Dihentikan Sementara, Pendaftaran PPDB Jakarta Diperpanjang Sampai 10 Juni 2021

Lusiana Mustinda - detikEdu
Senin, 07 Jun 2021 17:25 WIB
PPDB 2021
Foto: PPDB Jakarta
Jakarta - PPDB DKI Jakarta 2021/2022 dimulai hari ini, Senin (7/6/2021). Akan tetapi, orang tua siswa banyak yang mengeluhkan kendala ketika mendaftar PPDB secara online.

Tahapan dalam memulai pendaftaran PPDB Jakarta 2021 adalah dengan mengajukan akun di website ppdb.jakarta.go.id. Kemudian dilanjutkan aktivasi token, pemilihan sekolah, proses seleksi hingga pengumuman.

Namun di tahap awal banyak orang tua yang menemukan kendala ketika mengajukan akun untuk aktivasi token.

Ketika membuka laman ppdb.jakarta.go.id di siang hari (07/06) muncul kotak yang memberikan informasi. Dalam laman website PPDB tertulis, "Sehubungan dengan optimalisasi sistem PPDB online, pengajuan akun akan dihentikan sementara mulai pukul 16.00 s/d 18.00 WIB. Setelah proses optimalisasi selesai, dapat melakukan pengajuan akun kembali." tulis laman PPDB.

Selain itu, diinformasikan juga waktu pendaftaran akan diperpanjang hingga tanggal 10 Juni 2021 pukul 14.00 WIB.

Untuk itu para orang tua tidak perlu panik. Sebab, pendaftaran bisa dilanjutkan kembali setelah sistem selesai mengoptimalisasi sistem PPDB online.

Terkait daya tampung, Nahdiana selaku Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana mengungkapkan daya tampung sekolah, baik jenjang pendidikan sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah ke atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) kurang dari 50 persen.

"Total daya tampung untuk SMP Negeri dibandingkan dengan lulusan dari SD Negeri dan swasta serta madrasah hanya dapat mengakomodir 47,33% peserta didik, sedangkan total daya tampung SMA Negeri dan SMK negeri dibandingkan dengan lulusan dari SMP negeri dan swasta serta madrasah hanya dapat mengakomodir 33,66% peserta didik," kata Nahdiana dalam keterangan tertulis, Senin (7/6/2021).

Saat ini, DKI Jakarta mempunyai 113 Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Negeri (SPAUDN), 1.322 Sekolah Dasar Negeri (SDN), 292 SMPN. Kemudian, jenjang Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) sebanyak 115, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) sebanyak 73, Sekolah Luar Biasa Negeri (SLB) sebanyak 13 dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebanyak 39.

Dengan daya tampung yang terbatas dan sebaran sekolah yang tidak merata, dimana 168 kelurahan tidak memiliki SMA Negeri dan 86 kelurahan tidak memiliki SMP Negeri maka harus diterapkan berbagai seleksi PPDB.

Simak Video "KPAI Terima 224 Pengaduan PPDB 2020, DKI Jakarta Tertinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia