Exademy Jadikan Diagnosis Mapel Langkah Pertama Persiapan TKA 2026

ADVERTISEMENT

Exademy Jadikan Diagnosis Mapel Langkah Pertama Persiapan TKA 2026

Rahmat Khairurizqi - detikEdu
Selasa, 06 Okt 2026 12:25 WIB
Exademy Jadikan Diagnosis Mapel Langkah Pertama Persiapan TKA 2026
Foto: Exademy
Jakarta -

Pelaksanaan utama Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA, MA, dan SMK 2026 tinggal hitungan pekan.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menjadwalkan ujian utama pada 26 Oktober sampai 8 November 2026 sesuai pembagian gelombang, didahului gladi bersih pada 5 sampai 18 Oktober 2026. Peserta yang berhalangan pada jadwal utama mengikuti pelaksanaan susulan pada 16 sampai 29 November 2026.

Sisa waktu sekitar empat pekan itu membuat cara belajar menjadi penentu. Para tutor di layanan persiapan ujian Exademy menyarankan peserta TKA memulai pekan-pekan terakhir ini dengan memetakan kemampuan diri pada tiap mata pelajaran, lalu menyusun latihan soal dari hasil pemetaan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Empat pekan cukup untuk menaikkan nilai asalkan setiap jam belajar diarahkan ke mapel yang paling menahan skor. Karena itu langkah pertama kami selalu diagnosis. Peserta mengerjakan satu tryout awal, dan dari situ terlihat topik mana yang sudah mantap serta mana yang masih bocor," kata Pembina Akademik Exademy, Frika Faizi dalam keterangannya, Sabtu (3/10/2026).

TKA adalah ujian berbasis mata pelajaran untuk murid kelas 12. Peserta menempuh tiga mapel wajib, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris, ditambah mapel pilihan yang disesuaikan dengan rumpun program studi tujuan.

ADVERTISEMENT

Nilainya menjadi salah satu pertimbangan jalur prestasi SNBP dan dipakai sebagian perguruan tinggi negeri pada jalur mandiri. Untuk menjawab kebutuhan itu, Exademy membuka program bimbel TKA dengan pola satu tutor satu siswa, baik online maupun tatap muka.

Exademy adalah akademi persiapan ujian dengan model satu tutor satu siswa yang mencakup 11 rumpun ujian, dari UTBK dan TKA hingga CPNS, TOEFL, AKMIL, dan OSN.

Menurut Frika, pola ujian mapel menuntut pemahaman konsep yang kokoh. Soal TKA kerap diputar bentuknya dan meminta penalaran tingkat tinggi, sehingga hafalan rumus cepat kehilangan daya ketika konteks soal berubah.

"Kami ingin peserta paham alasan di balik setiap konsep. Kalau alasannya sudah dipegang, soal dengan bentuk baru tetap bisa dikerjakan dengan tenang. Sesudah itu baru kami latih kecepatannya dengan timer, sebab ketepatan dan kecepatan tumbuh dari fondasi yang sama," ujarnya.

Exademy Jadikan Diagnosis Mapel Langkah Pertama Persiapan TKA 2026Foto: Exademy

Exademy merangkum pendekatan tersebut dalam metode empat langkah. Tahap Diagnostic memetakan penguasaan peserta pada mapel yang relevan dengan jurusan tujuan. Tahap Penguatan membangun kembali konsep yang lemah, dari rumus di mapel saintek sampai kerangka analisis di mapel soshum. Tahap Drilling melatih soal per topik lengkap dengan pembahasan tiap nomor. Tahap Tryout mengukur kesiapan dalam kondisi yang menyerupai ujian asli, satu mata pelajaran per sesi.

Frika menyarankan jadwal resmi dijadikan patokan latihan. Masa gladi bersih pada awal Oktober dapat dimanfaatkan peserta untuk membiasakan diri dengan suasana ujian berbasis komputer, sementara dua pekan menjelang 26 Oktober sebaiknya diisi tryout berkala dan evaluasi kesalahan.

"Peserta yang tahu tanggal ujiannya dan tahu titik lemahnya akan belajar dengan kepala dingin. Kepastian dua hal itu sudah separuh dari persiapan," katanya.

Kepastian jadwal menjadi perhatian tersendiri bagi Exademy. Akademi ini memelihara 62 kalender ujian yang diverifikasi dari situs resmi penyelenggara dan media kredibel, mencakup ujian masuk perguruan tinggi, seleksi aparatur sipil negara, tes bahasa, hingga sertifikasi profesi. Setiap tahapan dicatat lengkap dengan sumbernya sehingga peserta dapat memeriksa ulang langsung ke penyelenggara.

Selain peserta TKA, Exademy mendampingi pelajar, mahasiswa, pencari kerja, dan profesional dari berbagai usia yang sedang menyiapkan ujian penting, mulai dari seleksi CPNS dan sekolah kedinasan hingga TOEFL, IELTS, dan uji kompetensi profesi. Setiap peserta dipasangkan dengan tutor yang dicocokkan dengan profil ujian, kelemahan, dan gaya belajarnya, dan peserta dapat mengganti tutor tanpa biaya bila belum merasa cocok.

Pendaftaran dan konsultasi awal program TKA dapat dilakukan melalui situs resmi Exademy.

(akd/ega)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads