Viral Bullying di Asrama Tel-U, Pelaku Disanksi Drop Out

ADVERTISEMENT

Detik Pagi

Viral Bullying di Asrama Tel-U, Pelaku Disanksi Drop Out

Arvi Ristiani Pratami - detikEdu
Senin, 12 Okt 2026 07:58 WIB
Jakarta -

Dua mahasiswa yang terbukti terlibat dalam aksi bullying dikeluarkan dari Telkom University (Tel-U). Rektor Telkom University, Suyanto mengatakan sanksi ini diberikan setelah hasil pemeriksaan keluar.

"Sanksi administratif akademik telah ditetapkan terhadap dua mahasiswa. Penetapan sanksi dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan ketentuan yang berlaku," ujar Suyanto, dalam detikJabar, Minggu (11/10/2026).

Suyanto juga meminta maaf atas nama universitas terkait kasus bullying ini. Pihak kampus menyatakan kecaman keras terhadap Tindakan pelaku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Atas nama Universitas Telkom, saya selaku rektor menyampaikan keprihatinan dan permohonan maaf, khususnya kepada korban dan keluarganya, dan juga kepada rekan-rekan para mahasiswa secara internal maupun pihak-pihak eksternal," ujar Suyanto.

Selain itu, pihak kampus telah memberikan perlindungan kepada korban. Hal ini disampaikan oleh Wakil Rektor III Bidang Admisi, Kemahasiswaan, dan Alumni Telkom University. Ratri Wahyuningtyas. Telkom University berupaya menciptakan lingkungan yang aman bagi semuanya.

ADVERTISEMENT

"Iya kami berharap bahwa ini bisa menjadi pembelajaran semuanya, khususnya untuk Telkom University, kami sampai kapan pun akan tetap dan selalu berkomitmen untuk menjadi kampus yang inklusif dan kampus yang aman dan sehat untuk semuanya," tutur Ratri.

Di sisi lain, motif perundungan yang dilakukan dua mahasiswa hingga kini masih belum diungkap. Namun, pihak kampus memastikan tidak ada motif dendam.

"Kalau motif dendam itu tidak ada, ya, karena memang yang bersangkutan dan juga korban sebetulnya sama-sama mahasiswa baru," ujar Ratri.

Antara pelaku dan korban sendiri juga tak memiliki latar belakang saling kenal. Para mahasiswa tersebut baru saling kenal saat bergabung di Telkom University.

"Jadi memang tidak ada histori dan rekam jejak sebelumnya yang menunjukkan kedekatan keduanya sebelum bergabung di Telkom University," kata Ratri.

Sebelum sanksi dijatuhkan kepada pelaku, kalangan mahasiswa telah memberikan kecaman terhadap kasus bullying tersebut. Indah, salah satu mahasiswa mengungkap kegeramannya setelah melihat rekaman perundungan terhadap sesame rekan mahasiswa.

"Marah saya lihatnya, kasihan, kena mental itu pasti anaknya," ucap Indah.

Selain tindakan kekerasan fisik atau verbal, Indah menyoroti aksi pelaku menyulut korek api ke arah sprei hingga memicu semburan api. Ia melihat tindakan ini sangat berisiko memicu kebakaran besar di gedung asrama.

"Gimana kalau ada yang kebakar, kebayangkan kalau terjadi kebakaran," ujarnya.

Rena, mahasiswa Telkom University lainnya, menuntut tindakan tegas berupa drop out jika pelaku terbukti sering melakukan aksi serupa.

"DO saja! Kesal saya lihatnya," ucap Rena.

Saksikan informasi dan pembahasan selengkapnya hanya di program detikPagi edisi Senin (12/10/2026). Nikmati terus menu sarapan informasi khas detikPagi secara langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 08.00-11.00 WIB, di 20.detik.com, YouTube, TikTok dan Facebook detikcom. Tidak hanya menyimak, detikers juga bisa berbagi ide, cerita, hingga membagikan pertanyaan lewat kolom live chat.

"Detik Pagi, Jangan Tidur Lagi"

(vrs/vrs)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads