Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merilis pedoman Pendidikan Keamanan Siber. Pedoman ini tentunya ditujukan untuk siswa maupun guru untuk memastikan keamanan dalam mengakses internet dan media sosial.
Pedoman ini didasari karena banyaknya siswa yang kini mengakses ruang siber. Sebagaimana survei UNICEF (2023), mencatat 4 dari 10 anak di Asia Tenggara pernah menerima pesan dari orang asing secara daring.
Kemudian, temuan dari ChildFund (2022), juga melaporkan anak-anak semakin sering berinteraksi dengan orang yang tidak mereka kenal di internet. Bahkan lebih dari sepertigas anak PAUD sudah memiliki gawai dan menonton kartun hingga bermain gim online.
Sembunyikan kutipan teks
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, pedoman Pendidikan Keamanan Siber ini sangat penting bagi anak. Di mana bisa unduh pedoman ini?
Pentingnya Pendidikan Keamanan Siber bagi Siswa
Pendidikan Keamanan Siber ini perlu dipahami siswa karena menurut Pantjawati (2021), kesadaran dan pendidikan keamanan siber adalah inti dari segala upaya untuk mengamankan dunia siber. Dengan bekal pendidikan keamanan siber, siswa menjadi bisa melakukan mitigasi risiko di ruang siber dan hak anak terlindungi di dunia siber.
Dengan pendekatan yang komprehensif, ruang siber dapat menjadi lingkungan elajar, bermain, dan berkreasi yang aman bagi kesehatan fisik dan mental. Oleh karena itu, penting menjaga keseimbangan dalam penggunaan teknologi.
Anak-anak perlu dilindungi agar tidak menjadi korban kejahatan siber dan diarahkan agar tidak terjerumus menjadi menjadi pelaku kejahatan, sekaligus didukung untuk mengembangkan keterampilan keamanan siber yang bermanfaat.
Link Unduh Pedoman Pendidikan Keamanan Siber
Pedoman lengkap Pendidikan Keamanan Siber ini dapat diunduh dalam bentuk e-book secara gratis lewat link berikut:
LINK UNDUH PEDOMAN PENDIDIKAN KEAMANAN SIBER.
Cakupan Kompetensi Pendidikan Keamanan Siber
Pendidikan Keamanan Siber memiliki kompetensi yang berbeda di setiap jenjangnya. Berikut penjelasannya:
Jenjang PAUD
- Memahami penggunaan perangkat teknologi harus dengan pendampingan orang tua/wali/pendidik
- Dapat mengidentifikasi informasi pribadi dasar
- Mengetahui perilaku aman saat menggunakan perangkat teknologi
- Mengetahui perilaku aman saat berkomunikasi secara daring
- Menolak permintaan informasi pribadi
Jenjang SD
- Mengidentifikasi aplikasi dan konten di ruang siber sesuai usia
- Mengikuti aturan penggunaan perangkat digital dan internet
- Memahami pengelolaan data pribadi dan batasan berbagi informasi
- Memahami konsekuensi jejak digital
- Memahami berbagai bentuk perilaku merugikan di ruang siber
- Memahami perilaku yang menghormati privasi
- Memahami bahwa membagikan informasi yang belum pasti kebenarannya bisa merugikan orang lain
- Memahami perundungan siber dan tahu cara melapor
- Mengomunikasikan situasi yang tidak aman di ruang siber kepada orang tua/wali/pendidik
- Menerapkan pengamanan pada perangkat teknologi
- Mengidentifikasi ciri-ciri informasi yang meragukan
- Memahami penggunaan kata sandi
- Mengetahui aturan dasar terkait ruang siber
Jenjang SMP
- Mengelola waktu penggunaan perangkat teknologi digital
- Mengidentifikasi jenis-jenis ancaman siber
- Mengidentifikasi permintaan informasi pribadi pada penggunaan aplikasi atau platform daring
- Memahami risiko membagikan informasi pribadi di ruang siber
- Menganalisis dampak jejak digital terhadap reputasi pribadi
- Menunjukan perilaku etis dalam berinteraksi di ruang siber untuk membangun ekosistem yang aman dan sehat
- Memahami konsep persetujuan (consent) di ruang siber
- Menjelaskan bentuk dan dampak perundugan siber
- Menyusun laporan kejahatan siber dan melaporkan ke orang tua/wali/pendidik
- Menerapkan pengaturan keamanan dan privasi pada perangkat dan akun digital
- Menerapakn verifikasi kebenaran informasi
- Memahami peran kriptografi dalam kehidupan sehari-hari
- Mengetahui aturan hukum dasar terkait aktivitas daring remaja
- Memahami keterkaitan antara perlaku daring yang aman dan kepatuhan hukum
Jenjang SMA/SMK
- Mengatur penggunaan media sosial dan internet secara produktif dan sehat
- Mengidentifikasi dan mencegah risiko siber
- Menganalisis risiko pembuatan akun pada platform digital
- Memahami hak dan tanggung jawab atas data pribadi pihak lain yang sedang ia pegang
- Memahami prinsip menajemen identitas daring
- Menerapkan langkah-langkah menjaga citra positif
- Mengevaluasi perilaku di ruang siber sesuai etika digital
- Mengidentifikasi konflik digital dan memlih interaksi yang aman
- Memproduksi dan menyebarkan konten perilaku positif
- Menerapkan langkah-langkah pencegahan dan penanganan perundungan siber
- Menyampaikan laporan insiden siber
- Menerapkan dan menilai langkah pengamanan perangkat dan akun
- Membedakan opini, fakta, dan propaganda
- Menerapkan teknik enkripsi dasar
- Menganalisis pelanggaran siber dan jenisjenisnya.
Itulah informasi singkat tentang pedoman Pendidikan Keamanan Siber untuk siswa. Yuk segara unduh pedoman lengkapnya!
