Ada 42 perguruan tinggi Indonesia yang masuk pemeringkatan Times Higher Education (THE) World University Rankings (THE WUR) 2027, dirilis Rabu (30/9/2026). Sebanyak 32 di antaranya merupakan universitas negeri.
Universitas tersebut diurutkan berdasarkan 17 indikator kinerja, yang meliputi lima kriteria inti evaluasi, yaitu lingkungan pengajaran (29,5%), lingkungan riset (29%), kualitas riset (30%), international outlook (7,5%), dan industri (4%).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Universitas negeri di THE WUR 2027 terdiri dari perguruan tinggi negeri (PTN) yang dinaungi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) yang dinaungi oleh Kementerian Agama (PTKIN) seperti universitas Islam negeri (UIN). Berikut daftarnya.
PTN Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2027
- Universitas Indonesia (UI): 651-700
- Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: 801-1.000
- Universitas Gadjah Mada (UGM): 801-1.000
- Universitas Padjadjaran (Unpad): 1.001-1.200
- Universitas Sebelas Maret (UNS): 1.001-1.200
- Universitas Airlangga (Unair): 1.201-1.400
- Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang: 1.201-1.400
- Universitas Diponegoro (Undip): 1.401-1.600
- Institut Teknologi Bandung (ITB): 1.401-1.600
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): 1.401-1.600
- IPB University: 1.401-1.600
- Universitas Brawijaya (UB): 1.401-1.600
- Universitas Negeri Malang (UM): 1.601-1.800
- Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta: 1.601-1.800
- Universitas Syiah Kuala (USK): 1.601-1.800
- Universitas Mataram (Unram): 1.601-1.800
- Universitas Hasanuddin (Unhas): 1.801-2.000
- Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung: 1.801-2.000
- Universitas Udayana (Unud): 1.801-2.000
- Universitas Andalas (Unand): 1.801-2.000
- Universitas Negeri Padang (UNP): 1.801-2.000
- Universitas Negeri Semarang (Unnes): 1.801-2.000
- Universitas Negeri Yogyakarta (UNY): 1.801-2.000
- Universitas Pendidikan Indonesia (UPI): 1.801-2.000
- Universitas Sumatera Utara (USU): 1.801-2.000
- Universitas Halu Oleo (UHO): 2.001+
- Universitas Jember (Unej): 2.001+
- Universitas Negeri Jakarta (UNJ): 2.001+
- Universitas Negeri Surabaya (Unesa): 2.001+
- Universitas Sriwijaya (Unsri): 2.001+
- Universitas Trunodjoyo Madura: 2.001+
- Universitas Lampung (Unila): 2.001+
Indikator THE WUR Terbaru
Teaching (lingkungan pengajaran, 29,5%) didasarkan pada hasil Academic Reputation Survey yang dilaksanakan antara November 2025 sampai Februari 2026. Indikator ini meliputi reputasi pengajaran, rasio staf dengan mahasiswa, rasio gelar doktor pada gelar sarjana, rasio gelar doktor yang diberikan pada staf akademik, dan pendapatan institusional.
Pilar lingkungan riset (29%) meliputi reputasi riset, pendapatan penelitian, dan produktivitas penelitian. Reputasi penelitian juga didasarkan pada hasil survei, sedangkan pendapatan penelitian diukur berdasarkan jumlah staf akademik dan disesuaikan dengan daya beli (PPP).
Sementara itu, indikator produktivitas meninjau kemampuan kampus menerbitkan makalah di jurnal peer-reviewed berkualitas. Pengukurannya berdasarkan pada jumlah publikasi yang diterbitkan dalam jurnal akademik yang diindeks oleh basis data Scopus Elsevier per peneliti, yang diskalakan berdasarkan ukuran institusi dan dinormalisasi berdasarkan bidang studi.
Pilar kualitas riset (30%) mengukur peran universitas dalam menyebarkan pengetahuan dan gagasan baru, dengan indikator meliputi dampak sitasi, kekuatan riset, keunggulan riset, dan pengaruh riset. Datanya diperoleh dari Elsevier.
Sedangkan kriteria international outlook (7.5%) mengukur kemampuan kampus menarik mahasiswa sarjana dan pascasarjana, serta pengajar dari seluruh dunia. Kriteria ini meliputi indikator proporsi mahasiswa internasinal, proporsi staf internasional, dan kolaborasi internasional.
Kriteria utama terakhir, industry (4%), meliputi pendapatan dari industri dan paten. Kriteria kunci ini menengok kemampuan kampus untuk membantu industri dengan inovasi, penemuan, dan konsultasi, sejauh mana industri bersedia membayar untuk penelitian, dan kemampuan kampus menarik pendanaan di pasar komersial.
