Kualitas Penelitian UIN Jogja Jadi yang Terbaik di RI, LPPM Ungkap Rahasianya

ADVERTISEMENT

Kualitas Penelitian UIN Jogja Jadi yang Terbaik di RI, LPPM Ungkap Rahasianya

Fahri Zulfikar - detikEdu
Kamis, 01 Okt 2026 20:31 WIB
UIN Sunan Kalijaga jadi kampus terbaik kedua di Indonesia versi THE WUR 2027, kualitas penelitiannya paling unggul.
Foto: Admisi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta/UIN Sunan Kalijaga jadi kampus terbaik kedua di Indonesia versi THE WUR 2027, kualitas penelitiannya paling unggul.
Jakarta -

Kualitas penelitian Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta diakui oleh THE WUR 2027 sebagai yang terbaik di Indonesia. Berkat kualitas ini, UIN Suka Jogja menempati kampus terbaik kedua di Indonesia.

Untuk diketahui, dalam melakukan pemeringkatan kampus-kampus terbaik dunia, THE WUR 2027 menggunakan lima pilar utama sebagai penilaian. Kelimanya adalah pengajaran (lingkungan belajar), lingkungan penelitian (volume, pendapatan, dan reputasi), kualitas penelitian (dampak sitasi, kekuatan penelitian, keunggulan penelitian, dan pengaruh penelitian), pandangan internasional (staf, mahasiswa, dan penelitian), dan industri (pendapatan dan paten).

Setiap indikator dinilai menggunakan standardisasi skor 0-100. Total setiap indikator kemudian diakumulasikan untuk menentukan skor akhir setiap universitas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasilnya, Universitas Indonesia menjadi kampus terbaik di Indonesia dengan total skor 42,4-43,3. UIN Sunan Kalijaga menyusul di peringkat kedua dengan skor 36,4-40,1.

Meski begitu, dalam bidang "kualitas penelitian" atau research quality, UIN Suka Jogja jadi yang paling unggul di antara seluruh kampus Indonesia yang masuk pemeringkatan THE WUR 2027. Pada indikator penilaian tersebut, skor UIN Jogja mencapai 82,8 (dari 100), unggul jauh dari UI dengan skor 44,7 dan UGM dengan skor 36,3.

ADVERTISEMENT

UIN Jogja Punya Dosen dan Periset Lulusan Kampus Top

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UIN Suka Jogja, Dr Abdul Qoyum, SEI, M Sc Fin, telah menganalisis bahwa potensi UIN Suka memang bisa masuk pemeringkatan Times Higher Education (THE). Alasannya adalah karena banyak dosen dan periset dari UIN merupakan lulusan berkualitas dari kampus top luar negeri dan dalam negeri.

"UIN Suka memiliki dosen-dosen berkualitas, lulusan LN (luar negeri) dan DN (dalam negeri). Bahkan dari kampus top dunia. Bahkan banyak dari top 10 dunia. Ini yang orang tidak ketahui," katanya kepada detikEdu, Kamis (1/10/2026).

Selain itu, Dr Qoyum mengatakan kualitas mahasiswa UIN Suka semakin bagus. Terlebih, selection ratio tergolong tinggi. Selection ratio berkaitan dengan perbandingan lulusan yang dipekerjakan dengan jumlah total lulusan.

"Iklim keilmuwan dan penelitian juga sangat baik. Banyak sekali karya-karya intelektual kami yang menjadi rujukan nasional. Pemikir-pemikir besar dalam bidang art humanities juga banyak dari UIN Suka," imbuhnya.

Kenapa Kualitas Penelitian di UIN Jogja Bisa Bagus?

Dr Qoyum menjelaskan tradisi penelitian di UIN Suka Jogja adalah tradisi kualitas. Ini artinya, UIN Suka tidak hanya mengandalkan jumlah, melainkan juga menjaga kualitas.

"Kami tidak pernah melakukan engineering terbitan jumlah Scopus dengan skema prosiding. Dampaknya adalah banyak dosen kami yang terbit di jurnal top. Hitungan kami, hampir 80% artikel Scopus yang dihasilkan dosen UIN Suka juga dari Q1," paparnya.

Di sisi lain, kebijakan Rektor UIN Suka juga mendukung dengan fokus pada perbaikan tata kelola riset. Basis risetnya adalah luaran dan kualitas, serta dikelola secara transparan dan bisa dipertanggungjawabkan.

Bahkan di tengah era efisiensi, Rektor UIN Suka tetap membuat kebijakan yang menguatkan luaran publikasi yang tetap berkualitas. Salah satunya adalah dengan memperbanyak insentif publikasi dan kuota.

"Hibah inovasi untuk paten, hilirisasi karya terus dilakukan. Selain itu, mahasiswa juga terus didorong untuk riset dan inovasi melalui berbagai program," ujar lulusan S2 International Islamic University Malaysia (IIUM) tersebut.

Ke depan, LPPM berharap penelitian dosen dan mahasiswa dari UIN Suka Jogja UIN Suka Jogja bisa berdampak bagi masyarakat dan bagi pemikiran pengkaryaan secara luas.

"Ranking bukanlah tujuan akhir. Ini prestasi besar bagi kami dan PTKIN, tapi menjadikan ranking sebagai milestone perbaikan terus-menerus untuk UIN adalah yang terpenting," pungkasnya.



(faz/pal)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads