Presiden Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara Malang, Jawa Timur pada hari ini, Selasa (13/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menargetkan pembangunan satu sekolah unggulan di setiap provinsi.
"Rencana kita juga akan membentuk, sasarannya, 20 tambahan yang kita beri nama SMA Garuda. Nanti, sasaran kita adalah hampir di tiap provinsi harus ada satu SMA Taruna Nusantara atau SMA Garuda, satu sekolah unggulan," kata Prabowo dalam tayangan Peresmian SMA Taruna Nusantara Malang yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (13/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu Sekolah Unggulan Terintegrasi Tiap Kabupaten/Kota
Selain itu, Prabowo juga menargetkan pembangunan satu sekolah unggulan terintegrasi di setiap kabupaten atau kota. Ia berharap 500 sekolah bisa selesai selama 4 tahun.
"Dan rencana saya juga di tiap kabupaten nanti kita akan membuat sekolah unggulan terintegrasi. Kita berharap 500 ini bisa kita selesaikan dalam 4 tahun ke depan," ujarnya.
Menurut Prabowo, sekolah unggulan penting dibangun untuk mencetak calon pemimpin-pemimpin hebat. Ia melihat banyak lulusan dari SMA Taruna Nusantara yang kini telah sukses.
"Saudara-saudara yang mimpin lembaga, saudara-saudara yang mimpin sekolah-sekolah sebagian besar adalah alumni. Jadi saudara-saudara yang mengerti maksud dan tujuan, saudara-saudara yang mengerti filosofi di belakang sekolah ini. Bahwa kita di sini benar-benar mencetak kader-kader yang patriotik, kader-kader yang cinta Tanah Air, kader-kader yang bertanggung jawab, disiapkan untuk menjadi pemimpin-pemimpin yang baik di semua bidang," atanya.
Prabowo menuturkan, SMA Taruna Nusantara dibangun juga di beberapa daerah lain yakni SMA Taruna Nusantara Cimahi, SMA Taruna Nusantara Magelang, SMA Taruna Nusantara Minahasa, SMA Taruna Nusantara IKN, dan SMA Taruna Nusantara Pagar Alam.
"Magelang, tentunya kita sudah tambah juga di Malang disini, saya resmikan hari ini, dan Cimahi. Kemudian kita sudah membangun di Kalimantan, yaitu di kawasan IKN. Kemudian di Sulawesi Utara di Minahasa; dan di Sumatera Selatan di Pagar Alam," katanya.
(cyu/twu)











































