Miris! Puluhan Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Darurat, Begini Kondisinya

ADVERTISEMENT

Miris! Puluhan Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Darurat, Begini Kondisinya

fahri zulfikar - detikEdu
Sabtu, 06 Jun 2026 19:01 WIB
Foto udara sejumlah siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Alue Lhok mengikuti ujian di tenda darurat, di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, Aceh, Jumat (5/6/2026). Pihak sekolah mengunakan tenda darurat sebagai tempat belajar mengajar karena keterbatasan ruang kelas dan fasilitas sekolah yang rusak akibat bencana hidrometeorologi akhir November 2025. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/kye
Sejumlah siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Alue Lhok mengikuti ujian di tenda darurat, di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, Aceh, Jumat (5/6/2026). Foto: ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS
Jakarta -

Banjir dan tanah longsor di wilayah Aceh sudah berlalu lebih dari enam bulan. Namun, sampai saat ini, masih banyak siswa yang belajar di bawah tenda setiap harinya.

Data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) per Februari 2026 lalu, mencatat sebanyak 52 sekolah masih belajar di tenda atau kelas darurat. Kemudian sekitar 20 sekolah menumpang di sekolah lain untuk sementara.

"Di Aceh, 3.001 sekolah telah kembali ke sekolah asal, sementara 52 sekolah belajar di tenda/kelas darurat dan 20 sekolah menumpang di sekolah lain sementara," tulis Kemendikdasmen pada Jumat (13/2/2026), dikutip Sabtu (6/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di wilayah Aceh Tengah, tercatat ada 12 sekolah yang masih belajar di tenda darurat. Sekolah-sekolah tersebut berada di Kecamatan Ketol, Bintang, dan Linge. "Saat ini ada beberapa sekolah masih belajar di tenda darurat, yaitu sekitar 12 sekolah," kata Plt Kadis Pendidikan Aceh Tengah, Salimsyah, dikutip dari Antara.

Kondisi Sekolah yang Mengkhawatirkan

Menurut Salimsyah, di beberapa wilayah Aceh Tengah, kondisi sekolah tidak bisa dipakai sama sekali untuk proses belajar mengajar. Pascabencana, rata-rata sekolah memiliki pembatas sungai yang melebar sehingga berbahaya bagi anak-anak untuk melintasinya.

ADVERTISEMENT

Maka dari itu, untuk menghindari melintasi sungai, pemerintah daerah membangun tempat darurat untuk belajar. Pertama di tempat sekolah asal dan kedua di tenda darurat.

"Ada inisiatif pemerintah daerah membangun dua tempat, pertama, sekolah asal; kedua, ada tempat yang bisa dimanfaatkan di tenda. Ada beberapa titik seperti itu, Ketol, Bintang, dan Linge," jelasnya.

Sampai saat ini, ruang-ruang belajar darurat terus diupayakan sembari menunggu pembangunan sekolah permanen. Pihak pemerintah berharap, bisa secepat mungkin membangun pendidikan yang nyaman untuk anak-anak.

"Kita harapkan dalam waktu dekat bisa dihadirkan ruang belajar darurat, apakah di rumah atau sekolah berdekatan. Yang jelas, ini terus kita usahakan secepat mungkin demi menghadirkan pendidikan yang nyaman untuk anak-anak kita," kata Salimsyah.


Siswa Angkat Meja Sendiri untuk Ujian di Tenda Darurat

Sementara itu, proses belajar di tenda darurat juga terjadi di Aceh Barat. Salah satunya, SDN Alue Lhok mengikuti ujian di tenda darurat di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, Aceh, pada Jumat (5/6/2026).

Foto udara sejumlah siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Alue Lhok mengikuti ujian di tenda darurat, di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, Aceh, Jumat (5/6/2026). Pihak sekolah mengunakan tenda darurat sebagai tempat belajar mengajar karena keterbatasan ruang kelas dan fasilitas sekolah yang rusak akibat bencana hidrometeorologi akhir November 2025. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/kyeSejumlah siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Alue Lhok mengangkat meja untuk mengikuti ujian di tenda darurat, di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, Aceh, Jumat (5/6/2026). Pihak sekolah mengunakan tenda darurat sebagai tempat belajar mengajar karena keterbatasan ruang kelas dan fasilitas sekolah yang rusak akibat bencana hidrometeorologi akhir November 2025. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/kye Foto: ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS


Di tenda darurat tersebut, bahkan ada siswa yang mengangkat meja sendiri. Lokasi mereka belajar, berada di depan sekolah yang rusak dan hanya beberapa meter dari bibir sungai.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Guru PPPK Berubah Status Jadi PNS, Bagaimana Mekanismenya?"
[Gambas:Video 20detik] (faz/pal)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads