Sekolah Tatap Muka Bakal Digelar, SMAN 8 Jakarta Siapkan Tiga Hal Ini

Fahri Zulfikar - detikEdu
Kamis, 26 Agu 2021 17:15 WIB
SMAN 8 siap gelar sekolah tatap muka
Foto: doc. SMAN 8 Jakarta/Sekolah Tatap Muka Bakal Digelar, SMAN 8 Jakarta Siapkan Tiga Hal Ini
Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada 30 Agustus 2021. Hal ini mengingat level PPKM wilayah Jakarta telah turunnya ke level 3.

Kasubag Humas Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Taga Radja mengatakan pembukaan sekolah tatap muka ini akan difokuskan pada sekolah yang sebelumnya sudah dilakukan uji coba PTM pada bulan lalu. Total ada 610 yang akan melakukan PTM terbatas.

"Tanggal 7 April kita melaksanakan uji coba terbatas pembelajaran campuran. Kemudian 9 Juli 2021 uji coba tahap satu pembelajaran campuran, karena Juni meroket kasus COVID, maka muncul penghentian sementara berdasarkan Kepdis 2021. Agustus kami menyiapkan untuk tahap berikutnya 372 sekolah menunggu penetapan situasi daerah. Karena DKI sudah turun ke level 3, kemungkinan akan dilaksanakan Senin, 30 Agustus," ujar Taga, Selasa (24/8/2021).

Merespon hal tersebut, salah satu SMA favorit di Jakarta, SMAN 8 telah mempersiapkan skema sekolah tatap muka untuk siswanya, termasuk untuk Siswa Baru tahun ajaran 2021/2022.


Menurut Kepala Sekolah SMA 8 Jakarta, Dra. Rita Hastuti M. Pd., ada tiga hal pokok yang telah dipersiapkan untuk sekolah tatap muka, di antaranya:


1. Infrastruktur


Hal pertama yang disiapkan SMAN 8 adalah persiapan terkait infrastruktur secara fisik yang ada di sekolah.


"Kita menyadari bahwa gerbang depan menjadi area screening awal bagi para peserta didik yang masuk, bagi para tamu atau dari mana saja sehingga bagian gerbang menjadi hal penting bagi kami sehingga infrastruktur di gerbang kita rapikan," ungkap Rita kepada detikEdu, Kamis (26/8/2021).


Screening yang dimaksud adalah pengecekan suhu ketat, persediaan wastafel untuk cuci tangan, serta ketersediaan informasi terkait protokol kesehatan.


Untuk kelas, SMAN 8 pun sudah mempersiapkan ruangan yang sesuai dengan aturan yakni hanya untuk separuh kapasitas yang ada.


"Kelas-kelas kami siapkan juga untuk berkegiatan maksimal separuh kapasitas yang ada. Misalnya kapasitas 36 maka maksimal 18, tapi kita setting maksimal 15," tambahnya.


Nantinya, di setiap kelas akan ada persediaan hand sanitizer yang cukup digunakan untuk para peserta didik yang hadir. Sementara untuk ruang fasilitas lain seperti Unit Kesehatan Siswa (UKS) dan perpustakaan, dijelaskan Rita, juga sudah diatur sesuai dengan aturan protokol kesehatan yang ketat.


2. Komunikasi


SMAN 8 Jakarta telah melakukan komunikasi dan sosialisasi untuk menegakkan aturan, kedisiplinan prokes, serta pelaporan kepada seluruh stakeholder terkait.


"Komunikasi itu kita membuat dengan cara menulis beberapa imbauan-imbauan di beberapa sudut sekolah yang bisa terbaca dengan baik oleh para tamu serta peserta didik. Komunikasi dibuat dengan cara menarik termasuk melalui youtube," terang Rita.


Komunikasi yang dilakukan SMAN 8 telah dipersiapkan jauh-jauh hari dengan orang tua dan juga peserta didik tentang proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan kemungkinan PTM Terbatas.


"Sekitar bulan Maret, kami duduk bersama, guru, karyawan, siswa, orang tua, komite, untuk membahas tentang persiapan sekolah tatap muka untuk kemudian hari. Di situlah kesepakatan-kesepakatan dibuat bersama," jelasnya.


3. Membuat panduan dan aturan


Ketika kegiatan sekolah berlangsung, SMAN 8 juga telah mempersiapkan panduan dan aturan terkait 'Interaksi Rendah Risiko'.


"Ketika di sekolah ada interaksi antara guru dengan guru, murid dengan murid, atau guru dengan murid. Nah interaksi semacam itu dibuatkan panduan agar rendah risiko," kata Rita.


Rita memberikan contoh interaksi rendah risiko yang dimaksud di antaranya ketika guru mengajar di kelas serta komunikasi antar siswa. Seperti pemakaian masker, jaga jarak, dan serta komunikasi peserta didik yang dilarang meminjam barang untuk kepentingan mengurangi risiko.


Selain itu, ada juga aturan khusus untuk para guru yakni ketika guru berada dalam ruangan guru. Hal tersebut juga telah dibuatkan panduannya.

Menunggu Disdik DKI


Ketiga hal mendasar yang disiapkan SMAN 8 Jakarta untuk sekolah tatap muka telah disesuaikan dengan 8 poin yang ada di aturan SKB 4 Menteri.


"Kita juga melakukan kerja sama dengan beberapa pihak terkait koordinasi yakni dengan PMI Jakarta Selatan, Satgas COVID-19 yang ada di kelurahan, kecamatan maupun di wilayah Jakarta Selatan," paparnya.


Kerja sama dengan PMI dilakukan dalam rangka sterilisasi tempat dengan desinfektan secara berkala. Hal ini telah dilakukan meski siswa tidak belajar di sekolah (PJJ).


Meski bisa dikatakan sudah siap untuk sekolah tatap muka, hingga saat ini sekolah terbaik kedua di Jakarta versi data LTMPT 2020 ini masih menunggu surat edaran resmi terkait aturan lebih rinci dari Dinas Pendidikan Provinsi Jakarta.

Simak Video "Tempat Rawan Penularan Virus di Sekolah"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia