Direktorat Sekolah Dasar (SD) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ingatkan penulisan nama rekening sekolah yang benar untuk Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). Jika salah, apa dampaknya?
Disampaikan, penulisan nama rekening yang benar menjadi salah satu langkah penting di proses penyaluran BOSP. Jika nama rekening sesuai, dana BOSP bisa disalurkan lancar, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Nama rekening yang tidak sesuai dapat menyebabkan penyaluran dana BOSP terhambat," ungkap Direktorat SD dikutip dari postingan Instagram resminya, Selasa (2/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nama Rekening BOSP yang Benar
Ada dua hal yang harus diperhatikan untuk membuat nama rekening BOSP yang benar. Kedua hal tersebut adalah Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan Nama Sekolah.
Format nama rekening yang benar adalah NPSN diikuti spasi dan nama sekolah atau NPSN Nama Sekolah, adapun contohnya adalah:
12345678 SD Negeri 1 Ramah
Sedangkan contoh nama rekening yang salah adalah:
- SD Negeri 1 Ramah: Tidak mencantumkan NPSN
- 12345678-SD Negeri 1 Ramah: Menggunakan tanda hubung (-) bukan spasi
- SDN 1 Ramah 12345678: NPSN seharusnya di awal
- SD Negeri 1 Ramah - 12345678: NPSN tidak di awal dan menggunakan tanda hubung
- 12345678SDNegeri1Ramah: Tidak ada spasi antara NPSN dan nama sekolah
- BOS SD Negeri 1 Ramah: Menambahkan kata selain NPSN dan nama sekolah
Kemendikdasmen kembali mengingatkan agar nama rekening sudah sesuai sebelum akhirnya didaftarkan di BOSP Salur. Proses pembenaran nama rekening bisa dikoordinasikan dengan dinas pendidikan setempat untuk input data rekening di BOSP Salur pada tautan https://bosp.kemendikdasmen.go.id/portal/welcome.
"Mari bersama-sama memastikan data rekening sekolah telah terverifikasi dan diperbarui dengan benar agar penyaluran BOSP dapat terlaksana secara optimal untuk mendukung layanan pendidikan yang berkualitas," ujar Direktorat SD Kemendikdasmen.
Jadwal Pencarian BOSP
Berdasarkan skema penyaluran dana BOSP 2024, pencairan dana dilakukan pada:
- Tahap 1: Januari-Juni
- Tahap 2: Juli-Desember
Untuk mengetahui apakah dana BOSP sudah disalurkan atau belum, caranya yaitu:
1. Buka https://bosp.kemendikdasmen.go.id/portal/welcome
2. Login BOS Salur
3. Pilih menu Daftar Penyaluran
4. Pada kolom Nilai Salur akan mencul status penyaluran, penjelasannya statusnya adalah:
- Proses Salur Kemenkeu: Sedang diproses penyaluran oleh Kementerian Keuangan
- Salur: Dana sudah disalurkan oleh Kemenkeu
- Retur: Ada kendala dalam penyaluran sehingga dana diretur
- Retur sukses: Dana retur sudah diperbaiki dan sukses
- Retur kembali negara: Proses retur melewati batas waktu dan sudah dikembalikan ke negara.
(det/twu)











































