Universitas Indonesia (UI) melalui Direktorat Inovasi dan Science Techno Park (DISTP) menggelar ajang pameran dan festival tahunan bertajuk UI Innovation Festival (UIIF) 2026. Acara ini menjadi wadah unjuk gigi bagi berbagai inovasi riset, teknologi, hingga produk startup binaan sivitas akademika UI.
Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Universitas Indonesia, Prof Dr Hamdi Muluk, M Si menyampaikan kegiatan ini merupakan wujud komitmen UI dalam memperkuat riset, inovasi, hilirisasi, serta komersialisasi teknologi.
"Hari ini kami ingin mewujudkan itu, ya, sekecil apa pun langkah, bahwa sesuatu yang dimulai bahwa kita ingin menggagas pembangunan ketahanan Indonesia ini. Kemajuan Indonesia ini tentu sangat tergantung kemampuan kita menguasai teknologi untuk menjawab kebutuhan-kebutuhan bangsa kita, supaya kita bisa naik kelas menjadi bangsa yang lebih maju," kata Hamdi dalam sambutan pembukaan UIIF 2026 di Gandaria City, Jakarta Selatan pada Jumat (2/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tema UIIF tahun ini adalah "Acceleration of Technology Innovation Program to Scale the Scale Line". Tema ini merujuk pada inovasi yang lahir dari kampus tidak boleh berhenti di laboratorium atau publikasi tetapi juga harus sampai kepada masyarakat.
"Inovasi yang lahir dari perguruan tinggi tidak hanya berhenti pada publikasi, laboratorium, maupun prototipe, namun juga perlu terus didorong agar mampu melanjutkan perjalanan melalui hilirisasi, transfer teknologi, komersialisasi, pembaharuan, mitra industri, dan pada akhirnya tentu saja membawa manfaat yang nyata bagi masyarakat dan bangsa," tutur Direktur Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi UI, Chairul Hudaya.
UI sengaja menggelar pameran ini di tengah mall untuk mengenalkan inovasi lebih dekat kepada masyarakat. Dengan begitu, masyarakat bisa mengenal lebih banyak teknologi UI.
"Oleh karena itu, kami merancang program ini ada pameran, dan pameran ini tentu saja bisa dikunjungi oleh seluruh penunjuk. Jadi kami ingin lebih mendekatkan diri dengan masyarakat supaya kita bisa saling tahu, saling mengenal apa sih inovasi-inovasi yang dikembangkan oleh teman-teman di Universitas Indonesia," tutur Chairul.
Ragam Kegiatan Menarik di UIIF 2026
UIIF diselenggarakan selama dua hari. Festival ini menghadirkan berbagai rangkaian acara menarik yang terbuka untuk umum yakni pameran inovasi produk riset perguruan tinggi maupun startup serta mitra industri UI lainnya.
"Untuk itu, di sinilah tempat mengembangkan sains dan teknologi tidak hanya berhenti pada jurnal dan prototipe-prototipe, tapi bisa dihilirisasi menjadi bisnis," kata Hamdi.
Selain itu, pengunjung bisa mengikuti diskusi mendalam soal pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan. ADa juga pelatihan serta ajang kompetisi robotik dan inovator muda. muda.
"Saya berharap UI Innovation Festival 2026 ini dapat menjadi ruang bagi lahirnya kolaborasi baru, peluang baru, gagasan baru untuk mewujudkan kemandirian ekonomi Indonesia," kata Hamdi.
Dorong Puluhan Startup dan Paten Baru
Dalam kesempatan yang sama, hadir juga Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM, Hermansyah Siregar. Ia berharap dengan UIIF 2026 ini akan ada lebih banyak inovasi UI yang memiliki paten atau Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
"Ini kesempatan dari UI untuk menampilkan showcase dari padatnya dan kami akan berupaya menghadirkan industri ke dalam forum tersebut (Forum Bisnis Paten)," katanya.
Ia menyebut UI masih menduduki peringkat ke-3 dalam jumlah paten terbanyak di antara kampus lain. UI masih ada di bawah Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
