Ditutup 3 Mei, Ini Serba-Serbi Penerimaan Mahasiswa Jalur Prestasi UGM

Trisna Wulandari - detikEdu
Kamis, 29 Apr 2021 18:45 WIB
Kampus UGM
Serba-Serbi Penerimaan Mahasiswa Jalur Prestasi UGM (Foto: Bagus Kurniawan/detikcom)
Jakarta - Penerimaan mahasiswa baru jalur prestasi Universitas Gadjah Mada atau UGM ditutup Senin pekan depan (3/5). Ada empat jalur prestasi yang tersedia di penerimaan mahasiswa baru UGM tahun 2021.

Jalur Prestasi UGM tahun ini yaitu Penelusuran Bibit Unggul Kemitraan (PBUK), PBU Tidak Mampu (PBUTM), PBU Berprestasi (PBUB), dan PBU SMA/MA/SMK (PBUSMAK) khusus untuk program Sarjana Terapan Sekolah Vokasi UGM.

Direktur Pendidikan dan Pengajaran UGM Sri Peni Wastutiningsih menuturkan, UGM membuka program Penelusuran Bibit Unggul (PBU) sebagai jalur bagi siswa berprestasi yang belum terjaring di Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

"Terutama yang berkaitan dengan sains, teknologi, olahraga dan seni, itu kita fasilitasi," kata Peni dalam kanal Youtube Universitas Gadjah Mada, serial UGM Update episode Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Prestasi, Kamis (29/4).

Jalur seleksi PBUK ditujukan kepada siswa yang memiliki komitmen pembangunan, diusulkan dan dibiayai sepenuhnya oleh Pemerintah Daerah (Pemda), institusi pemerintah, atau perusahaan yang kredibel.

Sementara jalur seleksi PBUTM diberikan kepada siswa dengan kemampuan akademik tinggi yang memenuhi beberapa kriteria, di antaranya pendaftar Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK), pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Perlindungan Sosial (KPS), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Bantuan Siswa Miskin (BSM), atau kartu sejenis dari pemerintah.

Kriteria siswa pendaftar jalur prestasi PBUTM lainnya yakni memiliki pendapatan kotor gabungan orang tua atau suami-istri yang menjadi wali maksimal Rp4 juta per bulan. Atau, pendapatan kotor gabungan orang tua atau wali dibagi jumlah anggota keluarga memiliki besar maksimal Rp750 ribu setiap bulannya.

Adapun pendidikan orang tua atau wali setinggi-tingginya sarjana (S1) atau sarjana terapan (D4). "Khusus mahasiswa yang diterima lewat jalur PBUTM akan mendapat beasiswa UKT selama 8 semester, dengan persyaratan dan evaluasi setiap tahun," jelas Peni.

Sementara jalur prestasi PBUB 2021 diperuntukkan bagi siswa yang meraih juara lomba di bidang olahraga, seni, iptek sesuai prodi yang dipilih, minimum tingkat provinsi.

Jalur PBUB klaster iptek diberikan kepada peraih juara kompetisi matematika, fisika, kimia, informatika atau komputer, biologi, astronomi, ekonomi, kebumian atau geografi, dan bidang lain yang sesuai prodi.

Jalur PBUB klaster seni dibuka untuk peraih juara kompetisi fotografi, marching band, MTQ pesparawi, dan lomba keagamaan sejenis, orkestra atau seni musik, paduan suara atau seni suara seperti pop, keroncon, dangdut, dan seriosa, seni tari dan karawitan termasuk wiraswara atau sinden gaya Yogyakarta, Surakarta, dan Bali, seni rupa, dan teater.

Sementara jalur prestasi PBUB klaster olahraga terbuka untuk juara kompetisi atletik, bola basket, bola vol, bulutangkis, bridge, catur, futsal, hoki, judo, karate, kempo, panahan, pencak silat, renang, selam, sepak bola, softball atau baseball, taekwondo, tenis lapangan, dan tenis meja.

"Jalur prestasi ini kami harap penyelenggaranyalembaga kredibel, agar jelas kegiatannya dan (sah) mengeluarkan sertifikatnya. Harapan kami, minimum tingkat provinsi, juara 1 dan 2. Tingkat nasional, juara 1, 2, dan 3. Untuk finalis internasional, silakan saja," jelas Peni.

Ia menambahkan, untuk bidang saintek, ada beberapa kompetisi yang disetarakan dan dapat mendaftar di jalur prestasi khususnya PBUB. "Juara 1, 2, 3 di kompetisi UGM, LIPI, LAPAN, sudah bisa masuk, disetarakan," tutur Peni.

Ia menggarisbawahi, pendaftar yang memenangkan kompetisi harus ikut hingga babak akhir. "Ada dulu yang mendaftar, kompetisi berkelompok. Tetapi saat final, yang bersangkutan tidak datang. Jadi kalau tidak ikut, tidak boleh," jelasnya.

Pendaftar dengan portofolio seni dan olahraga juga harus jelas terlihat. "Karena kalau tari, tari topeng misalnya, jadi tidak terlihat (pendaftarnya, untuk diverifikasi)," kata Peni.

Peni mengatakan, mahasiswa yang lolos di jalur PBUB diharapkan melanjutkan latihan sesuai bidangnya, termasuk olahraga dan seni. "Karena itu biasanya tidak dapat memilih fakultas kedokteran, karena jadwal blok dan latihannya biasanya akan bentrok," katanya.

Ia juga menganjurkan calon pendaftar untuk memilih prodi sesuai prestasi yang didaftarkan. "Kalau misal prestasi bahasa Inggris, lalu mau masuk Fisika, kemungkinan akan kalah dengan pendaftar dengan prestasi juara kompetisi fisika," jelas Peni.

Adapun jalur PBU SMAK untuk Sekolah Vokasi UGM dibuka untuk siswa dengan kemampuan akademik 25% terbaik di kelas selama lima semester kelas reguler atau 50% terbaik di kelas selama 4 semester di kelas akselerasi. Penilaian rapor dinilai dari nilai ilmu pengetahuan seperti nilai rumpun IPA dan IPS, bukan keterampilan.

Peni mengaku kini tim penerimaan mahasiswa baru UGM sedang memperbaiki sistem agar siswa akselerasi dapat mendaftar. Sebab sistem hingga hari ini harus memasukkan nilai rapor lima semester untuk siswa SMA dan tujuh semester untuk siswa SMK. "Info sejak pagi, beberapa prodi juga tidak muncul, karena down, sedang diperbaiki. Sabar saja ya," tuturnya.

Peni menekankan, reputasi alumni dan track record sekolah tidak memengaruhi seleksi. "Jadi fokus pada prestasi saudara," katanya. Selain itu menurut Peni, siswa SMK bisa mengosongkan kolom nilai matapelajaran yang tidak diajarkan di SMK di laman pendaftaran.

"Teman-teman dari Sekolah Vokasi (UGM) sudah paham bagaimana kurikulum SMK, jadi kalau tidak dituliskan nilai satu-dua mata pelajaran, sekolah vokasi pasti mahfum. Kalau nama SMK tidak muncul di kolom pilihan, pilih lainnya dan tulis SMK-nya. Ini juga memperkaya database," jelasnya.

Peni menuturkan, jalur prestasi PBU hanya dapat dipilih satu, dengan dua pilihan prodi yang bisa terdiri dari dua prodi S1, S1 dan Diploma, atau dua prodi Diploma.

"Kalau sudah diterima, kami berharap adik-adik memilih belajar di prodi tersebut. Berikan juga tempat (berkuliah) untuk (siswa) yang lain, sehingga banyak yang dapat mencicipi (belajar di ) perguruan tinggi," tekan Peni.

Info selengkapnya jalur prestasi Penelusuran Bibit Unggul (PBU) UGM S1 bisa diakses di um.ugm.ac.id. Yuk, daftar!

Simak Video "BEM UGM Bagikan Sembako, Sindir Pemerintah Tangani Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia