3 Materi Matematika Tersulit di TKA SMA/SMK, Sudah Siap Menghadapinya?

ADVERTISEMENT

3 Materi Matematika Tersulit di TKA SMA/SMK, Sudah Siap Menghadapinya?

Novia Aisyah - detikEdu
Jumat, 31 Jul 2026 14:15 WIB
TKA SMA hingga SLB di seluruh Indonesia
TKA SMA hingga SLB di seluruh Indonesia. Foto: (Dokumentasi Kemendikdasmen)
Jakarta -

Siswa SMA/SMK/sederajat saat ini sudah bisa mendaftar Tes Kemampuan Akademik (TKA) melalui sekolah. Berdasarkan pelaksanaan pada 2025, ada banyak siswa SMA/SMK yang mengeluhkan sulitnya soal mata pelajaran matematika dan durasi pengerjaan yang dinilai terlalu pendek.

Terkait keluhan tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI juga telah melakukan evaluasi. Sehingga, jumlah soal mapel matematika wajib pada TKA SMA/SMK dikurangi.

Hasilnya, akan ada 25 butir soal matematika dengan waktu pengerjaan 75 menit. Maka, siswa memiliki waktu pengerjaan 1 butir soal selama 3 menit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, berdasarkan data resmi Capaian Nasional Kemendikdasmen terhadap 3.464.569 peserta TKA, rata-rata nasional nilai matematika SMA/SMK ada di bawah 31%. Melalui unggahan Instagramnya, BKPDM menyebut, memahami logika matematika kontekstual masih jadi tantangan.

3 Materi Matematika Tersulit di TKA SMA/SMK

BKPDM Kemendikdasmen memaparkan tiga materi TKA yang paling mengecoh bagi siswa, yaitu:

ADVERTISEMENT

1. Peluang Kejadian Majemuk: Skor 14,71%

Tantangan dari materi ini adalah menentukan nilai peluang dalam soal cerita tentang permasalahan sehari-hari.

2. Barisan dan Deret Geometri: Skor 16,14%

Tantangan dari materi ini adalah pola perkalian atau pembagian pada deret geometri lebih sukar dimodelkan daripada deret aritmetika.

3. Transformasi Geometri: Skor 18,28%

Tantangan materi ini adalah menentukan bayangan titik koordinat saat beberapa rumus, misalnya pergeseran dan pencerminan, digabungkan.

Tips Mengerjakan Soal TKA Matematika

BKPDM Kemendikdasmen menyarankan siswa agar tidak sekadar menghafalkan rumus cepat, tetapi menguasai konsep dasar dengan strategi berikut ini:

1. Memahami Konsep Cerita

Siswa disarankan tidak hanya menghafal rumus cepat. Pada materi peluang dan deret, kunci pengerjaannya adalah berlatih mengubah kalimat soal cerita ke dalam bentuk model matematika.

2. Menggunakan Visualisasi Gambar

Khusus materi transformasi geometri, siswa dianjurkan mencoba membayangkan atau menggambar sketsa pergeseran pada diagram kartesius supaya tidak bingung ketika rumusnya digabung.

Pendaftaran TKA memang baru dimulai dan siswa masih punya banyak waktu untuk belajar. Namun, sebaiknya kalian mulai belajar sejak sekarang dan menegaskan penguasaan materi yang kalian belum sepenuhnya menguasai. Agar bisa mengalokasikan waktu persiapan lebih baik, simak jadwal TKA berikut ini!

Jadwal TKA SMA/SMK 2026

  • Pendaftaran: 27 Juli - 27 September 2026
  • Simulasi: 21-27 September 2026
  • Gladi bersih: 5-18 Oktober 2026
  • Pelaksanaan utama: 26 Oktober - 8 November 2026
  • Pelaksanaan susulan: 16-29 November 2026
  • Pengumuman hasil: 23 Desember 2026.

Bagaimana detikers, apakah kalian sudah mulai mempersiapkan TKA mendatang? Selamat belajar!



(nah/twu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads