Jadwal Ulang ANBK SD-SMA Sederajat, Dilakukan November Ini

Jadwal Ulang ANBK SD-SMA Sederajat, Dilakukan November Ini

Novia Aisyah - detikEdu
Kamis, 10 Nov 2022 14:00 WIB
ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) jenjang SD digelar serentak di Jakarta. Salah satunya di SDN Kramat 06 Pagi, Senen, Jakpus.
Foto: Pradita Utama/Jadwal Ulang ANBK SD-SMA Sederajat, Dilakukan November Ini
Jakarta -

Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk sebagian satuan pendidikan jenjang SD sampai SMA sederajat mengalami penjadwalan ulang. Penyebabnya, sebagian sekolah mengalami kendala sehingga tidak bisa melaksanakan atau menyelesaikan rangkaian kegiatan.

Informasi mengenai penjadwalan ulang ini disampaikan melalui laman Instagram Direktorat SMP Kemendikbudristek.

"Peserta ANBK dengan penjadwalan ulang adalah satuan pendidikan pada seluruh jenjang (SD sederajat, SMP sederajat, SMK dan SMA sederajat) yang mengalami kendala," tulis DitSMP Kemendikbudristek, dikutip Kamis (10/11/2022).

Pelaksanaan penjadwalan ulang akan dilakukan dalam dua gelombang. Simak jadwalnya sekaligus ketentuan lain yang perlu diketahui.

Ketentuan Penjadwalan Ulang ANBK SD-SMA 2022

1. Tanggal penjadwalan ulang ANBK:

• Gelombang pertama: 14-15 November 2022

• Gelombang kedua: 16-17 November 2022

2. Sinkronisasi moda semi online: 12-13 November 2022

3. Daftar sekolah yang bisa manjadwalkan ulang bisa dilihat di https://anbk.kemdikbud.go.id melalui menu Penjadwalan Ulang.

4. Status pelaksanaan dan moda penyelenggaraan mengikuti data sebelumnya.

5. Pengaturan sesi dan gelombang ditentukan pusat.

Pelaksanaan ANBK untuk siswa SD sampai SMA dan sederajat sebetulnya sudah digelar sejak akhir Agustus hingga awal November 2022. Jadwal ANBK sebelumnya untuk peserta didik SMA/SMK dan sederajat adalah 29 Agustus hingga 1 September 2022.

Kemudian, jadwal ANBK SMP/MTs dan sederajat adalah 19-22 September 2022. Sementara itu, ANBK untuk murid SD/MI dan sederajat baru dilaksanakan pada 31 Oktober sampai 3 November 2022 lalu.

Asesmen Nasional tidak hanya diikuti oleh para siswa, melainkan juga oleh guru dan kepala sekolah. Pesertanya adalah siswa kelas 5, 8, dan 11 yang dipilih secara acak oleh pemerintah.

Peserta ANBK jenjang SD/MI/sederajat maksimal 30 orang, lalu SMP/MTs/sederajat maksimal 45 orang, dan SMA/SMK/sederajat maksimal juga 45 orang dengan 5 siswa cadangan untuk setiap jenjang.



Simak Video "Heboh Siswi SMA Dikeroyok Siswi SMP di Sumsel, Korban Diisukan Lumpuh"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/twu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia