Hari Kartini, Gubernur Ganjar dan Mendikbud Akan Meriahkan Jateng EduFest

Anatasia Anjani - detikEdu
Selasa, 20 Apr 2021 21:13 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kamis (21/1/2021).
Gubernur Ganjar Pranowo (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Jakarta - Wahid Foundation bersama dengan Mitra Sekolah Damai menggelar acara Jateng EduFest 2021 untuk peringati Hari Kartini. Dalam rilis yang diterima oleh detikcom, acara tersebut merupakan upaya penguatan nilai-nilai keberagaman dan perdamaian di lingkungan pendidikan dan diberi tema Urip Rukun, Jateng Gayeng.

Acara tersebut digelar pada Rabu (21/4/2021) besok bertepatan dengan hari lahirnya tokoh pendidikan Indonesia, Kartini. Beberapa narasumber turut memeriahkan Jateng EduFest yaitu Yenny Wahid (Direktur Wahid Foundation), Perwakilan Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia, Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah), dan Nadiem Anwar Makarim (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI).

Jateng EduFest 2021 dibagi menjadi beberapa talkshow yang disiarkan melalui zoom. Talkshow 1 membahas Penguatan Budaya Toleransi dalam Lingkungan Pendidikan. Pada talkshow 1 mengundang umeri, S TP., M.Si. (Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah), Ayu Kartika Dewi (Staf Khusus Presiden RI), Mujtaba Hamdi (Direktur Eksekutif Wahid Foundation), dan Dr. Hari Wuljanto, M.Pd ( Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah).

Pada Talkshow 2 mengangkat tema merawat toleransi yang akan dipandu oleh Wirda Mansur (Influencer muda), dan Faye Simanjutak (Founder rumahfaye). Tidak hanya itu acara ini juga mengundang kepala sekolah, guru-guru, rohis, dan osis inspiratif dari Sekolah Damai di Jawa Tengah.

"Jateng Edu Fest 2021 diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi lembaga pendidikan agar terus melakukan kampanye budaya toleransi dan promosi perdamaian," papar Mauliya Risalaturrohmah, Capacity Building Officer dari Wahid Foundation.

Selain itu, melalui kegiatan ini diharapkan mendorong terbitnya regulasi pendidikan toleransi dan gerakan bersama khususnya di Jawa Tengah. "Penyelenggaraan pendidikan di Jawa Tengah diharapkan dapat menjunjung tinggi hak asasi manusia dan tidak diskriminatif," ujar Mauliya.

Acara ini juga diharapkan sebagai upaya pencegahan intoleransi dan radikalisme di lingkungan pendidikan.

Menurut Faye Simanjutak Founder rumahfaye, "Kita dapat memanfaatkan teknologi untuk mendapatkan kesempatan lebih baik yang bertujuan mengekspos budaya lain dan belajar toleransi dari keberagaman tersebut, tapi hanya kalau kita ingin mendalaminya."

Budaya toleransi menurut Faye dapat dirawat dengan menghadirkan dialog-dialog tentang keberagaman tersebut. "Pastikan bahwa dialog-dialog itu berjangka panjang dan menjadi tempat aman bagi semua untuk bertanya dan belajar! Mesti dimulai dari lingkungan kita sendiri aja dulu!" kata Faye.

Jateng EduFest 2021 yang digelar bertepatan dengan Hari Kartini ini disajikan juga dalam bentuk virtual tour dan exhibition. Dalam virtual tour terdapat beberapa showcase untuk menampilkan keragaman budaya termasuk budaya Jawa Tengah. Jateng Edu Fest 2021 akan dihadiri oleh oleh 500 - 1000 peserta yang terdiri dari perwakilan Sekolah Jawa Tengah, akademisi dan praktisi pendidikan, organisasi masyarakat sipil, guru, siswa-siswi SMA, media dan masyarakat umum.



Simak Video "Anak-anak Belajar Mengenali Sosok Kartini Lewat Rangkaian Puzzle "
[Gambas:Video 20detik]
(erd/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia