Pengumuman Hasil TKA SD-SMP 26 Mei 2026, Begini Cara Lihatnya

ADVERTISEMENT

Pengumuman Hasil TKA SD-SMP 26 Mei 2026, Begini Cara Lihatnya

Devita Savitri - detikEdu
Kamis, 30 Apr 2026 18:16 WIB
Siswa mengerjakan soal ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) Asesmen Nasional Berbasis Komputer di SMP Negeri 61 Jakarta, Jakarta, Selasa (7/4/2026). Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan TKA Nasional pada jenjang S
Suasana TKA SMP 2026. Foto: ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin
Jakarta -

Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat resmi berakhir pada Kamis, 30 April 2026 mendatang. Hasil TKA akan diumumkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada 26 Mei 2026 mendatang.

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, Toni Toharudin menjelaskan sekolah merupakan pihak pertama yang bisa mengakses hasil TKA ketika pengumuman dirilis. Hasil TKA yang diterima sekolah berbentuk Daftar Kolektif Hasil TKA (DKHTKA).

"Satuan pendidikan nanti bisa mengakses hasil TKA-nya di dalam bentuk Daftar Kolektif Hasil TKA (DKHTKA)," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah mendapat DKHTKA, sekolah diharuskan melakukan verifikasi biodata murid. Verifikasi ini bertujuan untuk kembali memeriksa, nama, tempat dan tanggal lahir, serta data murid secara lengkap.

Jika sudah selesai diverifikasi, sekolah mengunggah Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) ke dalam sistem TKA sebagai syarat untuk menerbitkan Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) murid. Pada SHTKA akan terpampang nilai dan kategori capaian murid.

ADVERTISEMENT

"Satuan pendidikan kemudian melakukan verifikasi biodata sebelum nanti akhirnya sekolah sendiri menerbitkan SHTKA untuk murid yang melaksanakan TKA," imbuh Toni.

Pengumuman Hasil TKA Tidak Seperti SNBP-UTBK

Hadir di tempat yang sama, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kemendikdasmen, Rahmawati mengingatkan, mekanisme pengumuman hasil TKA tidak sama dengan pengumuman hasil seleksi masuk kampus seperti SNBP dan UTBK. Pengumuman TKA hanya bisa diakses oleh sekolah, bukan murid secara langsung.

"Mekanisme pengumuman hasil ini kami banyak melihat di media sosial seolah-olah pengumuman hasil di tanggal 26 Mei individu murid bisa mengecek hasilnya. Tetapi, mekanisme yang benar, proses untuk mengakses hasil TKA dilakukan oleh satuan pendidikan jadi oleh sekolah," pesannya.

"Sekolah akan masuk ke laman TKA, mendapatkan hasil TKA untuk semua murid di sekolah tersebut dalam bentuk Daftar Kolektif Hasil TKA," sambung Rahmawati.

Serupa dengan penjelasan Toni, ia menerangkan, ada tahapan verifikasi dan unggah SPTJM sebelum akhirnya SHTKA terbit dan dibagikan kepada murid.

"Jadi bukan setiap individu siswa bisa masuk ke laman TKA kemudian mengecek hasil masing-masing individu siswa. Mohon diluruskan. Nanti ada murid yang mencoba di tanggal 26 Mei, 'Kok tidak bisa?'. Karena memang aksesnya bukan ke murid, tapi aksesnya melalui satuan pendidikan," imbuhnya.

Sekolah Boleh Beri Tahu Hasil TKA ke Murid Sejak 26 Mei

Kemendikdasmen memperbolehkan sekolah menyampaikan hasil TKA yang ada pada DKHTKA kepada muridnya. Namun, data nilai itu baru berbentuk daftar untuk semua murid.

"Boleh (sekolah umumkan nilai pada 26 Mei), tetapi memang format dari kami itu daftar untuk semua murid, sehingga lebih elok dan lebih etis kalau sekolah menyampaikannya nanti ya," ucap Rahmawati.

Terkait kapan SHTKA akan diterbitkan, Rahmawati menjawab tergantung dengan proses verifikasi yang dilakukan sekolah. Ketika kepala sekolah sudah menandatangani SPTJM, sistem bisa dengan cepat menerbitkan SHTKA.

Kecepatan penerbitan SHTKA juga tergantung dengan kepatuhan sekolah sejak pendaftaran TKA. Sekolah yang sudah mencermati data murid sejak awal pasti akan mudah menerbitkan SHTKA-nya.

"Kalau sejak pendaftaran TKA sudah dicermati namanya, tanggal lahirnya, tempat lahirnya, ya nanti tidak terlalu lama yang harus diverifikasi pada saat mau mencetak SHTKA. Tapi, kadang-kadang memang ada yang setelah terbit, mau dimunculkan SHTKA nya, ternyata masih harus ada yang diverifikasi ulang," tandasnya.




(det/twu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads