Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) merupakan salah satu fakultas yang paling diminati di Institut Teknologi Bandung (ITB). Berdasarkan data penerimaan mahasiswa baru ITB pada 2026, terdapat 14.887 pendaftar pada tahun ini, tetapi yang yang diterima dan melakukan pendaftaran ulang hanya 454 mahasiswa.
Dengan peminat yang begitu banyak, bagaimana prospek lulusannya? Kali ini, Direktorat Pengembangan Pendidikan Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui akun resminya membagikan data tracer study lulusan SBM ITB.
Data yang dikumpulkan mencakup apa saja jenis perusahaan tempat bekerja, berapa lama waktu yang dibutuhkan hingga lulusan mendapat pekerjaan, hingga melalui jalur apa pekerjaan didapatkan. Berdasarkan tracer study SBM ITB 2025, terdapat 79% alumni sarjana angkatan 2018 yang mengisi survei.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekolah Bisnis Manajemen ITB memiliki dua program studi sarjana yaitu Kewirausahaan dan Manajemen. Kewirausahaan berhasil mengumpulkan 72 hasil survei dari 75 lulusan untuk mengisi kuisioner dan Manajemen mengumpulkan 170 dari 273 lulusan.
Dalam survei ini, lulusan prodi Kewirausahaan banyak yang langsung dapat kerja setelah lulus. Sementara, waktu tunggu mendapat pekerjaan untuk lulusan Manajemen juga relatif singkat.
"Alumni SBM memperoleh pekerjaan dalam waktu yang relatif singkat setelah menyelesaikan studi. Pada prodi Manajemen, median waktu tunggu untuk mendapatkan pekerjaan adalah 2 bulan setelah lulus, sementara pada prodi Kewirausahaan 0 bulan, yang menunjukkan bahwa mereka dapat langsung bekerja setelah lulus. Temuan ini mencerminkan daya saing lulusan SBM yang baik serta kemampuan mereka dalam memenuhi kebutuhan dan beradaptasi dengan tuntutan dunia kerja," ungkap Direktorat Pengembangan Pendidikan ITB melalui akun resmi.
Simak penjelasan untuk mengetahui rincian data mengenai lulusan SBM ITB, di bawah ini!
Di Mana Lulusan ITB Bekerja?
Lulusan SBM ITB tersebar dalam beberapa kategori perusahaan tempat mereka bekerja. Berikut daftar lengkapnya.
1. Perusahaan Nasional (42% dari Seluruh Responden): Dari jurusan Kewirausahaan terdapat 33% lulusan dan dari jurusan Manajemen sebanyak 51% respondennya.
2. Perusahaan Multinasional (29% dari Seluruh Responden): Dari jurusan Kewirausahaan terdapat 29% lulusan. Di sisi lain, jurusan Manajemen mencatatkan 30% dari responden bekerja di perusahaan jenis ini.
3. Perusahaan Lokal (28% dari Seluruh Responden): Persentase lulusan jurusan Manajemen yang bekerja di perusahaan lokal hanya 19% dari responden dan Kewirausahaan mencakup 38% responden.
Sebagian Besar Bekerja di Perusahaan Swasta
Lebih lanjut, hasil tracer study ini mengungkapkan 79% lulusan SBM ITB bekerja di perusahaan swasta. Terdapat 11% responden lulusan yang bekerja di BUMN/BUMD, 6% bekerja di instansi pemerintah, masing-masing 2% yang bekerja sebagai wiraswasta dan bekerja di organisasi nonprofit/LSM, di urutan terakhir terdapat organisasi multilateral yang pada data ini hanya diisi oleh lulusan jurusan Manajemen sebanyak 2% dari respondennya.
Di bidang usaha, mayoritas lulusan bekerja di kategori S atau penyedia aktivitas jasa lainnya (berdasarkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 2025 oleh Badan Pusat Statistik). Seperti ini sebaran kategori bidang usaha yang digeluti alumni SBM ITB dalam tracer study 2025:
1. Kategori S: 22% (aktivitas jasa lainnya)
2. Kategori K: 21% (jasa keuangan dan asuransi)
3. Kategori J: 15% (informasi dan komunikasi)
4. Kategori G: 8% (pedagang besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor)
5. Kategori P: 6% (aktivitas pendidikan).
Bagaimana Cara Lulusan SBM Dapat Kerja?
Mayoritas lulusan kedua jurusan ini mendapat pekerjaan dari hasil mencari di internet dan beberapa di antaranya juga mendapat pekerjaan dari relasi, magang, hingga melalui iklan di koran. Beberapa metode yang digunakan dalam mendapatkan pekerjaan adalah sebagai berikut:
1. Mencari lewat internet/iklan online
2. Melalui relasi (misalnya dosen, orangtua, saudara, teman, dll)
3. Dihubungi oleh perusahaan
4. Memperoleh informasi dari ITB Career Center,
5. Melalui penampilan kerja atau magang
6. Bekerja di tempat yang sama dengan tempat kerja semasa kuliah
7. Melamar ke bursa / pameran kerja
8. Melalui iklan koran/majalah
9. Membangun bisnis sendiri
10. Melamar ke perusahaan tanpa mengetahui lowongan yang ada.
Adapun berikut merupakan sebagian data responden lulusan SBM ITB mengenai jalur memperoleh pekerjaannya:
1. Kewirausahaan (49 responden)
- Mencari lewat internet/iklan online: 49,5%
- Melalui relasi (misalnya dosen, orangtua, saudara, teman, dll): 24,2%
- Dihubungi oleh perusahaan: 8,1%
- Melalui penampilan kerja atau magang: 8,1%
2. Manajemen (133 responden)
- Mencari lewat internet/iklan online: 45,5%
- Melalui relasi (misalnya dosen, orangtua, saudara, teman, dll): 16,8%
- Dihubungi oleh perusahaan: 8,9%
- Memperoleh informasi dari ITB Career Center: 7,9%
- Melalui penampilan kerja atau magang: 9,9%.
Penulis adalah peserta MagangHub Kemnaker di detikcom.
