Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ungkap adanya perbedaan mekanisme pelaksanaan antara Tes Kemampuan Akademik (TKA) SD dan SMP dengan SMA/SMK. Perbedaan ini berkaitan dengan perpanjangan waktu pelaksanaan.
Pemerintah tidak bisa memungkiri bila banyak satuan pendidikan SD dan SMP yang masih mengalami keterbatasan perangkat. Dalam mengatasi hal itu, Kemendikdasmen membuka opsi meminjam perangkat komputer atau menumpang di satuan pendidikan yang memadai.
Namun, langkah mitigasi tersebut dinilai masih belum cukup. Untuk itu, Kepala Bidang Pengembangan dan Fasilitasi Pelaksanaan Asesmen, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Handaru Catu Bagus menyebut melakukan mitigasi pada waktu pelaksanaan TKA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita juga memberikan mitigasi memperpanjang waktu pelaksanaan utamanya yaitu kurang lebih dua pekan. Kalau SMA/SMK lalu kan satu pekan gitu ya. Untuk yang SD dan SMP ini dua pekan," ungkap Handaru.
Hal ini dijabarkannya dalam acara Silaturahmi Kemendikdasmen dengan Forum Wartawan Pendidikan di Gedung Arjuna, Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra Kemendikdasmen, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Jumat (23/1/2026).
Dengan bertambahnya pekan pelaksanaan TKA, Handaru menyatakan gelombang ujian juga akan bertambah. Jika pada jenjang SMA/SMK berlaku 3 gelombang, pada pelaksanaan SD dan SMP terdapat 4 gelombang ujian.
"Otomatis dengan dua pekan ini maka gelombangnya bertambah, jadi gelombangnya ada empat gelombang," imbuh Handaru.
Jumlah Gelombang dan Sesi Ujian TKA SD dan SMP
Dalam paparan Handaru, mekanisme pelaksanaan TKA SD dan SMP berlaku sebagai berikut:
1. Satuan pendidikan formal melaksanakan 4 gelombang ujian TKA. Di setiap gelombang terdapat empat sesi ujian, sehingga jumlah keseluruhan sesinya adalah 16 sesi ujian.
2. Satuan pendidikan nonformal melaksanakan 1 gelombang ujian yang terdiri dari 4 sesi.
3. Setiap satuan pendidikan akan diawasi oleh pengawas silang dari satuan pendidikan lain.
4. Setiap satuan pendidikan akan diawasi oleh pusat (Kemendikdasmen) melalui konferensi zoom.
Jumlah Soal Ujian TKA SD dan SMP
Peserta TKA SD dan SMP hanya akan menghadapi dua mata pelajaran ujian, yakni matematika dan bahasa Indonesia. Handaru menyebut setiap mata pelajaran akan diujikan di hari yang berbeda.
Pada hari pertama, murid akan menghadapi mapel matematika, sedangkan hari kedua mapel bahasa Indonesia siap dihadapi. Kemendikdasmen mengingatkan agar murid harus hadir selama dua hari ujian.
Adapun alasan mengapa kedua mata pelajaran tersebut tidak diujikan di hari yang sama, dijelaskan Handaru karena memikirkan kondisi murid. Ia berharap murid bisa mengerjakan soal dalam kondisi prima dengan pelaksanaan hari yang berbeda.
"Hari pertama mengerjakan matematika, hari kedua mengerjakan bahasa Indonesia, sehingga anak-anak tidak apa namanya jenuh atau tidak capek untuk mengerjakan TKA ini," ujarnya.
Jumlah soal dan batas waktu yang akan dihadapi murid yakni:
Hari Pertama
- Latihan: 10 menit
- Matematika dan Numerasi: 30 soal dikerjakan dalam waktu 75 menit.
- Survei karakter: 20 menit
Hari Kedua
- Latihan: 10 menit
- Bahasa Indonesia dan literasi: 30 soal dikerjakan dalam waktu 75 menit.
- Survei sulingjar: 20 menit
Jadwal Pelaksanaan TKA SD dan SMP Per Sesi
Sesi I
- WIB : 07.00 - 08.45
- WITA: 08.00 - 09.45
- WIT: 09.00 - 10.45
Sesi II
- WIB : 09.15 - 11.00
- WITA: 10.15 - 12.00
- WIT: 11.15 - 13.00
Sesi III
- WIB : 11.30 - 13.15
- WITA: 12.30 - 14.15
- WIT: 13.30 - 15.15
Sesi IV
- WIB : 13.45 - 15.30
- WITA: 14.45 - 16.30
- WIT: Tidak Dibuka
(det/pal)











































