Melalui Skema PPG Prajabatan, Kemenag Berencana Rekrut Guru Baru Madrasah

Anisa Rizki - detikEdu
Selasa, 09 Agu 2022 11:00 WIB
Kementerian Agama (Kemenag) tengah merencanakan perekrutan guru baru madrasah
Foto: Doc. Kemenag/Kemenag Berencana Rekrut Guru Baru Madrasah
Jakarta -

Dalam rangka mendukung peningkatan pembelajaran dan mutu guru, Kementerian Agama (Kemenag) tengah merencanakan perekrutan guru baru madrasah melalui skema PPG Prajabatan.

Perencanaan ini disampaikan oleh Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Dr. Muhammad Zain, S.Ag., M.Ag. dalam acara Workshop Koordinasi Nasional Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru dan Pelatihan Tendik Madrasah Zona 2 di Denpasar, Jumat (5/8) lalu.

"Saat ini kita perlu merekrut guru baru (new teacher) yang profesional, yaitu dengan skema PPG prajabatan. Upaya ini sebagai langkah untuk menjawab tantangan zaman dengan dimensi pekerjaan yang serba cepat dan efisien," terangnya dikutip dari laman resmi Kemenag pada Selasa (9/8/2022).

Menurut Zain, perekrutan guru baru madrasah harus memenuhi sejumlah indikator. Sebagai contoh, profesional, memiliki kecakapan yang baik dalam mentransfer ilmu pengetahuan, menguatkan karakter, sekaligus punya wawasan teknologi dan informasi.

Prioritas Kemenag ke Depan

Zain memaparkan, salah satu prioritas rencana strategis Kemenag adalah meningkatkan mutu pendidikan Islam melalui peningkatan pembelajaran dan mutu guru serta tenaga kependidikan lainnya. Hal itu dilakukan melalui skema program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).

Ainurrofiq selaku Kepala Subdirektorat Bina GTK Mi dan MTs menyampaikan bahwa workshop tersebut diikuti para Koordinator Komponen 3 Kanwil, Ketua Provincial Coordinating Unit (PCU) Kanwil, dan Admin KKGTK Kanwil yang tergabung dalam Zona 2.

Adapun 12 provinsi yang tergabung di Zona 2, yaitu:

1. Bali
2. Jawa Tengah
3. Daerah Istimewa Yogyakarta
4. DKI Jakarta
5. Banten
6. Jawa Barat
7. Jawa Timur
8. Kalimantan Barat
9. Kalimantan Selatan
10. Kalimantan Tengah
11. Kalimantan Timur
12. Kalimantan Utara

Peran Penting PCU Zona 2

Menurut Rofiq, PCU pada Kanwil Kemenag Provinsi yang masuk pada Zona 2 memiliki peran yang penting dalam kelancaran seluruh kegiatan komponen 3.

Kegiatan itu meliputi pelatihan pengawas dan kepala madrasah yang dilaksanakan di Pusdiklat, Refreshment Instruktur Nasional, Fasilitator Provinsi dan Fasilitator Daerah di 21 Provinsi.

Selain itu ada juga rekrutmen dan pelatihan untuk Fasilitas Provinsi dan Fasilitas Daerah di 13 Provinsi serta daerah 3T di 5 provinsi, kegiatan Gender Disabilitas dan Inklusi (Gedsi) serta penyaluran Block Grant untuk 5000 kelompok kerja.

Dalam sambutannya, Rofiq menyampaikan bahwa workshop terkait program komponen 3 akan lebih fokus kepada guru dan tenaga kependidikan. Ia berpesan agar jumlah kelompok kerja perlu terus didorong.

"Koordinator PCU bisa menginstruksikan guru dan tendik di bawahnya untuk wajib tergabung pada pokja," tuturnya.

Subkoordinator Bina Guru MI dan Mts,, Mustofa Fahmi menyampaikan bahwa workshop akan jadi ajang sosialisasi dan pemahaman aspek regulasi, teknis implementasi aplikasi bantuan KKGTK, serta integrasi program kediklatan bagi guru dan tenaga kependidikan.

"Masifikasi pelaksanaan program dan kegiatan peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan jadi sebuah keharusan dalam rangka mengakselerasi capaian visi misi Kementerian melalui Project Madrasah Reform ini," tandasnya.



Simak Video "Rekonstruksi Awal Kasus Guru Agama Cabuli Siswi SMP di Batang"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/faz)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia