Bunda, Ketahui 5 Standar Kecerdasan Anak Era Digital Selain Nilai Sekolah

Fahri Zulfikar - detikEdu
Selasa, 10 Agu 2021 15:15 WIB
Sejumlah pelajar menyelesaikan soal-soal yang diterima saat mengikuti even Ambon Aljabar Competition 2015, yang digelar Yayasan Aljabar di Ambon, Maluku, Selasa (19/5). Even Ambon Aljabar Competition 2015 sebagai ajang menguji kecerdasan, ketepatan, kreatifitas dan harmonisasi ini diikuti 288 pelajar SD, SMP dan SMA, yang akan menghasilkan sejumlah juara untuk mengikuti lomba tingkat nasional pada bulan September mendatang di Kota Denpasar, Bali. ANTARA FOTO/Embong Salampessy/ss/mes/15.
Foto: ANTARA FOTO/Embong Salampessy
Jakarta - Pada era digital, jenjang sekolah bukan lagi jalan satu-satunya untuk menilai kecerdasan anak. Hal ini penting bagi guru dan orang tua untuk memahami standar kecerdasan anak yang bukan lagi sekadar angka.

Memiliki anak kreatif dan cerdas di masa mendatang adalah impian semua orang tua. Meningkatkan kecerdasan anak juga bisa dengan cara sederhana. Seperti halnya membacakan buku untuk mereka, bermain dengan mereka dan memberi tanggung jawab serta kedisiplinan.

Dan yang paling terpenting memberikan pola asih, memberikan kasih sayang yang adekuat sesuai dengan perkembangannya. Nutrisi juga menjadi salah satu bagian terpenting dalam menunjang kecerdasan anak.

Menurut Praktisi Pendidikan Munif Chatib, kecerdasan itu merupakan rangkaian dari beberapa kemampuan. Seorang profesor pendidikan dan psikolog dari Universitas Harvard, Dr. Howard Gardner pernah mencetuskan teori Multiple Intelligence (MI).


Teori Multiple Intelligence yang dicetuskan tahun 1983 oleh Dr. Howard Gardner mengemukakan bahwa setiap manusia memiliki delapan kecerdasan berbeda, di antaranya adalah kecerdasan verbal-linguistik, logis-matematis, spesial visual, kinestetik-jasmani, musikal, intrapersonal, interpersonal, naturalis, dan eksistensial.


"Sebelum multiple intelligence muncul, kecerdasan anak diwakili dengan angka dari tes apapun. Namun, setelah multiple intelligence muncul, bye bye angka," kata Munif, dalam Webinar 'Menyiapkan Generasi Milenial di Era Digital' via Zoom, beberapa waktu lalu.

Kelima standar kecerdasan anak di era digital menurut Munif Chatib adalah kecerdasan tidak dapat dilihat dari angka hasil tes, kecerdasan dipengaruhi oleh kebiasaan dan problem solving, kecerdasan yang multiple, kecerdasan dinamis dan berkembang serta kecerdasan yang berhubungan dengan stimulus lingkungan.

Bunda dapat melihat penjelasan secara rinci tentang kelima standar kecerdasan anak dengan klik di sini.

Simak Video "Miris! Begini Wajah 3 Ruang Kelas di SDN 015 Kresna Cicendo Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia