Libur Akhir Semester Ganjil 2021 di Berbagai Daerah, Gimana Sekolah Kamu?

Trisna Wulandari - detikEdu
Sabtu, 04 Des 2021 19:15 WIB
Sekitar 3.050 sekolah di Jakarta bersiap untuk gelar sekolah tatap muka secara terbatas. Hal itu dilakukan seiring dengan pemberlakuan PPKM level 2 di ibu kota.
Sekolah di DKI Jakarta tidak libur Nataru dan libur akhir semester ganjil 2021/2022. Gimana sekolah kamu? Foto: Pradita Utama
Jakarta - Sejumlah daerah meniadakan libur Nataru dan libur akhir semester ganjil 2021/2022 sebagai respons surat edaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Apakah daerah kamu salah satunya?

Sebelumnya, Kemendikbudristek meminta gubernur, bupati/walikota, kepala lembaga layanan pendidikan tinggi, dan pemimpin perguruan tinggi negeri untuk untuk meniadakan hari libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) di sekolah dan perguruan tinggi.

SE No 29 Tahun 2021 tertanggal 1 Desember tersebut mengatur peniadaan libur bagi siswa dan mahasiswa, penundaan pembagian rapor, hingga peniadaan cuti bagi pendidik dan tenaga kependidikan ASN di periode Nataru 2021/2022.

"Tidak meliburkan secara khusus kegiatan pendidikan di satuan pendidikan selama periode Nataru pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan tanggal 2 Januari 2022," bunyi poin 2 SE Kemendikbudristek No 29 Tahun 2021.

Berikut tindak lanjut kebijakan libur Nataru dan libur semester ganjil 2021/2022 di berbagai daerah.

Kebijakan Libur Nataru dan Libur Semester Ganjil 2021/2022 di Daerah

  • DKI Jakarta

Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta mengumumkan peniadaan hari libur Nataru dan libur semester ganjil 2021/2022 bagi siswa, guru, tenaga kependidikan, dan warga sekolah.

Kebijakan ini diterbitkan dalam Surat Edaran Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nomor 83/SE/2021 tentang Kegiatan pada Akhir Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2021/2022 Menjelang Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.

"Libur akhir semester ganjil yang semula terjadwal tanggal 20 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022 ditiadakan," bunyi poin 5 SE Disdik DKI Jakarta Nomor 83/SE/2021, dikutip detikEdu, Sabtu (4/12/2021).

Surat edaran tertanggal 3 Desember 2021 yang diteken Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nahdiana tersebut juga mengatur kegiatan pembelajaran selama periode Nataru tanggal 24 Desember 2021-2 Januari 2022 dilaksanakan secara daring.

"Tanggal 20 Desember 2021- 2 Januari 2022 diisi dengan kegiatan Pembinaan Kerohanian, Penguatan Pendidikan Karakter, dan Pengembangan Potensi Siswa secara daring. Materi dan jadwal kegiatan disusun Kepala Satuan Pendidikan," bunyi poin 6 SE Disdik DKI Jakarta Nomor 83/SE/2021.

Surat edaran ini juga menetapkan pembagian rapor semester ganjil mundur ke tanggal 3 Januari 2022, bersamaan dengan hari pertama masuk sekolah semester genap tahun pelajaran 2021/2022.

  • DI Yogyakarta

Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DI Yogyakarta tidak meliburkan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di libur Nataru dan libur semester ganjil 2021/2022. Kebijakan tersebut, kata Didik, sesuai dengan SE Kemendikbudristek No. 29 Tahun 2021 per 1 Desember 2021.

"Kegiatan PTM terbatas tetap akan berjalan dari 24 Desember sampai 2 Januari 2022. Meskipun pada tanggal-tanggal itu adalah libur akhir semester ganjil 2021," kata Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya, Jumat (3/1/2021).

"Kami juga meminta pihak sekolah agar pembagian rapor siswa diundur hingga akhir Januari depan dan langsung dilanjutkan pembelajaran semester berikutnya," lanjut Didik.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, libur akhir semester ganjil 2021/2022 dapat diganti dengan beberapa kegiatan sekolah. Ia mencontohkan, sekolah dapat memberikan pendalaman materi untuk siswa kelas IX SMP dan XII SMA. Untuk jenjang kelas lain, sambungnya, guru bisa memberikan tambahan materi bersifat keterampilan dan pendidikan karakter.

"Saya kira teman guru tidak akan kehabisan materi untuk tidak terkait langsung dengan materi pelajaran tetapi itu guru bisa memberikan tambah-tambahan materi yang sifatnya keterampilan dan karakter tapi kalau kemudian juga akan ada pendalaman terhadap anak-anak khususnya anak-anak yang akhir-akhir kelas ya itu kan akan dipakai untuk masuk (jenjang) di atasnya dengan pendalaman materi," kata Ketua PGRI DIY tersebut, Jumat (3/1/2021).

  • Jawa Barat

Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar) meniadakan libur Nataru dan libur akhir semester ganjil 2021/2022 sebagai tindak lanjut Inmendagri nomor 62 tahun 2021. Kebijakan itu dituangkan dalam Surat Edaran Dinas Pendidikan nomor 15864/KS.02.04.01/Sekre tentang imbauan pencegahan dan penanggulangan COVID-19.

Kadisdik Jabar Dedi Supandi mengatakan, kebijakan peniadaan libur Nataru dan libur semester ganjil 2021/2022 ini berlaku bagi sekolah di tingkat SMA/SMK sederajat sesuai kewenangan provinsi.

Selama periode Nataru 24 Desember 2021-2 Januari 2022, sambung Dedi, Disdik Jabar menyerahkan bentuk kegiatan pendidikan sepenuhnya kepada satuan pendidikan masing-masing.

"Melaksanakan kegiatan penguatan pendidikan karakter atau kegiatan pengembangan potensi siswa lainnya dengan memperhatikan protokol kesehatan," kata Dedi, Rabu (1/12/2021).

. Terlebih pemerintah memberlakukan kembali PPKM Level 3 dari tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

"Adanya surat edaran ini, merupakan tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri," ujar Dedi.

Nah, itu dia kebijakan libur semester ganjil di DKI Jakarta, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat. Bagaimana kebijakan libur akhir semester ganjil 2021/2022 di kota kamu, detikers?

Simak Video "Langkah Kemenhub saat 11 Juta Orang Diprediksi Bepergian Libur Nataru"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia