Kemendikbudristek Jelaskan Alasan Tunda Pengumuman Seleksi PPPK Guru

Trisna Wulandari - detikEdu
Jumat, 24 Sep 2021 20:02 WIB
Mendikbudristek Nadiem Makarim rapat bareng Komisi X DPR. Dalam pemaparannya, Nadiem menjelaskan soal seleksi PPPK guru atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja.
Pertemuan Kemendikbudristek dengan Komisi X DPR RI membahas Seleksi PPPK Guru 2021. Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengumumkan penundaan pengumuman hasil Seleksi Kompetensi Tahap I dalam Seleksi PPPK Guru 2021, Jumat (24/9/2021).

Plt Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbudristek Anang Ristanto mengatakan, penundaan pengumuman hasil Seleksi Kompetensi Tahap 1 merupakan kesepakatan bersama Kemendikbudristek dengan Komisi X DPR RI. Sebelumnya, Kemendikbudristek mengadakan pertemuan dengan Komisi X DPR RI pada Kamis, (23/9/2021).

Anang mengatakan, alasan penundaan pengumuman hasil Seleksi Kompetensi Tahap 1 dalam Seleksi PPPK Guru 2021 yaitu untuk memberi waktu bagi Kemendikbudristek dalam memperjuangkan kemudahan-kemudahan tambahan bagi para peserta seleksi ASN PPPK.

"Penundaan pengumuman hasil seleksi kompetensi tahap 1 merupakan kesepakatan bersama dengan Komisi X DPR RI yang bertujuan untuk memberi waktu bagi Kemendikbudristek untuk memperjuangkan kemudahan-kemudahan tambahan bagi para peserta seleksi ASN PPPK. Peserta yang sudah lolos formasi dipastikan untuk tetap dijamin haknya," kata Anang dalam keterangan tertulis, Jumat (24/9/2021).

Anang mengatakan, pengumuman hasil Seleksi Kompetensi Tahap 1 dalam Seleksi PPPK Guru 2021 akan disampaikan setelah koordinasi dengan Panselnas yang pertemuannya dijadwalkan pada awal pekan depan.

Sementara itu, merespons kabar peserta Seleksi PPPK Guru 2021 yang belum lolos nilai ambang batas atau passing grade, Anang mendorong peserta untuk ikut seleksi tahap 2 dan 3.

"Kami mengajak guru honorer yang belum memenuhi passing grade untuk dapat memfokuskan energi serta konsentrasi untuk mengikuti kesempatan kedua dan ketiga," kata Anang.

Ia menambahkan, peserta Seleksi PPPK Guru 2021 dapat menggunakan modul belajar tes yang disediakan Kemendikbudristek dan sumber lain.

"Tingkatkan kemampuan diri dengan belajar secara lebih intensif menggunakan pembelajaran dari tes pertama dan didukung oleh modul-modul yang juga disediakan oleh Kemendikbudristek maupun modul-modul lainnya. Kepada semua pihak, mari kita bergerak bersama membantu perjuangan para guru honorer mengikuti seleksi ASN PPPK," imbuhnya.



Simak Video "Klarifikasi Kemdikbud soal Laptop: Harganya Bukan Rp 10 Juta per Unit!"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia