Daftar Sekolah di Jawa Tengah yang Akan Uji Coba Tatap Muka Mulai April

Angling Adhitya Purbaya - detikEdu
Senin, 22 Mar 2021 16:02 WIB
110 Sekolah di Kota Bekasi telah melakukan pembelajaran tatap muka. Salah satunya adalah SMP 2 Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Situasi pembelajaran tatap muka di kota Bekasi. Sementara, pemerintah Provinsi Jawa Tengah merencanakan uji coba sekolah tatap muka mulai April mendatang (Foto: Agung Pambudhy)

Kota Surakarta

SMAN 1 Surakarta
SMKN 4 Surakarta
MAN 1 Surakarta
SMPN 4 Surakarta

Kabupaten Sukoharjo

SMAN 1 Sukoharjo
SMKN 1 Sukoharjo
MAN Sukoharjo
SMPN 1 Sukoharjo

Kota Magelang

SMAN 3 Magelang
SMKN 3 Magelang
MAN Kota Magelang
SMPN 1 Magelang

Kabupaten Magelang

SMA Pangudi Luhur Van Lith
SMKN Ngablak
MAN 2 Magelang
SMPN 1 Mungkid

Kabupaten Pekalongan

SMAN 1 Kedungwuni
SMKN 1 Sragi
MAN Pekalongan
SMPN 1 Petungkriyono

Kabupaten Pemalang

SMAN 1 Pemalang
SMK Muhammadiyah 1 Pemalang
MAN Pemalang
SMPN 1 Bodeh

Kabupaten Tegal

SMAN 3 Slawi
SMKN 1 Slawi
MAN 1 Tegal
SMPN 1 Slawi

Kabupaten Kendal

SMAN 1 Kendal
SMKN 2 Kendal
MAN Kendal
SMPN 1 Weleri

Kabupaten Batang

SMAN 1 Gringsing
SMKN 1 Warungasem
MAN Batang
SMPN 2 Batang

Kota Pekalongan

SMAN 1 Pekalongan
SMKN 2 Pekalongan
MAN 1 Kota Pekalongan
SMPN 2 Pekalongan


Ganjar menyebut evaluasi uji coba sekolah tatap muka tahap pertama bakal digelar pada 19-23 April 2021. Setelah evaluasi rampung, uji coba sekolah tatap muka tahap kedua bakal digelar 26 April 2021 sampai 7 Mei 2021. Pada uji coba tahap kedua ini jumlah siswa maupun sekolah yang mengikuti sekolah tatap muka bakal ditambah.

"Tanggal 12 Juli sampai September 2021 uji coba tahap ketiga ini diharapkan adaptasi kebiasaan baru sudah berjalan. Ini perluasan jumlah sekolah atau siswa dan ada standardisasi protokol. Ini desain yang kita berikan," ujarna Ganjar.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Hari Wuljanto, menambahkan dalam uji coba sekolah tatap muka tersebut dalam sehari ada 70-110 siswa. Kemudian jam belajar tidak lebih dari empat jam pelajaran yang masing masing berdurasi 30 menit.

"Kalau ada satu siswa saja yang positif, maka PTM harus ditutup. Sekolah yang terdapat kasus positif, harus memperbaiki prokesnya, memenuhi sarana prasarananya dan jika setelah evaluasi dimungkinkan untuk dibuka kembali, maka akan dibuka. Jadi fleksibel," kata Hari.


(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia