Sekolah di Jakarta PJJ Imbas Abu Vulkanik Mulai Senin 7 September, PAUD-SMA/SMK

ADVERTISEMENT

Sekolah di Jakarta PJJ Imbas Abu Vulkanik Mulai Senin 7 September, PAUD-SMA/SMK

Trisna Wulandari - detikEdu
Minggu, 06 Sep 2026 16:44 WIB
Guru memberikan pembelajaran jarak jauh (PJJ) kepada siswa di SMP Negeri 26, Jakarta, Jumat (23/1/2026). Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 9/SE/2026 terkait pelaksanaan PJJ bagi seluruh satuan pendidikan di ibu kota yang berlaku hingga 28 Januari 2026 akibat cuaca ekstrem yang melanda Jakarta.
Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/Ilustrasi PJJ sekolah di Jakarta.
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengumumkan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi sekolah di Jakarta akibat abu vulkanik dan untuk mengantisipasi dampak paparannya. Aturan ini berlaku mulai Senin, 7 September 2026 di jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, serta SKB atau PKBM, dan SLB negeri maupun swasta, sampai dengan pemberitahuan berikutnya.

Kebijakan PJJ sekolah di Jakarta tersebut tertuang dalam Surat Edaran No. 91/SE/2026 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Abu Vulkanik tertanggal 5 September 2026.

"Dalam rangka memberikan perlindungan warga sekolah terhadap potensi paparan abu vulkanik yang merupakan partikel sangat kecil yang dihasilkan erupsi gunung api, terdiri dari pecahan batuan, mineral, dan material vulkanik lainnya yang dapat terbawa angin, terhirup, dan berisiko kesehatan, serta berisiko terpapar oleh warga sekolah dan kelompok rentan, menjaga keselamatan dan kesehatan warga sekolah, serta pemenuhan hak atas layanan pendidikan," bunyi SE tersebut, diakses melalui kanal media sosial Disdik DKI Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, kepala PAUD, PKBM/SKB, SLB, SD, SMP, SMA, dan SMK diminta mendampingi dan memantau pelaksanaan proses belajar serta memberikan alternatif bila terjadi kendala.

ADVERTISEMENT

Terpisah, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau warga Jakarta untuk tetap tenang dan waspada di tengah kondisi Gunung Anak Krakatau yang saat ini berada pada level 3 atau siaga.

"Saat ini, abu vulkanik Anak Krakatau telah menyebar ke beberapa wilayah di Indonesia, termasuk di antaranya di Jakarta. Bila wilayahnya mulai terdampak abu vulkanik, lakukan 5M: memakai masker, menutup pintu, jendela serta sumber air, membatasi aktivitas di luar ruangan, membersihkan abu dengan membasahi terlebih dahulu, memantau informasi dari kanal resmi, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dengan baik," ucapnya, Minggu (6/9/2026), dikutip dari akun resminya.

"Tetap waspada, lindungi diri dan keluarga. Mari bersama-sama jaga Jakarta dengan menjaga diri kita dari abu vulkanik," sambungnya.



(twu/faz)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads