×
Ad

20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi Webometrics Edisi Juli 2026, Kampusmu Termasuk?

Novia Aisyah - detikEdu
Jumat, 24 Jul 2026 15:45 WIB
Ilustrasi universitas. Foto: Getty Images/iStockphoto/Six_Characters
Jakarta -

Pemeringkatan universitas secara global, Webometrics kembali merilis ranking untuk edisi Juli 2026. Terdapat lebih dari 32 ribu perguruan tinggi dari berbagai penjuru dunia.

Ranking Webometrics dirilis setiap Januari dan Juli. Dikatakan melalui Webometrics.org, komite pemeringkatan tidak hanya mengevaluasi kampus berdasarkan penelitian, tetapi juga eksistensi digital, pengaruh akademik, keterbukaan, dan visibilitas global.

Bagaimana dengan Indonesia? Cek kampus apa saja yang masuk dalam jajaran 20 besar kampus terbaik versi Webometrics edisi terbaru!

Universitas Terbaik Versi Webometrics Juli 2026

1. Universitas Indonesia

Ranking dunia: 333
Ranking berdasarkan pengaruh: 213
Ranking berdasarkan keterbukaan: 1588
Ranking berdasarkan keunggulan: 436

2. Universitas Gadjah Mada

Ranking dunia: 439
Ranking berdasarkan pengaruh: 308
Ranking berdasarkan keterbukaan: 2007
Ranking berdasarkan keunggulan: 576

3. Universitas Airlangga

Ranking dunia: 582
Ranking berdasarkan pengaruh: 687
Ranking berdasarkan keterbukaan: 1956
Ranking berdasarkan keunggulan: 562

4. Universitas Pendidikan Indonesia

Ranking dunia: 608
Ranking berdasarkan pengaruh: 635
Ranking berdasarkan keterbukaan: 2857
Ranking berdasarkan keunggulan: 500

5. Universitas Brawijaya

Ranking dunia: 621
Ranking berdasarkan pengaruh: 505
Ranking berdasarkan keterbukaan: 2427
Ranking berdasarkan keunggulan: 810

6. Universitas Padjadjaran Bandung

Ranking dunia: 637
Ranking berdasarkan pengaruh: 729
Ranking berdasarkan keterbukaan: 2334
Ranking berdasarkan keunggulan: 610

7. Universitas Diponegoro

Ranking dunia: 652
Ranking berdasarkan pengaruh: 616
Ranking berdasarkan keterbukaan: 2382
Ranking berdasarkan keunggulan: 801

8. Universitas Sebelas Maret Surakarta

Ranking dunia: 670
Ranking berdasarkan pengaruh: 699
Ranking berdasarkan keterbukaan: 2744
Ranking berdasarkan keunggulan: 656

9. Institut Teknologi Bandung

Ranking dunia: 678
Ranking berdasarkan pengaruh: 691
Ranking berdasarkan keterbukaan: 2130
Ranking berdasarkan keunggulan: 852

10. IPB University

Ranking dunia: 704
Ranking berdasarkan pengaruh: 606
Ranking berdasarkan keterbukaan: 2239
Ranking berdasarkan keunggulan: 1030

11. Universitas Negeri Malang

Ranking dunia: 739
Ranking berdasarkan pengaruh: 936
Ranking berdasarkan keterbukaan: 2571
Ranking berdasarkan keunggulan: 631

12. Universitas Hasanuddin

Ranking dunia: 806
Ranking berdasarkan pengaruh: 777
Ranking berdasarkan keterbukaan: 2501
Ranking berdasarkan keunggulan: 1021

13. Telkom University

Ranking dunia: 816
Ranking berdasarkan pengaruh: 341
Ranking berdasarkan keterbukaan: 3571
Ranking berdasarkan keunggulan: 1343

14. Universitas Negeri Yogyakarta

Ranking dunia: 817
Ranking berdasarkan pengaruh: 931
Ranking berdasarkan keterbukaan: 2996
Ranking berdasarkan keunggulan: 751

15. Universitas Negeri Padang

Ranking dunia: 818
Ranking berdasarkan pengaruh: 1014
Ranking berdasarkan keterbukaan: 3155
Ranking berdasarkan keunggulan: 608

16. Universitas Lampung

Ranking dunia: 862
Ranking berdasarkan pengaruh: 457
Ranking berdasarkan keterbukaan: 3503
Ranking berdasarkan keunggulan: 1329

17. Universitas Negeri Semarang

Ranking dunia: 867
Ranking berdasarkan pengaruh: 996
Ranking berdasarkan keterbukaan: 3151
Ranking berdasarkan keunggulan: 755

18. Universitas Negeri Jakarta

Ranking dunia: 893
Ranking berdasarkan pengaruh: 775
Ranking berdasarkan keterbukaan: 3463
Ranking berdasarkan keunggulan: 1035

19. Universitas Negeri Surabaya

Ranking dunia: 899
Ranking berdasarkan pengaruh: 994
Ranking berdasarkan keterbukaan: 3563
Ranking berdasarkan keunggulan: 746

20. Universitas Andalas

Ranking dunia: 920
Ranking berdasarkan pengaruh: 538
Ranking berdasarkan keterbukaan: 3357
Ranking berdasarkan keunggulan: 1423.

Metodologi Pemeringkatan

1. Indikator Peringkat:

  • Visibilitas: Dampak berdasarkan jumlah domain rujukan eksternal, berdasarkan Ahrefs.com, bobot 50%
  • Transparansi: Kutipan dari 310 peneliti yang paling banyak dikutip (tidak termasuk 20 peneliti yang paling banyak dikutip), berdasarkan profil Google Scholar, bobot 10%
  • Keunggulan: Makalah penelitian dalam 10% teratas yang paling banyak dikutip (2019-2023), berdasarkan Scopus/Scimago, bobot 40%


2. Hal-hal yang Diukur:

  • Dampak penelitian dan keilmuan
  • Keterbukaan dan visibilitas akademis
  • Keterlibatan digital dan referensi pihak ketiga
  • Kinerja di seluruh unsur universitas: pendidikan, penelitian, dan pelayanan publik

3. Hal-hal yang Tidak Diukur:

  • Desain situs web atau pengalaman pengguna
  • Trafik atau analisis pengunjung
  • Aktivitas pemasaran atau periklanan

4. Keterbatasan:

  • Peringkat bergantung pada ukuran dan mencerminkan output institusi
  • Institusi yang tercakup tidak dikelompokkan berdasarkan jenis (misalnya, perguruan tinggi riset vs perguruan tinggi komunitas)
  • Universitas dengan banyak domain atau manajemen domain yang buruk mungkin menerima skor visibilitas yang lebih rendah.



Simak Video "Video APK Dikti Masih Rendah, PTN Didorong Tingkatkan Kapasitas Tampung"

(nah/faz)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork