Pelajar SMA di Kulon Progo Mulai Divaksinasi COVID, Target 16 Ribu Siswa

Jalu Rahman Dewantara - detikEdu
Selasa, 27 Jul 2021 13:01 WIB
Vaksinasi pelajar SMA dan SMK di Kulon Progo, Yogyakarta Selasa (27/7/2021) (Jalu Rahman)
Pelajar SMK Muhammadiyah 1 Wates, saat mengikuti vaksinasi COVID-19 di RS PKU Muhammadiyah Wates, Kulon Progo, DIY, Selasa (27/7/2021). (Jalu Rahman)
Kulon Progo - Sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah mengawali penyelenggaraan vaksinasi COVID-19 anak dengan target 16 ribu siswa. Pelaksanaannya berkoordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) setempat.

"Ya beberapa SMA dan SMK di Kulon Progo sudah mulai melaksanakan vaksinasi sejak Senin (26/7/2021) kemarin dengan berkoordinasi bersama puskesmas, di antaranya SMAN 1 Pengasih, SMKN 1 Pengasih, SMAN 1 Kokap. Adapun untuk hari ini ada di SMK PGRI 1 Sentolo," ujar Kepala Seksi Pelayanan, Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Kulon Progo, Suharyanto, kepada wartawan Selasa (27/7/2021).

Suharyanto mengatakan total ada 16.080 siswa kelas XII, XI dan X tingkat SMA/SMK di Kulon Progo menjadi target sasaran vaksinasi ini. Mereka yang disasar itu sebelumnya telah didata oleh masing-masing sekolah.

"Pada 21 Juli 2021 lalu Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulon Progo telah berkoordinasi dengan kami terkait dengan pelaksanaan vaksinasi anak berusia 12-18 tahun. Usai koordinasi tersebut, kami kemudian menindaklanjuti ke setiap sekolah untuk menyiapkan data siswa dan form screening yang akan diisi oleh masing-masing siswa sehari sebelum pelaksanaan vaksinasi," katanya.

Suharyanto menjelaskan pelaksanaan vaksinasi ini bisa digelar di puskesmas maupun sekolah. Adapun untuk vaksinasi di puskesmas, pihak sekolah telah menjadwalkan kegiatan vaksinasi bagi setiap siswa. Langkah ini ditempuh untuk mengantisipasi adanya kerumunan.

"Dalam sehari, puskesmas akan melayani vaksinasi sebanyak 100-150 siswa. Kemudian dibagi 50 siswa per dua jam agar tidak terjadi kerumunan," ujarnya.

Ia mengklaim minat siswa mengikuti program ini cukup bagus. Hampir seluruh siswa yang terdata ikut vaksinasi telah hadir dan mendapatkan vaksin. Beberapa yang tidak hadir disebabkan karena masalah kesehatan, sehingga ditunda pemberian vaksinnya.

"Respon siswa sangat bagus ya, mereka datang (ikut vaksin) sesuai jadwa yang telah ditentukan masing-masing sekolah, dan sejuah kami belum mendapati adanya penolakan," ujarnya.

Sementara itu salah satu Guru SMK Muhammadiyah 1 Wates, Ika Nurjanah mengatakan pihaknya telah mendata anak didiknya untuk mengikuti vaksinasi anak. Vaksinasi ini dilakukan secara bertahap.

"Dari total 300-an siswa, vaksinasi dilakukan bertahap mulai dari kelas 12, kemudian kelas 11 hingga terakhir kelas 10. Untuk hari ini ada 96 siswa yang mendapatkan vaksinasi di RS PKU Muhammadiyah Wates," kata Ika.

Ika berharap dengan adanya vaksinasi ini, kegiatan pembelajaran tatap muka bisa segera dilangsungkan. "Selama pandemi kami tidak ada kegiatan belajar tatap muka. Bahkan untuk praktek kejuruan hanya berbekal video pembelajaran. Kami berharap segera ada kegiatan tatap muka," ujar Ika.

Seperti diketahui sebanyak 36.156 pelajar tingkat SMP hingga SMA sederajat di Kulon Progo, bakal mendapatkan vaksin COVID-19 jenis Sinovac. Pemberian vaksin berbasis sekolah ini dilakukan secara bertahap mulai awal Agustus 2021.

Target sasarannya terdiri dari siswa SMP 15.151, SMA dan SMK 16.056 dan sekolah di bawah tanggung jawab kementerian agama meliputi MA dan Mts 4.949 siswa.

Adapun dalam pelaksanaan vaksinasi ini, Satgas COVID-19 Kulon Progo bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Diskdikpora), Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) dan Kemenag selaku instansi yang menaungi sekolah-sekolah yang terlibat dalam program ini.

Simak Video "Kini Giliran Siswa SMP di Boyolali yang Mulai Vaksinasi COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia