Global Sevilla School Gaet Dr Asheena Baez Dorong Strengths-Based Parenting

ADVERTISEMENT

Global Sevilla School Gaet Dr Asheena Baez Dorong Strengths-Based Parenting

Nasywa Azzahra - detikEdu
Jumat, 23 Okt 2026 20:49 WIB
Global Sevilla School
Global Sevilla School menghadirkan Love & Legacy bersama Dr. Asheena Baez untuk membantu orang tua mengenali potensi anak dan mendampingi mereka tumbuh mandiri. Kegiatan berlangsung di kampus Pulo Mas, Jakarta Timur (Foto: Dok. Nasywa Azzahra/detikcom)
Jakarta -

Global Sevilla School menghadirkan Love & Legacy bersama Dr. Asheena Baez untuk membantu orang tua mengenali potensi anak dan mendampingi mereka tumbuh mandiri. Kegiatan berlangsung di kampus Pulo Mas, Jakarta Timur, Kamis (22/10/2026).

Jakarta - Kebiasaan orang tua yang cenderung fokus pada kelemahan anak dibanding memupuk potensinya masih sering menjadi tantangan di era digital. Padahal, mengenali dan mengoptimalkan kekuatan unik anak melalui strengths-based parenting menjadi kunci utama dalam membangun karakter serta rasa percaya diri anak sejak dini.

Menjawab tantangan tersebut, Global Sevilla School menyelenggarakan Seminar Parenting bertajuk 'Love and Legacy' dengan mengundang pakar mindfulness internasional sekaligus Leadership & Wellbeing Expert, Dr. Asheena Baez.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bergeser dari Pola Asuh Reaktif ke Restoratif

Asheena menjelaskan bahwa strengths-based parenting adalah pendekatan yang berpusat pada kelimpahan potensi (abundance) anak. Melalui pendekatan ini, orang tua didorong untuk bergeser dari pola asuh reaktif menjadi pola asuh restoratif.

ADVERTISEMENT

"Saya selalu memberi tahu para orang tua bahwa harus ada pergeseran dari rasa kekurangan (scarcity) menuju abundance. Terkadang kita cenderung terjebak pada cara berpikir yang defisit, dan itulah hal yang menghabiskan waktu kita. Kita cenderung melupakan kelimpahan, yaitu kekuatan nyata yang dimiliki anak-anak," ujar Asheena saat ditemui di Global Sevilla School Pulo Mas, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

"Ketika kita mampu berfokus pada kekuatan, kita benar-benar dapat membangun peluang dari apa yang tadinya mungkin merupakan rintangan. Ini tentang komunikasi yang jelas dalam keluarga sehingga orang tua memiliki kesempatan untuk berbicara langsung ke lubuk hati anak-anak mereka, karena warisan terbesar adalah cinta," tambah Asheena.

Ia menambahkan, langkah praktis paling awal yang dapat dilakukan orang tua di rumah adalah dengan mengambil jeda secara sadar (pause). Dengan mindfulness, orang tua diajak melepaskan kacamata kritis agar bisa berdialog secara tenang dari hati ke hati bersama anak.

"Langkah pertama yang saya katakan kepada semua orang tua binaan saya adalah mengambil jeda (pause). Benar-benar mampu berhenti sejenak dan merefleksikan posisi Anda saat ini. Mindfulness mengajarkan kita untuk memperhatikan momen saat ini tanpa menghakimi," ungkap Asheena.

Sinergi Sekolah dan Orang Tua Lewat Mindfulness

Global Sevilla School Foto: Dok. Nasywa Azzahra/detikcom

Asheena menilai kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk membangun jembatan antara Amerika Serikat dan Jakarta dalam memperkuat ketahanan keluarga. Ia mengapresiasi keberadaan Global Sevilla sebagai sekolah berbasis mindfulness terdepan di Jakarta.

"Di Amerika Serikat, saya adalah seorang pengajar di Columbia University, di mana saya memperkuat ketangguhan (resilience) tim kepemimpinan di seluruh penjuru negeri. Sebagian besar penelitian yang kami lakukan di sana berpusat pada mindfulness. Dan Global Sevilla adalah sekolah berbasis mindfulness nomor satu di Jakarta," tuturnya.

"Oleh karena itu, saya ingin memastikan kehadiran saya di sini untuk membangun jembatan penghubung antara AS dan Jakarta guna memastikan bahwa mindfulness menjadi pilar utama dan sarana untuk membantu anak-anak maupun keluarga meraih kesuksesan dalam hidup mereka," imbuh Asheena.

Komitmen Global Sevilla Membentuk Karakter Anak

Ketua Yayasan Budi Pekerti Luhur, Andrew J. Jules Soebali menyampaikan bahwa penyelenggaraan seminar ini merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk membekali orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Menurutnya, pendidikan di Global Sevilla School tidak sekadar mengejar prestasi akademis semata, melainkan membentuk karakter luhur siswa.

"Kami adalah leading mindfulness-based school. Kami memiliki misi dan visi yaitu nurturing global student with character. Dan kita menggunakan mindfulness sebagai salah satu metode dan upaya kami untuk mendidik anak-anak supaya mereka hadir utuh dan sadar penuh. Sifat dan sikap hadir utuh dan sadar penuh membantu anak-anak untuk lebih berkonsentrasi dalam belajar, lebih peduli kepada lingkungan dan sekitarnya, dan mempunyai rasa empati dan kepedulian terhadap kawan-kawannya," papar Andrew Soebali.

Global Sevilla School Foto: Dok. Nasywa Azzahra/detikcom

Andrew menambahkan, melalui pemaparan materi seminar ini, pihak sekolah berharap orang tua dapat bersama-sama mendampingi anak dalam menemukan jati diri sejati (true self) serta panggilan hidup (calling) mereka di masa depan.

"Jadi bagi kami bukan hanya prestasi akademik saja ataupun prestasi non-akademik seperti misalnya olahraga, sport, ada yang di bidang kesenian, dan lainnya. Tapi kami juga ingin anak-anak kami supaya memiliki karakter yang baik, dapat menjadi panutan bagi sesamanya, memiliki kepedulian pada orang lain, sadar akan keragaman budaya dan agama, karena kita adalah bangsa Indonesia, dan bisa menjadi their true self. kami ingin anak-anak kita menjadi diri mereka sendiri. Tidak selalu tentang profesi, tetapi juga soal panggilan jiwa," jelas Andrew Soebali.

Kehadiran seminar ini mendapat sambutan hangat dari para orang tua yang hadir langsung, salah satunya musisi dan aktor Baim yang membagikan pengalamannya saat mengikuti sesi refleksi bersama Dr. Asheena. Ia mengungkapkan rasa syukurnya sekaligus menekankan pentingnya menciptakan ruang aman (safe zone) bagi anak-anak di rumah.

"Kalau soal anak-anak, mereka memang punya cara yang berbeda dalam mengungkapkannya. Jadi, ketika dia bilang ini sulit dan aku harus menahan air mata, saya ingin menghargai perasaannya itu. Kami selalu berusaha menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak," pungkas Baim.

Melalui keterlibatan aktif ekosistem sekolah, mulai dari orang tua, guru, hingga siswa Global Sevilla School terus berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang berkelanjutan untuk menumbuhkan generasi muda yang berdaya, berkarakter, dan berempati tinggi.



(akn/ega)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads