Manfaat Nilai TKA buat Siswa dan Guru, Kemendikdasmen Pesan Ini ke Peserta

ADVERTISEMENT

Manfaat Nilai TKA buat Siswa dan Guru, Kemendikdasmen Pesan Ini ke Peserta

Trisna Wulandari - detikEdu
Sabtu, 24 Okt 2026 13:01 WIB
TKA SMA hingga SLB di seluruh Indonesia
TKA SMA hingga SLB pada 2025. Foto: (Dokumentasi Kemendikdasmen)
Jakarta -

Memasuki masa tenang jelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA/MA/SMK/sederajat 2026, Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Prof Dr Toni Toharudin, SSi MSc berpesan agar siswa mengerjakan TKA secara jujur dengan kemampuan sendiri agar hasil TKA yang diperoleh bermanfaat.

Ia juga berpesan agar siswa mengerjakannya dengan senang, dalam artian tenang, tidak terbebani berlebihan, dan percaya diri. Di samping belajar secukupnya, siswa juga perlu cukup istirahat dan memahami petunjuk pengerjaan sesuai gladi bersih.

"Yang bermanfaat itu berawal dari gambaran kemampuan yang sebenarnya," ucapnya pada taklimat media pelaksanaan TKA SMA/MA/SMK/sederajat di Gedung E Kemendikdasmen, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (23/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Guru-guru juga, berikan dukungan yang kuat kepada siswa kita, kerjakan sebaik-baiknya, jujur di dalam prosesnya, dan juga nanti jadikan hasilnya ini sebagai bekal untuk terus belajar buat anak-anak," imbuhnya.

Toni menjelaskan, hasil TKA setiap murid dapat bantu peserta untuk mengenali capaian akademiknya, sementara hasil TKA secara keseluruhan juga dapat menggambarkan mutu pendidikan. Sedangkan bagi sekolah, hasil TKA dapat bermanfaat sebagai bahan refleksi untuk memperbaiki pembelajaran.

ADVERTISEMENT

"Khusus untuk tingkat SMA, SMK, MA, sederajat, saya kira perguruan tinggi ini juga, data terkait dengan TKA akan dijadikan sebagai bahan awal diagnosis awal terkait dengan kemampuan capaian akademik dari para siswa yang nanti akan studi lanjut di perguruan tinggi," ucapnya.

Manfaat Nilai TKA buat Siswa

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) BKPDM Kemendikdasmen Dr Rahmawati ST MEd pada kesempatan yang sama menjelaskan, nilai TKA juga bisa membantu siswa dalam memetakan minat dan bakat di jalur akademik serta dan rencana karier.

"TKA ini kan Tes Kemampuan Akademik ya, artinya kalau dia berhasil di situ, sukses di situ; minatnya, bakatnya mungkin di jalur akademik," ucapnya.

Ia mencontohkan, jika seorang siswa ingin mendaftar ke satu PTN yang sangat kompetitif dengan keketatan diterima 1:1.100 orang, tetapi nilai TKA-nya di bawah rata-rata, misalnya 50% dari populasi, maka siswa tersebut menurutnya bisa menavigasi kembali cita-citanya, atau justru menguatkan usaha, semangat, dan ketekunan agar bisa masuk ke prodi yang sangat kompetitif tersebut.

"Yang mungkin hanya 1% dari siswa Indonesia yang bisa masuk ke dalam prodi tersebut. Jadi itu adalah salah satu manfaat lain ketika ada banyak yang mengikuti TKA, maka hasil TKA ini juga menjadi gambaran posisi seorang murid itu berada di bagian mana dari populasi," terangnya.

Manfaat Nilai TKA buat Guru-Perguruan Tinggi

Rahmawati menambahkan, nilai TKA juga bermanfaat bagi guru untuk mengetahui tingkatan capaian kompetensinya mayoritas siswanya. Dari hasil TKA tersebut, guru menurutnya dapat merencanakan pembelajaran dengan lebih tepat sasaran atau differentiated learning.

"Kalau dalam satu kelas ternyata yang kategori baiknya hanya 2 orang, yang lainnya masuk kategori kurang, maka seperti apakah perencanaan pembelajarannya untuk bisa menyesuaikan," ucapnya.

Ia menambahkan, jika semua siswa mengikuti TKA, guru SMP juga bisa memperlakukan hasil TKA kelas 6 SD seperti asesmen awal. Capaian akademik tiap siswa kemudian dipetakan ke kategori masing-masing sehingga guru dapat membuat strategi pembelajaran di jenjang SMP.

"Begitu juga untuk jenjang SMA dan SMK, semua hasil TKA dari jenjang SMP bisa digunakan sebagai dasar assessment awal untuk dimanfaatkan menjadi strategi pembelajaran di jenjang berikutnya. Begitu pula dengan hasil TKA SMA/SMK bisa menjadi gambaran awal bagaimana kompetensi mahasiswa-mahasiswa baru yang masuk ke perguruan tinggi," jelasnya.



(twu/pal)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads