekali belajar dapat berapa bab, nah saya coba tingkatin per hari," tuturnya.

2. Kombinasi Materi dan Platform Belajar

Alghi bercerita, dirinya lebih nyaman dengan metode belajar tatap muka, baik di sekolah maupun bimbingan belajar (bimbel). Namun karena pandemi, ia menyiasati persiapan SMBPTN dengan mengambil bimbel online berformat kelas Zoom.

"Jadi bimbel, belajar sendiri, sama belajar materi yang dikasih guru sama buku kumpulan soal," kata Alghi.

Ia menambahkan, dirinya juga terkadang mencari penjelasan materi dari kanal pendidikan di Youtube dan artikel di internet. "Channel (di Youtube) itu bahasannya lengkap, materinya semua ada di situ, jadi engga perlu cari-cari channel yang lain," tuturnya.

3. Atur Suasana Belajar agar Kondusif dan Termotivasi

Alghi bercerita, rumahnya terkena pemadaman listrik karena kawasan rumahnya di Bekasi terdampak banjir awal tahun. Agar tetap bisa belajar dengan maksimal sesuai kebiasaan belajarnya, ia kembali ke sekolahnya di Pekalongan selama 1,5 bulan untuk mencari fasilitas wifi dan listrik.

Ia menambahkan, di sekolah ia juga bertemu beberapa teman yang mendukungnya lebih semangat belajar. "Dukungan orang tua paling utama buat support buat semangatin belajar. Nah, pas di sekolah juga ketemu beberapa teman, meskipun hanya 4-5 orang. Jadi semangat ngelihat mereka belajar, jadi ingin belajar juga," kata Alghi.

Alghi bercerita, ia cenderung tidak menargetkan durasi belajar dan jumlah soal harian. Alih-alih, ia mencoba memaksimalkan waktu belajar dengan fokus dan efektif saat mood belajar tiba. "Saya review materi dulu, terus kalau udah 2-3 bab, saya cek latihan soal 2-3 bab itu biar enggak bolak-balik dan bisa dapat banyak (soal)," jelasnya.

Ia menambahkan, sementara itu agar fokus, ia biasa mengurangi distraksi dari luar kamar. "Kadang kunci pintu buat bantu fokus, biar enggak dengar suara dari luar kamar yang alihin perhatian," terangnya.

4. Ikut try out

Alghi menuturkan, try out membantunya terbiasa dengan suasana saat ujian, bentuk soal yang disajikan, dan durasi pengerjaan. "Jadi enggak kagok sama waktu pengerjaannya," jelasnya.

Ia bercerita, dirinya memanfaatkan try out yang diadakan gratis di sekolah sejak awal kelas 12 dan try out dari bimbel online. Try out tersebut diikutinya rutin sesuai jadwal, mulai dari sebulan sekali hingga satu minggu sekali saat mendekati hari H UTBK SBMPTN 2021. Dari try out tersebut, Alghi bercerita, ia bisa memanfaatkan informasi nilai dan pembahasan untuk membantunya belajar maksimal.

"Nilainya direkap kaya UTBK beneran, dikasih tahu juga pembahasan dan peringkatnya. Ada video pembahasan per soal gitu di website bimbel online," jelas Alghi.

Alghi menuturkan, calon siswa SMA dan siswa kelas 10-11 SMA bisa mulai belajar untuk memahami konsep per materi di tiap mata pelajaran. Menurutnya, hal ini akan membantu saat UTBK SBMPTN sehingga tidak perlu mempelajari dari awal di masa persiapan SBMPTN.

Ia menambahkan, sementara itu, siswa kelas 12 bisa pelajari materi dan latihan soal yang kerap keluar di ujian.

"Kalau udah mepet, pelajari yang sering keluar dulu, materi dan latihan soalnya. Yang jarang keluar, lewatin dulu," kata Alghi.

Nah, gimana detikers, semangat ya masuk ITB dan ujiannya!



Simak Video "Peserta UTBK Bersuhu 37,5 Derajat Lebih Harus Tes PCR Mandiri"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia