Skor PISA Siswa Indonesia dari 2000 hingga 2025, Tahun Mana yang Tertinggi?

ADVERTISEMENT

Skor PISA Siswa Indonesia dari 2000 hingga 2025, Tahun Mana yang Tertinggi?

Pasti Liberti Mappapa - detikEdu
Selasa, 08 Sep 2026 20:01 WIB
Ilustrasi siswa sma
Ilustrasi Foto: Getty Images/Rani Nurlaela Desandi
Jakarta -

Indonesia telah mengikuti Programme for International Student Assessment (PISA) sejak 2000. Selama lebih dari dua dekade, kemampuan siswa Indonesia terus diukur melalui studi internasional yang diselenggarakan setiap tiga tahun.

PISA mengukur kemampuan siswa berusia 15 tahun dalam tiga bidang utama, yaitu membaca, matematika, dan sains. Peserta tes berasal dari sekolah yang dipilih secara acak sehingga hasilnya dapat memberikan gambaran mengenai kemampuan siswa sekaligus menjadi salah satu indikator untuk melihat kinerja sistem pendidikan suatu negara.

Pada PISA 2025, studi ini diikuti oleh 91 negara dengan sekitar 760 ribu siswa sebagai sampel. Pelaksanaan tes berlangsung pada April-Mei 2025 menggunakan metode Paper Based Test (PBT) dan Computer Based Test (CBT).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Apa Tujuan PISA?

Dikutip dari laman Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara umum PISA bertujuan mengukur sekaligus membandingkan pengetahuan dan keterampilan siswa di berbagai negara. Tiga kompetensi utama yang dinilai adalah membaca, matematika, dan sains.

Hasil penilaian tersebut dapat memberikan gambaran mengenai kinerja sistem pendidikan masing-masing negara. Data PISA juga memungkinkan adanya perbandingan secara internasional dan menjadi salah satu bahan bagi pemerintah serta pembuat kebijakan dalam merumuskan langkah untuk memperbaiki sistem pendidikan.

Studi ini diselenggarakan oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) atau Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi. OECD merupakan organisasi antarpemerintah yang memiliki 38 negara anggota, yang sebagian besar merupakan negara maju.

Indonesia pertama kali berpartisipasi dalam PISA pada 2000. Lantas, bagaimana perkembangan skor PISA Indonesia dari 2000 hingga 2025?


Perbandingan Skor PISA Siswa Indonesia 2000-2025

Berikut perjalanan skor PISA Siswa Indonesia berdasarkan hasil setiap periode penilaian.

PISA 2000

Pada keikutsertaan pertama Indonesia, skor PISA Indonesia tahun 2000 untuk membaca adalah 371. Matematika dengan skor 367 dan skor untuk sains 393.


PISA 2003

Pada 2003, hasil PISA Indonesia adalah:

- Membaca: 382

- Matematika: 360

- Sains: 395


PISA 2006

Sains mulai menjadi salah satu bidang yang diukur dalam PISA pada 2006. Indonesia memperoleh:

- Membaca: 393
- Matematika: 391
- Sains: 393

PISA 2009

Pada PISA 2009, untuk kemampuan sains, Indonesia memperoleh skor 383, sedangkan rata-rata OECD mencapai 501.

Kemampuan membaca Indonesia mencatat skor 402, dibandingkan rata-rata OECD sebesar 493. Sementara matematika menjadi bidang dengan skor terendah, yakni 371, dengan rata-rata OECD 496.


PISA 2012

Tiga tahun kemudian, skor PISA siswa Indonesia adalah:
- Sains: 382 - rata-rata OECD 501
- Matematika: 375 - rata-rata OECD 494
- Membaca: 396 - rata-rata OECD 492


PISA 2015

Pada 2015, skor Indonesia mengalami peningkatan pada beberapa bidang dibandingkan periode sebelumnya. Skor sains mencapai 403, sedangkan rata-rata OECD berada di angka 493.

Untuk matematika, Indonesia memperoleh 386 dengan rata-rata OECD 490. Sementara kemampuan membaca mencatat skor 397, dibandingkan rata-rata OECD sebesar 493.


PISA 2018

Pada PISA 2018, skor Indonesia untuk masing-masing bidang adalah:
- Sains: 396 (peringkat 71 dari 79 negara)
- Matematika: 379 (peringkat 73 dari 79 negara)
- Membaca: 371 (peringkat 74 dari 79 negara)

PISA 2022

Hasil PISA 2022 menunjukkan skor Indonesia kembali berada di bawah rata-rata OECD. Indonesia memperoleh skor:
- Matematika: 366 - rata-rata OECD 472 (peringkat 70 dari 81 negara)
- Membaca: 359 - rata-rata OECD 476 (peringkat 71 dari 81 negara)
- Sains: 383 - rata-rata OECD 485 (peringkat 67 dari 81 negara)

PISA 2025

Pada PISA 2025, Indonesia mencatat skor:
- Matematika: 364 - peringkat 78 dari 90 negara
- Membaca: 365 - peringkat 74 dari 90 negara
- Sains: 389 - peringkat 73 dari 91 negara



(pal/nwk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads