Seleksi Mandiri Reguler dan Mandiri Kemitraan Unair, Bedanya Apa Sih?

Tim detikcom - detikEdu
Kamis, 06 Mei 2021 13:11 WIB
Universitas Airlangga (Unair)
Unair membuka program seleksi mandiri kemitraan. (Foto: Esti Widiyana)
Jakarta - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Jawa Timur merupakan salah satu perguruan tinggi negeri yang membuka jalur seleksi mandiri. Unair membagi lagi jalur seleksi mandiri ini menjadi mandiri reguler dan mandiri kemitraan.

Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Unair Achmad Solihin menjelaskan secara umum jalur penerimaan Unair bisa melalui SNMPTN, SBMPTN, dan jalur mandiri. "Jalur mandiri ini akan dikelola sendiri oleh Universitas Airlangga," ujarnya dalam acara Seputar Mandiri Kemitraan, Vokasi dan Alih Jenis yang ditayangkan di akun Instagram univ_airlangga.

Solihin mengatakan terdapat sejumlah perbedaan signifikan antara program mandiri reguler dan mandiri kemitraan. Perbedaan pertama, seleksi mandiri kemitraan tidak menggunakan tes tulis namun memakai hasil UTBK.

Kemudian seleksi mandiri kemitraan hanya bisa diikuti oleh peserta tertentu yang mengikuti UTBK dan memilih unair sebagai pilihan ketika di SBMPTN. "Jika tidak ikut UTBK kemarin pasti tidak bisa. Lalu ikut UTBK tapi harus salah satu atau salah duanya memilih Unair," katanya.

Pendaftar di mandiri kemitraan juga wajib membuat tulisan portofolio dan deskripsi diri sebagai bagian dari parameter untuk diseleksi. "Ada juga perbedaan terkait uang kuliah awal di antara keduanya," ujar pengajar di Departemen Ilmu Ekonomi Unair itu.

Adapun perbedaan selanjutnya yakni mandiri kemitraan harus ada rekomendasi dari mitra atau dengan yang bermitra dengan Unair. "Misalkan lembaga, perusahaan, dan perkantoran yang nantinya akan berkomitmen bermitra dengan Unair," kata Solihin.

Solihin juga menyatakan program seleksi mandiri kemitraan dibuka untuk seluruh 44 program studi yang ada di Unair. Jadwal pendaftaran seleksi mandiri kemitraan telah dibuka sejak 19 April 2021 lalu. Menurut rencana akan dituutp pada 10 Juni 2021 mendatang.

"Pengumuman hasilnya pada dua hari setelah pengumuman hasil SBMPTN," kata Solihin. Dia juga mengingatkan agar peminat tidak mendaftar menjelang hari penutupan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan teknis. (pal/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia