Ajarkan Global Citizenship di Madrasah, Guru Ini Juara I GTK Berprestasi

Ajarkan Global Citizenship di Madrasah, Guru Ini Juara I GTK Berprestasi

Trisna Wulandari - detikEdu
Minggu, 27 Nov 2022 16:00 WIB
Ahmad Thohir Yoga, guru MAN 2 Malang berprestasi yang ajarkan siswa madrasah pendidikan global citizenship.
Foto: Dok. Kemenag
Jakarta -

Ahmad Thohir Yoga meraih Juara I Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Berprestasi 2022 Kementerian Agama (Kemenag) di rangkaian peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2022. Guru MAN 2 Kota Malang ini mendapat penghargaan atas inovasi pendidikan global citizenship bagi siswa madrasah.

Anugerah GTK Madrasah Berprestasi 2022 diikuti ribuan pendidik pilihan dari madrasah se-Indonesia. Penjaringan ke 3 besar babak final dilakukan lewat seleksi administrasi, penilaian portofolio, dan karya tulis ilmiah.

"Di babak final, kami diundang ke Jakarta untuk mempresentasikan karya tulis ilmiah terkait program unggulan yang dikembangkan di madrasah. Untuk pendalaman, kami juga diwawancarai oleh dewan juri independent dari perguruan tinggi dan lainnya," tutur lulusan S2 Curriculum & Instruction, College of Education, Ohio University, Amerika Serikat tersebut, dikutip dari laman Kemenag, Minggu (27/11/2022).

Wakil Kepala MAN 2 Kota Malang bidang kehumasan tersebut menuturkan, ia memaparkan praktik baik berupa pendidikan global citizenship. Harapannya, pendekatan ini menyiapkan para siswa menjadi bagian masyarakat dunia yang aktif, toleran, dan berprestasi.

Inovasi ini dikemas dalam karya tulis ilmiah "Integrating Ultimate Dialogue Adventure-Generation Global in the English Instruction for Grade X Students at MAN 2 Kota Malang".

Interaksi Siswa Indonesia sebagai Warga Global

Guru bahasa Inggris ini bercerita, dalam inovasinya, ia menggabungkan pendidikan bahasa Inggris bagi siswa dengan Ultimate Dialogue Adventure-Generation Global di sekolah.

Generation Global adalah platform digital learning internasional yang diinisiasi Tony Blair Institute for Global Change yang bermarkas di London. Salah satu program utama platform tersebut yakni memberikan pendidikan global citizenship yang dirancang khusus untuk anak muda sedunia usia 13-17 tahun.

"Melalui Ultimate Dialogue Adventure (UDA) tersebut, peserta didik tidak hanya belajar bahasa Inggris, tapi bisa belajar tentang keterampilan abad 21, yakni global communication, active listening, critical thinking, questioning, and reflecting," jelasnya.

Ia mendapati, implementasi UDA-Generation Global bisa meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris siswa MAN 2 Kota Malang dan kecakapan lintas budaya selama 10 tahun terakhir.

Yoga menuturkan, pengalaman video conference dalam implementasi UDA-Generation Global tersebut membantu mereka beradaptasi saat melanjutkan studi di luar negeri.

"Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah video conference dengan teman-teman sebaya dari sekolah-sekolah di seluruh dunia," kata Yoga.

"Hasilnya, anak-anak tidak hanya semakin cakap berdialog dalam bahasa Inggris, tapi karena terhubung dengan teman-teman dari seluruh dunia, mereka pun dapat meningkatkan level impian dan orientasi studi lanjut mereka," imbuhnya.

Yoga berharap, penghargaan tersebut bisa turut menyemangati rekan-rekan guru untuk meningkatkan kapasitas diri dan berprestasi.

"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas capaian juara 1 pada Grand Final Anugerah GTK Berprestasi Kemenag RI tahun ini. Sesungguhnya mengikuti ajang kompetisi ini sebagai bagian dari syiar MAN 2 Kota Malang bahwa tidak hanya peserta didik yang bertabur prestasi, tapi pendidiknya juga bisa berprestasi," kata Yoga.

Guru kelahiran Bojonegoro tahun 1972 ini sebelumnya juga menjadi Awardee Online Program of English Network (OPEN), RELO, USA Embassy (2021), Duta Inspiratif-Agen Perubahan Kementerian Agama RI (2021), Awardee Apresiasi Guru Inovatif dan Inspiratif Kemendikbudristek 2020, dan Trainee of Google Master Trainer, Google for Education-REFO-GTK Kemendikbud 2020 satu-satunya dari madrasah.

gtk
kemenag
madrasah
siswa
toleransi



Simak Video "Guru Cabuli 3 Muridnya di Sulsel, Ternyata Kambuhan dari Tahun 2012"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/nwk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia