Butuh 758.018 Formasi Guru, Kemendikbud Rencanakan Ini untuk PPPK Tahap III

Novia Aisyah - detikEdu
Senin, 11 Apr 2022 20:30 WIB
Guru SDN Jugosari 03 Eri Eliyawati, Lilik Kusnilawati dan Purnomo Candra Ronanta menyeberangi jembatan gantung Sungai Regoyo di Desa Jugosari, Candipuro, Lumajang, Jawa Timur.
Kebutuhan formasi guru 2022. Foto: ANTARA FOTO/SENO
Jakarta -

Dalam rangka rekrutmen PPPK Guru tahun ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mempersiapkan sejumlah penyempurnaan bersama Panselnas. Adapun kebutuhan formasi guru tahun 2022 adalah 758.018. Sementara yang diajukan oleh pemerintah daerah baru 17,3 persen atau 131.239 formasi.

Jumlah formasi yang sudah diajukan itu sudah termasuk guru agama, seni budaya, pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan, serta guru TK. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek Iwan Syahril mengatakan pihaknya kembali akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah pada April ini untuk meningkatkan jumlah formasi yang diusulkan.

Dia menyebutkan, saat ini Panselnas sedang menyusun draft mekanisme rekrutmen ASN PPPK Guru 2022.

"Ini akan menunggu terbitnya aturan mekanisme baru seleksi PPPK untuk kita sosialisasikan dan koordinasikan dengan seluruh pemda sesegera mungkin," ujar Iwan dalam Rapat Panja Formasi GTK-PPPK Komisi X DPR RI melalui kanal YouTube Komisi X DPR RI, Senin (11/4/2022).

"Kita akan melakukan sebuah penyempurnaan supaya untuk bisa menyelesaikan masalah-masalah yang timbul pada 2021," lanjutnya.

Iwan menyampaikan, formasi PPPK Guru tahap III akan digabungkan dengan formasi tahun 2022.

"Salah satunya adalah kita melakukan formasi yang tahap ketiga itu tetap ada, tidak akan hilang dan akan digabungkan dengan formasi tahun 2022," terangnya.

Menurut Iwan, aturan baru yang disempurnakan itu mempertimbangkan agar guru yang telah lulus passing grade, untuk bisa mendapatkan formasi tanpa harus ikut seleksi serta memperbesar kuota formasi.

"Karena kita sebenarnya mengetahui jika formasi diajukan secara maksimal, maka sangat besar kemungkinan guru-guru yang sudah lulus passing grade akan mendapatkan formasinya," terangnya.

Dia menyebutkan, pihaknya juga akan berupaya mencegah terjadinya lebih banyak pergeseran antarguru di sekolah induk. Penyempurnaan mekanisme rekrutmen PPPK Guru tahun 2022 ini diharapkan mempercepat penuntasan pemenuhan satu juta guru ASN.



Simak Video "Respons Masyarakat Tentang Kebijakan Kemendikbudristek"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia