SMA Unggul Garuda Baru Konsel Resmi Beroperasi, Sambut Angkatan Perdana

ADVERTISEMENT

SMA Unggul Garuda Baru Konsel Resmi Beroperasi, Sambut Angkatan Perdana

Trisna Wulandari - detikEdu
Selasa, 21 Jul 2026 18:15 WIB
Penyambutan angkatan pertama SMA Unggul Garuda Baru Konsel dan Bulungan, Kamis (16/7/2026).
Penyambutan angkatan pertama SMA Unggul Garuda Baru Konsel dan Bulungan, Kamis (16/7/2026). Foto: Dok Kemdiktisaintek
Jakarta -

SMA Unggul Garuda Baru Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi beroperasi. Penyambutan siswa baru SMA Unggul Garuda Baru Konawe Selatan dan Bulungan Tahun Ajaran 2026/2027 digelar Kamis (16/7).

Diketahui, para siswa SMA Unggul Garuda Baru Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) akan menjalani pendidikan selama 1 semester pertama di Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) dan selanjutnya melanjutkan pendidikan di SMA Unggul Garuda Baru Bulungan, Kaltara.

"Sementara waktu, proses belajar mengajar akan dipusatkan dulu di Konawe Selatan sambil menunggu pembangunan fisik sekolah di Bulungan selesai yang ditargetkan rampung pada Januari mendatang. Setelah sekolah siap digunakan, para siswa akan kembali belajar di Bulungan," kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H Denny Harianto, S E, M M, dikutip dari laman Diskominfo Kaltara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Angkatan Perdana SMA Unggul Garuda Baru

Penyambutan para siswa baru dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie serta Direktur Jenderal Sains dan Teknologi (Dirjen Saintek), Ahmad Najib Burhani.

Stella mengatakan, angkatan pertama SMA Unggul Garuda Baru merupakan generasi perintis yang berperan penting untuk membangun budaya, tradisi, serta semangat keunggulan yang akan diwariskan kepada generasi berikutnya.

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan, siswa-siswa yang diterima di SMA Unggul Garuda merupakan pelajar terpilih dari berbagai daerah di Indonesia yang telah melalui proses seleksi ketat. Dibimbing tenaga pendidik dan ekosistem pembelajaran, para siswa akan mengembangkan potensi akademik, kepemimpinan, karakter, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Ia menekankan, sekolah ini tidak sekadar berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter kepemimpinan, penguatan wawasan kebangsaan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Diketahui, SMA Unggul Garuda juga diharapkan dapat berdampak bagi daerah sekitar. Termasuk lewat penguatan kualitas SDM, perkembangan ekosistem pendidikan, maupun perkembangan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Siswa Baru dari Berbagai Daerah

Stella menambahkan, SMA Unggul Garuda merupakan bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto agar anak-anak Indonesia yang memiliki potensi unggul dapat memiliki kesempatan mengakses pendidikan terbaik tanpa dibatasi latar belakang ekonomi maupun geografis.

"Bapak Presiden melihat bahwa kita harus menciptakan kesempatan untuk pendidikan yang paling berkualitas agar setiap anak bangsa dengan potensi untuk berprestasi bisa mendapatkan kesempatan," kata Stella.

Karena itu, berasal dari berbagai daerah di Indonesia, para siswa diharapkan belajar dalam lingkungan yang beragam dan saling memperkaya pengalaman satu sama lain.

Satu lokasi SMA Unggul Garuda tidak hanya dihuni oleh siswa daerah setempat atau sepulau. Di Kaltara, contohnya, enam siswa melanjutkan penjdidikan di SMA Unggul Garuda Bulungan, Kaltara; tiga siswa di SMA Unggul Garuda Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara; dan dua siswa di SMA Unggul Garuda Belitung Timur, Bangka Belitung.

"Ini merupakan momentum yang sangat bersejarah bagi Kaltara. Untuk pertama kalinya putra-putri terbaik daerah kita memperoleh kesempatan menjadi angkatan pertama di SMA Unggul Garuda," kata Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang pada pelepasan calon peserta didik angkatan pertama SMA Unggul Garuda di SMA Negeri 1 Tarakan, Rabu (15/7).

Investasi Jangka Panjang

Sementara itu, Dirjen Najib mengatakan, pembangunan SMA Unggul Garuda merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi unggul Indonesia. Ia menjelaskan, siswa SMA Unggul Garuda sendiri merupakan merupakan generasi terpilih yang diharapkan mampu menjadi ilmuwan, inovator, serta pemimpin masa depan yang akan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.

Lebih lanjut, pengembangan SMA Unggul Garuda merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem talenta nasional di bidang sains dan teknologi.

Melalui pendidikan yang berkualitas dan inklusif, Kemdiktisaintek berharap semakin banyak anak Indonesia dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik dunia dan kembali berkontribusi bagi pembangunan RI.

Untuk itu, ia menyatakan, pihaknya juga akan memastikan penguatan kualitas pendidikan, ekosistem pembelajaran, dan pendampingan bagi siswa.



(twu/nwk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads