Calon mahasiswa internasional yang berencana melanjutkan pendidikan sarjana di China perlu mempersiapkan diri menghadapi China Scholastic Competency Assessment (CSCA).
Tes ini dirancang untuk mengukur kesiapan akademik dan kemampuan bahasa calon mahasiswa, sekaligus menjadi salah satu bahan pertimbangan universitas dalam proses penerimaan mahasiswa dan evaluasi beasiswa.
Dikutip dari Antara, pada tahun akademik 2026/2027, CSCA mulai menjadi salah satu dokumen wajib bagi pelamar program sarjana melalui skema Chinese Government Scholarship (CGS).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pemberitahuan pendaftaran CGS tahun akademik 2026/2027, Kedutaan Besar China di Indonesia menyebutkan bahwa pelamar jenjang sarjana perlu mengikuti CSCA dan mengunggah laporan nilai yang masih berlaku saat mendaftar. Hasil tes tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi universitas dalam menyeleksi calon mahasiswa.
Penerapan CSCA direncanakan semakin luas pada 2028. Berdasarkan informasi penyelenggara, seluruh pelamar program sarjana di universitas China akan diwajibkan mengikuti tes tersebut, disertai penetapan standar minimum penerimaan.
Dikutip dari laman resmi CSCA, tes ini diselenggarakan oleh China Scholarship Council (CSC) dan dikembangkan bersama para ahli dari universitas di China. Melalui tes ini, perguruan tinggi diharapkan dapat memperoleh gambaran yang lebih terstandar mengenai kesiapan akademik calon mahasiswa internasional.
Meski demikian, hasil CSCA bukan jaminan penerimaan. Setiap universitas tetap memiliki kriteria seleksi tersendiri sesuai dengan program studi yang dituju.
Apa Materi Ujian CSCA?
CSCA menyediakan beberapa pilihan mata ujian, yakni Professional Chinese yang terbagi menjadi kategori Humanities Chinese dan STEM, serta Matematika, Fisika, dan Kimia.
Mata ujian yang perlu diikuti bergantung pada jalur pendaftaran, bahasa pengantar perkuliahan, dan persyaratan universitas maupun program studi tujuan. Karena itu, calon mahasiswa sebaiknya memeriksa ketentuan kampus sebelum menentukan mata ujian yang akan diambil.
Berikut rincian materi dan format setiap ujian CSCA.
1. Professional Chinese
Professional Chinese merupakan tes bahasa Mandarin yang dibagi menjadi dua kategori, yaitu Humanities Chinese dan STEM. Peserta perlu memilih kategori yang sesuai dengan bidang studi serta persyaratan universitas tujuan.
Ujian ini berlangsung selama 90 menit dan terdiri atas 80 soal pilihan ganda. Tes menggunakan bahasa Mandarin, dengan rentang skor 0-100.
2. Matematika
Tes Matematika berlangsung selama 60 menit dengan 48 soal pilihan ganda. Peserta dapat memilih bahasa Mandarin atau Inggris untuk mengerjakan ujian ini.
Skor matematika berada pada rentang 0-100. Mata ujian ini termasuk persyaratan wajib dalam skema pendaftaran CSCA yang dijelaskan oleh penyelenggara, baik bagi pelamar melalui jalur beasiswa pemerintah China maupun jalur nonbeasiswa di universitas terkait.
3. Fisika
Fisika menjadi mata ujian tambahan yang dapat diwajibkan oleh universitas atau program studi tertentu. Ujian berlangsung selama 60 menit dengan 48 soal pilihan ganda.
Peserta dapat mengerjakan tes dalam bahasa Mandarin atau Inggris, dengan rentang skor 0-100. Calon mahasiswa perlu memastikan apakah jurusan yang dituju mensyaratkan hasil ujian fisika sebagai bagian dari seleksi.
4. Kimia
Kimia juga dapat menjadi persyaratan tambahan, bergantung pada universitas dan program studi yang dipilih.
Tes berlangsung selama 60 menit dengan 48 soal pilihan ganda. Bahasa yang tersedia adalah Mandarin dan Inggris, sedangkan skor berada pada rentang 0-100.
Mata Ujian Wajib CSCA untuk Kuliah di China
Ketentuan mata ujian CSCA berbeda berdasarkan jalur pendaftaran yang dipilih. Berikut panduannya berdasarkan informasi penyelenggara.
1. Pelamar Chinese Government Scholarship
Bagi calon mahasiswa yang mendaftar program sarjana melalui Chinese Government Scholarship, mata ujian wajib meliputi:
Matematika.
Professional Chinese, dengan pilihan kategori Humanities Chinese atau STEM sesuai persyaratan universitas dan jurusan.
Sementara itu, Fisika dan Kimia bersifat opsional. Peserta perlu memeriksa apakah universitas atau program studi tujuan mewajibkan salah satu atau kedua mata ujian tersebut.
2. Pelamar program sarjana nonbeasiswa
Bagi pelamar program sarjana nonbeasiswa di universitas yang tercakup dalam ketentuan CSCA, Matematika menjadi mata ujian wajib.
Professional Chinese juga diwajibkan bagi pelamar program yang menggunakan bahasa Mandarin sebagai bahasa pengantar. Kategori tes harus dipilih sesuai persyaratan universitas dan jurusan.
Adapun Fisika dan Kimia dapat menjadi mata ujian tambahan, bergantung pada ketentuan program studi.
Karena persyaratan penerimaan tidak selalu sama di setiap universitas, calon mahasiswa sebaiknya memastikan ketentuan terbaru sebelum mendaftar.
Jadwal Tes CSCA November 2026 hingga Juni 2027
CSCA terutama diselenggarakan melalui format ujian daring yang dapat dikerjakan dari rumah (home-based online test). Dengan format ini, peserta dapat mengikuti ujian secara daring tanpa harus datang ke pusat ujian, sesuai ketentuan teknis yang ditetapkan penyelenggara.
Selain itu, pusat-pusat ujian langsung (onsite test centers) akan dikembangkan secara bertahap di negara dan wilayah asal peserta yang menjadi prioritas. Pusat ujian tersebut terutama akan menyediakan tes berbasis komputer (computer-based test).
Calon peserta perlu memeriksa pilihan format yang tersedia untuk sesi dan wilayah masing-masing. Informasi mengenai perangkat, persyaratan teknis, prosedur pengawasan, dan ketentuan pelaksanaan sebaiknya dipastikan melalui situs resmi CSCA sebelum mendaftar.
Berdasarkan jadwal yang dipublikasikan penyelenggara, CSCA memiliki enam sesi ujian mulai November 2026 hingga Juni 2027. Setiap sesi berlangsung selama dua hari.
Professional Chinese dan Matematika dijadwalkan pada hari pertama, sedangkan Fisika dan Kimia berlangsung pada hari kedua. Seluruh waktu berikut menggunakan waktu Beijing (UTC+8), yang satu jam lebih cepat daripada Waktu Indonesia Barat (WIB).
1. Sesi November 2026
Ujian berlangsung pada 14-15 November 2026.
Sabtu, 14 November 2026
Professional Chinese: pukul 14.00-15.30.
Matematika: pukul 17.00-18.00.
Minggu, 15 November 2026
Fisika: pukul 14.00-15.00.
Kimia: pukul 16.30-17.30.
2. Sesi Desember 2026
Ujian berlangsung pada 19-20 Desember 2026.
Sabtu, 19 Desember 2026
Professional Chinese: pukul 08.00-09.30.
Matematika: pukul 11.00-12.00.
Minggu, 20 Desember 2026
Fisika: pukul 08.00-09.00.
Kimia: pukul 10.30-11.30.
3. Sesi Januari 2027
Ujian berlangsung pada 23-24 Januari 2027.
Sabtu, 23 Januari 2027
Professional Chinese: pukul 14.00-15.30.
Matematika: pukul 17.00-18.00.
Minggu, 24 Januari 2027
Fisika: pukul 14.00-15.00.
Kimia: pukul 16.30-17.30.
4. Sesi Maret 2027
Ujian berlangsung pada 13-14 Maret 2027.
Sabtu, 13 Maret 2027
Professional Chinese: pukul 14.00-15.30.
Matematika: pukul 17.00-18.00.
Minggu, 14 Maret 2027
Fisika: pukul 14.00-15.00.
Kimia: pukul 16.30-17.30.
5. Sesi April 2027
Ujian berlangsung pada 24-25 April 2027.
Sabtu, 24 April 2027
Professional Chinese: pukul 14.00-15.30.
Matematika: pukul 17.00-18.00.
Minggu, 25 April 2027
Fisika: pukul 14.00-15.00.
Kimia: pukul 16.30-17.30.
6. Sesi Juni 2027
Ujian berlangsung pada 26-27 Juni 2027.
Sabtu, 26 Juni 2027
Professional Chinese: pukul 08.00-09.30.
Matematika: pukul 11.00-12.00.
Minggu, 27 Juni 2027
Fisika: pukul 08.00-09.00.
Kimia: pukul 10.30-11.30.
Peserta yang berada di wilayah Indonesia bagian barat perlu mengurangi satu jam dari waktu Beijing untuk mengetahui waktu ujian dalam WIB. Sebagai contoh, ujian yang dimulai pukul 14.00 waktu Beijing berlangsung pukul 13.00 WIB. Sementara itu, jadwal yang dimulai pukul 08.00 waktu Beijing berlangsung pukul 07.00 WIB.
Perbedaan waktu ini perlu diperhatikan, terutama bagi peserta yang mengikuti ujian dari rumah. Pastikan jadwal dan ketentuan teknis diperiksa kembali melalui pengumuman resmi penyelenggara.
Kapan Pendaftaran CSCA Dibuka?
Berdasarkan informasi di situs resmi CSCA, pendaftaran untuk sesi November 2026 dijadwalkan berlangsung pada 15-21 Oktober 2026.
Calon peserta disarankan memeriksa situs resmi CSCA untuk memastikan status pendaftaran, persyaratan peserta, prosedur pelaksanaan, serta informasi terbaru mengenai jadwal ujian.
Sebelum mendaftar, pastikan mata ujian yang dipilih sesuai dengan persyaratan universitas dan program studi tujuan. Persiapan sejak awal akan membantu calon mahasiswa menentukan materi yang perlu dipelajari dan mengatur waktu belajar sebelum ujian.
Hasil CSCA dijadwalkan dirilis dalam waktu 10 hari kerja setelah setiap sesi ujian berakhir. Hasil tes tersebut memiliki masa berlaku selama dua tahun, sesuai informasi penyelenggara.
Masa berlaku ini perlu diperhatikan calon mahasiswa ketika menyusun rencana pendaftaran. Peserta sebaiknya memastikan hasil tes masih berlaku pada saat dokumen digunakan untuk melamar ke universitas atau program beasiswa tujuan.
Untuk memastikan tanggal pengumuman, status hasil, dan ketentuan masa berlaku yang diterapkan pada sesi tertentu, peserta perlu memeriksa informasi resmi CSCA.
Hasil CSCA tidak otomatis menjamin calon mahasiswa diterima di universitas tujuan. Tes ini menjadi salah satu dokumen yang digunakan dalam proses evaluasi penerimaan, sedangkan keputusan akhir tetap mengikuti kriteria yang ditetapkan masing-masing perguruan tinggi.
Selain hasil CSCA, calon mahasiswa perlu memperhatikan persyaratan akademik, kemampuan bahasa, kelengkapan dokumen pendaftaran, dan ketentuan beasiswa yang berlaku.
