Syarat Subsidi Pangan buat Siswa KJP Plus hingga Pekerja KTP DKI, Cek di Sini

Trisna Wulandari - detikEdu
Rabu, 11 Mei 2022 13:00 WIB
Subsidi pangan DKI Jakarta atau sembako murah KJP Plus cair hari ini. Ratusan warga pun antre memborong sembako di Jak Grosir Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.
Warga mengantre pangan bersubdisi di DKI Jakarta. Begini syarat subsidi pangan bagi siswa KJP Plus hingga lansia. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Siswa Jakarta penerima Kartu Jakarta Pintar atau KJP Plus bisa mendapatkan subsidi pangan mulai Rabu, 11 Mei 2022. Subsidi ini juga berlaku bagi pekerja pemegang KTP DKI Jakarta, penyandang disabilitas, hingga lansia yang memenuhi syarat.

Program pangan bersubsidi Pemprov DKI Jakarta adalah program subsidi pangan yang bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak dan warga Jakarta golongan tertentu. Bahan makanan yang disubsidi di antaranya daging ayam 1 ekor Rp 8.000, daging sapi 1 kg Rp 35.000, beras premium 5 kg Rp 30.000, ikan kembung 1 kg 6-9 ekor Rp 13.000, telur ayam 15 butir Rp 10.000, dan susu sapi 24 kotak Rp 30.000.

Transaksi atau swipe dan pendistribusian pangan bersubsidi dilakukan di RPTRA terdekat yang terdaftar untuk bulan Mei 2022. Kamu juga bisa melakukan transaksi pangan bersubsidi di beberapa tempat lain seperti gerai di kelurahan, gerai di kecamatan, JakGrosir, JakMart, Mini DC dan gerai pasar Pasar Jaya lainnya.

Dikutip dari akun resmi Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta @dkpkp.jakarta, berikut syarat dan jadwal transaksi pangan bersubsidi Mei 2022:

Syarat Subsidi Pangan DKI Jakarta Mei 2022

  • Siswa penerima KJP Plus wajib membawa Kartu Jakarta Pintar Plus
  • Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) seperti Pegawai Harian Lepas (PHL), Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), dan lain-lain dengan penghasilan maksimal 1,1 UMP dan terdaftar wajib membawa ATM Bank DKI
  • Penghuni rusun wajib membawa kartu ATM Bank DKI yang sudah di-reverso
  • Lansia yang tidak mampu dan terdaftar wajib membawa Kartu Lansia Jakarta
  • Penyandang disabilitas yang tidak mampu dan terdaftar wajib membawa kartu Penyandang Disabilitas Jakarta
  • Pekerja/buruh dengan KTP DKI maksimal 1,15 UMP dan terdaftar wajib membawa Kartu Pekerja Jakarta
  • Kader PKK yang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasarnya dan terdaftar wajib membawa kartu ATM Bank DKI
  • Guru non PNS dan tenaga kependidikan non PNS (KKI) berpenghasilan 1,1 UMP dan terdaftar wajib membawa Kartu ATM Bank DKI
  • Mengenakan masker, mencuci tangan, mengukur suhu tubuh, dan menjaga jarak saat mengambil pangan bersubsidi.

Syarat Aktivasi PJLP

  • Photocopy SPK/kontrak
  • Photocopy KTP
  • Photocopy buku rekening
  • Photocopy kartu ATM

Selengkapnya tentang subsidi pangan siswa KJP Plus hingga lansia bisa dilihat di akun @disdikdki dan @dkpkp.jakarta .



Simak Video "Cegah Penimbunan, Pembelian Solar Subsidi di Jembrana Dibatasi"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia