Sekarang Kualitas Menu MBG Bisa Dicek Guru via Aplikasi Ini

ADVERTISEMENT

Sekarang Kualitas Menu MBG Bisa Dicek Guru via Aplikasi Ini

Cicin Yulianti - detikEdu
Selasa, 26 Mei 2026 17:00 WIB
Aplikasi Reviu MBG
Aplikasi Reviu MBG. Foto: Instagram Media MBG
Jakarta -

Badan Gizi Nasional (BGN) meluncurkan aplikasi Reviu Menu MBG. Aplikasi ini diperuntukkan bagi pihak penanggung jawab MBG di lapangan untuk melihat statistik dan update terkini soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Aplikasi Reviu Menu MBG bisa diakses oleh guru hingga kepala posyandu. Tujuannya untuk memastikan kualitas menu MBG.

"Lewat sistem ini, pengawasan kualitas makanan kini bisa dilakukan langsung oleh penerima manfaat di lapangan, melalui guru yang ditunjuk sekolah dan kepala posyandu sebagai PIC penerima MBG," kata Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya dalam unggahan Instagram pribadinya, dikutip pada Selasa (26/5/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sony menyebut, guru dan kepala posyandu juga dapat memberikan penilaian terkait ketepatan waktu distribusi, rasa, aroma makanan, dan variasi menu yang disajikan.

ADVERTISEMENT

"Semua data langsung masuk ke dashboard evaluasi secara cepat dan terukur," katanya.

Fitur Aplikasi Reviu MBG

Dalam aplikasi Reviu MBG, ada beberapa fitur yang menampilkan data-data tertentu seperti:

- Total laporan masuk
- Makanan layak konsumsi
- Total KPM melapor
- Total SPPG terlapor
- Ketepatan pengiriman makanan
- Aroma makanan layak
- Tampilan makanan layak
- Rasa makanan normal.

Pengguna juga dapat mencari tahu data berdasarkan wilayah tertentu, provinsi atau periode waktu tertentu. Adapun data MBG ini akan diperbarui per tanggal dan jam tertentu.

Ada empat parameter utama yang bisa dipakai pengguna dalam menilai menu MBG yakni ketepatan pendistribusian, aroma makanan, rasa makanan, variasi menu.

1.707 Laporan Sudah Masuk

Berdasarkan catatan BGN per 23 Mei 2026, sudah ada sebanyak 1.707 laporan yang masuk ke aplikasi ini. Laporan tersebut berasal dari berbagai daerah.

"Hasilnya, 99,88% makanan dinyatakan layak konsumsi, dan tingkat ketepatan waktu distribusi mencapai 97,95%," katanya.

Sony berharap aplikasi ini bisa dimanfaatkan guru dan penanggung jawab MBG di sekolah untuk memastikan kelayakan MBG. Dengan aplikasi ini, ia berharap kepercayaan publik terhadap program ini senantiasa terjaga.

"Langkah ini menjadi bagian dari penguatan sistem pengawasan MBG agar kualitas makanan tetap terjaga dan kepercayaan publik terhadap program gizi nasional semakin kuat," tutup Sony.




(cyu/twu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads