Mendikdasmen: Kita Bakal Angkat Guru dan Pustakawan, Tunggu Skemanya

ADVERTISEMENT

Mendikdasmen: Kita Bakal Angkat Guru dan Pustakawan, Tunggu Skemanya

Nikita Rosa - detikEdu
Kamis, 09 Jul 2026 16:45 WIB
Mendikdasmen Abdul Muti dalam Peluncuran Pelatihan Mandiri Pembelajaran Mendalam dan Koding Kecerdasan Artifisial di RGTK di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan DKI Jakarta, Jakarta Selatan, Kamis (9/7).
Mendikdasmen Abdul Mu'ti dalam Peluncuran Pelatihan Mandiri Pembelajaran Mendalam dan Koding Kecerdasan Artifisial di RGTK di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan DKI Jakarta, Jakarta Selatan, Kamis (9/7). (Foto: Nikita Rosa/detikedu)
Jakarta -

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, mengatakan pihaknya akan mengangkat para pustakawan di sekolah. Kebijakan ini diambil karena sekolah masih kekurangan tenaga kependidikan (tendik).

"Kita juga sudah mulai merancang untuk nanti mengangkat parapustakwann sebagai bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan," ujarMu'ti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal tersebut disampaikan dalam Peluncuran Pelatihan Mandiri Pembelajaran Mendalam dan Koding Kecerdasan Artifisial di RGTK di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan DKI Jakarta, Jakarta Selatan, Kamis (9/7).

"Karena ada kesan kalau guru itu kekurangan jam mengajar taruh saja sebagai pustakawan," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Ditemui usai acara,Mu'ti mengatakan kebijakan ini diambil karena sekolah masih kekurangan tenaga kependidikan, termasuk operator sekolah, tata usaha, hingga pustakawan.

"Nanti jumlah pustakawannya berapa, mekanismenya bagaimana, akan kita umumkan satu paket dengan pengangkatan yang lainnya," ujarMu'ti.

Selain tenaga kependidikan, sekolah juga masih kekurangan guru. Meski secara nasional sudah cukup, namun Kemendikdasmen menemukan masalah pada distribusi guru.

"Guru masih kurang. Secara nasional secara jumlah sebenarnya cukup. Menjadi kurang itu karena problem distribusi guru. Jadi ada mata pelajaran tentu yang gurunya berlebih. Ada banyak mata pelajaran yang gurunya kurang," tuturnya.

"Nah ini yang nanti akan kita lakukan pengangkatan. Tapi mekanismenya bagaimana, jumlahnya berapa ya tunggu pada saat nanti sudah kita umumkan," tambahnya.



(nir/nwk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads