Senin 16 Februari Libur Atau Tidak? Begini Belajar Awal Puasa Ramadan 2026

ADVERTISEMENT

Senin 16 Februari Libur Atau Tidak? Begini Belajar Awal Puasa Ramadan 2026

Trisna Wulandari - detikEdu
Minggu, 15 Feb 2026 16:00 WIB
mother and kid reading quran together at home
Cek aturan libur awal puasa Ramadan 2026 berdasarkan SEB 3 Menteri terbaru dan jadwal masuk sekolah kembali saat Ramadan. Foto: Getty Images/iStockphoto/ferlistockphoto
Jakarta -

Bulan puasa Ramadan 2026 akan tiba pekan depan. Lantas, apakah Senin, 16 Februari libur atau tidak bagi siswa?

Diperkirakan, Ramadan 2026 akan jatuh pada Kamis, 18 Februari. Jelang hari pertama puasa Ramadan, Surat Edaran Bersama (SEB) 3 tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi telah diteken Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri sudah ditetapkan.

Senin 16 Februari Libur Atau Tidak?

Berdasarkan SEB 3 Menteri terbaru, Senin, 16 Februari 2026 tidak masuk tanggal pembelajaran mandiri dari rumah. Begitu juga dengan Selasa, 17 Februari 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang libur nasional dan cuti bersama 2026, Senin, 16 Februari 2026 adalah cuti bersama Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Maka, guru dan anak sekolah libur.

Berdasarkan SKB 3 Menteri, 17 Februari 2026 adalah libur nasional Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Maka, guru dan siswa juga libur sekolah pada hari tersebut.

ADVERTISEMENT

Libur Awal Puasa Anak Sekolah, Apakah Ada?

Sementara itu, anak sekolah tidak mendapat libur awal puasa. Namun, berdasarkan SEB 3 Menteri, terdapat tanggal pembelajaran mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, atau masyarakat pada awal Ramadan 2026.

Berikut tanggal belajar di rumah atau tempat ibadah pada awal puasa Ramadan 2026:

  • Rabu, 18 Februari 2026
  • Kamis, 19 Februari 2026
  • Jumat, 20 Februari 2026
  • Sabtu, 21 Februari 2026

Anjuran dalam kegiatan belajar di lingkungan keluarga, tempat ibadah, atau masyarakat berdasarkan SEB 3 Menteri yakni:

  • Tidak dengan PR atau proyek berlebihan dari sekolah, terlebih yang menuntut biaya tambahan besar, internet intensif atau penggunaan gawai dengan intensif
  • Jika ada penugasan dari sekolah, bisa dikerjakan bersama keluarga dan tidak menimbulkan beban keuangan
  • Hasil penugasan sekolah bisa berupa jurnal atau buku saku Ramadan, tetapi tetap dengan mengurangi penggunaan internet.
  • Pendampingan anak oleh keluarga antara lain mendorong penguatan literasi, numerasi, dan karakter, seperti:
    • Ibadah dan kajian keagamaan
    • Membaca buku dan bahan bacaan lain bersama anak
    • Bermain permainan yang melatih logika, kerja sama, dan kreativitas
    • Berkegiatan seni, olahraga, atau budaya sesuai minat anak
  • Pembatasan screen time (waktu memakai gawai) yang wajar, disepakati bersama anak
  • Pendampingan anak saat mengakses internet dan media sosial
  • Pemanfaatan konten yang bermanfaat
  • Pembimbingan untuk menghindari konten bermuatan kekerasan, pornografi, judi, perundungan, dan disinformasi.
  • Pendampingan anak pada kegiatan sosial kemasyarakatan seperti:
    • Menjalani kegiatan keagamaan di masyarakat
    • Mengunjungi teman dan silaturahmi dengan keluarga
    • Menjalani kegiatan-kegiatan bermasyarakat secara positif lainnya
  • Pelindungan anak dari semua bentu kekerasan dan eksploitasi, termasuk :
    Kekerasan iisik, psikis, dan kekerasan berbasis gender
    Keterlibatan anak dalam pekerjaan yang mengganggu hak belajar, bermain, dan beristirahat
    Pernikahan usia dini.

Sekolah Saat Ramadan Tanggal Berapa?

Sementara itu, siswa akan masuk sekolah lagi pada bulan Ramadan 2026 mulai Senin, 23 Februari 2025 sampai 14 Maret 2026.

Di samping sekolah, siswa diharapkan belajar meningkatkan iman dan takawal, keepmimpinan, akhlak mulia, dan kegiatan sosial yang membentuk karakter mulia dan kepribadian utama. Berikut contoh kegiatannya:

  • Bagi murid beragama Islam, dianjurkan untuk:
    • Tadarus Al-Qur'an
    • Pesantren kilat
    • Kajian keislaman
      Kegiatan lain yang meningkatkan iman, takwa, dan akhlak mulia.
  • Bagi murid beragama selain Islam, dianjurkan untuk:
  • Melakukan kegiatan bimbingan rohani
  • Melakukan kegiatan keagamaan dan kepercayaan masing-masing.



(twu/nah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads