Sekolah Rakyat Bekasi Beroperasi Akhir Juni, Kuota 270 Murid SD-SMA

ADVERTISEMENT

Sekolah Rakyat Bekasi Beroperasi Akhir Juni, Kuota 270 Murid SD-SMA

Nikita Rosa - detikEdu
Senin, 15 Jun 2026 13:30 WIB
Ilustrasi PPPK Guru Sekolah Rakyat.
Ilustrasi Sekolah Rakyat. (Foto: Gemini AI)
Jakarta -

Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi akan segera memulai kegiatan belajar mengajar tahun ajaran 2026 pada akhir Juni mendatang. Berlokasi di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, sekolah ini juga akan menampung siswa Kabupaten Bekasi dari Sekolah Rakyat rintisan yang sebelumnya beroperasi di Kota Bekasi.

"Sesuai kuota yang ditetapkan, Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi akan menerima siswa baru khusus warga Kabupaten Bekasi dan juga siswa Kabupaten Bekasi yang kita titipkan sebelumnya di SR rintisan yang ada di Kota Bekasi," ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Alamsyah dalam laman resmi Pemerintah Kabupaten Bekasi, dikutip Senin (15/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi, yang dinamakan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Barat 2 ini, akan membuka 9 rombongan belajar (rombel). Total 9 rombel ini terdiri dari tiga rombel SD, tiga rombel SMP, dan tiga rombel SMA.

Masing-masing rombel akan diisi 30 siswa, sehingga total siswa Sekolah Rakyat Bekasi tahun 2026 berjumlah 270 orang. Kemudian, akan ada penambahan sebanyak 44 siswa yang sebelumnya telah mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat rintisan Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

Adapun sasaran utama Sekolah Rakyat Bekasi adalah siswa dari keluarga kategori desil 1 dan desil 2 atau kelompok masyarakat miskin dan miskin ekstrem berdasarkan data pemerintah pusat.

Proses pendataan calon siswa dilakukan berdasarkan data dari Kementerian Sosial. Data tersebut kemudian diverifikasi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

Dinsos Pastikan Pembangunan Sesuai Rencana

Alamsyah memastikan pembangunan fisik sekolah berjalan sesuai rencana. Pemerintah pusat melalui Kantor Staf Presiden (KSP) disebut telah melakukan peninjauan langsung saat progres pembangunan.

"Dua minggu laluKSP sudah melihat langsung kesiapan pembangunan. Mudah-mudahan semuanya berjalan sesuai target sehingga saat tahun ajaran baru dimulai, baik secara fisik maupun sarana prasarana dapat selesai dan siap digunakan secara maksimal,"ungkapnya.

Alamsyah mengatakan Sekolah Rakyat merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan. Adapun Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi adalah salah satu dari 6 Sekolah Rakyat yang ada di Provinsi Jawa Barat.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi itu berharap program ini mampu mencegah anak-anak putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi. Ia juga mendorong adanya generasi berkualitas di masa depan.

"Ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat Kabupaten Bekasi khususnya bagi warga yang kurang mampu. Anak-anak yang terkendala biaya pendidikan dapat bersekolah dengan baik dan mudah-mudahan menjadi generasi penerus yang lebih baik di masa mendatang," harapnya.



(nir/twu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads