Pelajar Terpaksa 'Bergelantungan' di Tali Jembatan, Kemdikbudristek Turun Tangan

Puti Yasmin - detikEdu
Kamis, 24 Jun 2021 15:00 WIB
Jembatan gantung rusak di Sulbar tempat pelajar bergantung di seutas tali.
Foto: Abdy/detikcom/Pelajar Terpaksa 'Bergelantungan' di Tali Jembatan, Kemdikbudristek Turun Tangan
Jakarta - Sebuah video viral memperlihatkan [pelajar SD hingga SMP di Desa Pamoseang, Kecamatan Mambi, Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) melintasi jembatan gantung yang hanya menyisakan seutas tali untuk berangkat ke sekolah. Aksi bergelantungan di tali jembatan gantung yang rusak tersebut dilakukan untuk dapat berangkat ke sekolah.

Namun, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) mengaku belum menerima laporan tersebut. Pasalnya, hal itu merupakan kewenangan daerah. Mereka pun akan melakukan koordinasi untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Tangkapan layar video viral pelajar bergantung di tali jembatan gantung di Mamasa, Sulbar.Tangkapan layar video viral pelajar bergantung di tali jembatan gantung di Mamasa, Sulbar. Foto: Tangkapan layar video viral pelajar bergantung di tali jembatan gantung di Mamasa, Sulbar.

"Itu kewenangan daerah dan Kementerian/Lembaga lain. Akan kami koordinasikan," ungkap Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen Jumeri kepada detikEdu, Kamis (24/6/2021).

Dihubungi terpisah, Sekretaris Jenderal Kemdikbudrsitek Ainun Naim mengatakan bahwa pihaknya telah mengecek terkait kondisi jembatan yang rusak tersebut. Nantinya, jembatan akan diperbaiki dengan anggaran dari dana desa dan Kementerian PUPR.

"Saya cek sudah dianggarkan perbaikannya dengan dana desa dan PUPR," imbuh Ainun.

Semenetara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat Gufran Darma Dirawan menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait jembatan gantung tersebut. Saat ini juga, sudah ada tim terkait yang dikirim untuk mengidentifikasi kondisi.

"Sudah dikirimkan tim lokasi untuk identifikasi semaunya," jelas dia.

Lebih lanjut, Gufran mengatakan jembatan tersebut rusak karena hanyut terbawa banjir tahun lalu. Sedangkan, para pelajar di daerah tersebut bersekolah di seberang sungai Mambi dan harus melewati jembatan.

"Kondisi anak ini karena lokasi sekolahnya di seberang sungai Mambi. Di mana lokasi rumah mereka pada dusun sebelahnya dengan jumlah kurang lebih 30 kepala keluarga," jelas dia.

Jembatan gantung rusak di Sulbar tempat pelajar bergantung di seutas tali.Jembatan gantung rusak di Sulbar tempat pelajar bergantung di seutas tali. Foto: Abdy/detikcom

Untuk itu, kata Gufran, pihaknya mengirim guru keliling sehingga para pelajar tidak perlu melewati jembatan tersebut. Beberapa guru juga akan mengajar di dusun sehingga para pelajar tak perlu menyebrangi jembatan.

"Beberapa guru bersedia mengajar pada dusun mereka. Untuk antisipasi agar anak anak itu tetap mendapat akses pembelajaran ini yang dapat kami tempuh saat ini. Agar mereka tidak menyeberang lagi untuk sementara sambil menunggu perbaikan jembatan ," tutup dia.

Simak Video "Sensasi Menapaki Jembatan Gantung 'Indiana Jones' di Srengseng Sawah"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia