PJJ Dinilai Belum Efektif, Pahamify Beri Akses Gratis Bagi Siswa Se-Indonesia

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Jumat, 16 Jul 2021 19:15 WIB
Pahamify
Foto: Pahamify
Jakarta - Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sudah berlangsung sejak Maret 2020, namun hasilnya masih dirasa belum optimal. Hal ini disebutkan oleh CEO aplikasi pembelajaran daring Pahamify Syarif Rousan Fikri yang kemudian memberikan akses gratis pada siswa maupun guru.

Akses belajar gratis ini terbuka untuk seluruh siswa jenjang SMA se-Indonesia pada jam sekolah, yakni pukul 07.00 hingga 13.00 WIB mulai 19 Juli 2021 mendatang.

"Demi mendukung pengajaran optimal jenjang SMA baik IPA maupun IPS, dibuka akses gratis untuk siswa dan guru Indonesia pada jam sekolah mulai Senin, 19 juli 2021 pukul 07.00 - 13.00 WIB," ujar Fikri dalam konferensi pers bersama wartawan, Jumat (16/7/2021).

Fitur-fitur yang akan dibuka secara gratis di antaranya adalah video belajar, rangkuman, flashcard, infografis, materi SMA IPA dan IPS, hingga bank soal yang rencananya akan dirilis pada 26 Juli 2021.

Menurut Fikri, akses gratis ini nantinya akan dibuka selama PPPKM darurat berlangsung dan masih akan menyesuaikan dengan perkembangan kebijakan dari pemerintah perihal pelaksanaan PJJ.

"Selama PPKM darurat kita berikan. Nanti kita masih mengikuti perkembangannya (kebijakan pemerintah)," jelas Fikri.

Lebih lanjut, Fikri menyebut pemberian akses gratis ini dilatarbelakangi oleh kegiatan PJJ yang dinilai masih belum efektif. Bahkan hal ini berujung pada learning loss atau penurunan kemampuan belajar siswa secara masif.

"Saya banyak mendengar dari siswa, pelaksanaan PJJ kurang optimal. Banyak menimbulkan learning loss secara masif. Guru-guru juga kesulitan mencari bahan ajar," papar dia.

Dampak PJJ ini juga disebut Fikri tidak hanya dirasakan oleh siswa, tetapi para guru juga merasa kesulitan dalam meyesuaikan diri. Terlebih lagi dalam menyediakan materi pembelajaran yang efektif serta menyenangkan.

"Situasi sekarang, guru-guru masih menyesuaikan diri untuk membuat konten. Ditambah kalau membuat konten butuh waktu lama lagi. Nah, Pahamify bantu di situ," kata Fikri.

Sebagai penutup, CEO aplikasi pembelajaran daring ini berharap, program ini dapat mempermudah siswa dalam menerima pembelajaran selama pelaksanaan PJJ masih berlangsung.



Simak Video "Komisi X DPR Minta Kemendikbudristek Gandeng KPK soal Pengadaan Laptop Rp 2,4 T"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia