Sekolah Vokasi Unpad Kaji Kebutuhan Prodi-prodi Baru, AI Termasuk

ADVERTISEMENT

Sekolah Vokasi Unpad Kaji Kebutuhan Prodi-prodi Baru, AI Termasuk

Nikita Rosa - detikEdu
Selasa, 02 Jun 2026 17:30 WIB
Gedung Rektorat Unpad
Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran tengah mengkaji kebutuhan prodi baru. Salah satunya tentang Artificial Intelligence. Gedung Rektorat Unpad Foto: Istimewa/dok Unpad
Jakarta -

Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran (SV Unpad) tengah mengkaji kebutuhan prodi-prodi baru. Informasi ini disampaikan setelah pengumuman UTBK SNBT 2026.

Dalam laman resminya, SV Unpad mengatakan pihaknya tengah mengkaji prodi yang dibutuhkan oleh dunia industri. Prodi-prodi ini termasuk Artificial Intelligence (AI), Cyber Security, Industri Kesehatan, serta prodi yang memiliki potensi daya serap kerja tinggi di masa depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, Dekan SV Unpad Dr. Kurniawan Saefullah berpendapat calon mahasiswa dan orang tua semakin realistis dalam memilih prodi. Dr. Kurniawan juga mendorong agar masyarakat semakin menyadari relevansi sekolah vokasi dalam mendukung kesiapan para lulusan di dunia kerja.

"Komposisi kurikulum sekolah vokasi didominasi praktikum, laboratorium, teaching factory, magang, serta project based learning. Calon mahasiswa sekarang jauh lebih peduli dan teliti saat mereka mendaftar, mereka umumnya melakukan riset mandiri sebelum mengambil pilihan dalam mendaftar," ujar Dr. Kurniawan dalam laman Unpad dikutip Minggu (1/6/2026).

ADVERTISEMENT

Dr. Kurniawan menambahkan, mahasiswa juga dapat mempertimbangkan peluang kesempatan untuk magang di industri, kesempatan membangun networking selama kuliah, serta kesempatan memperoleh kombinasi hard skills dan soft skills saat kuliah.

"Proyeksikan diri kalian ke lembaga atau industri yang akan kalian dambakan saat lulus nanti," ujarnya.

Daya Serap Lulusan SV Unpad di Dunia Kerja Tinggi

Dr. Kurniawan menambahkan lulusan SV Unpad telah banyak terserap dunia kerja. Ia mencontohkan lulusan 2022-2024 cukup menunggu maksimal 6 bulan setelah lulus untuk mendaptkan pekerjaan.

"Sebagai contoh, dari isian tracer study alumni Kearsipan Digital yang lulus antara 2022-2024, 100% telah terserap di dunia kerja paling lama 6 bulan setelah lulus. Untuk prodi Manajemen Produksi Media, keterserapannya mencapai 93% dalam 6 bulan setelah lulus," ujarnya.

Bahkan mahasiswa prodi Bahasa dan Budaya Tiongkok sudah diminta oleh calon pengguna sejak mereka magang.

"Namun perlu digarisbawahi, data keterserapan tersebut didasarkan pada rata-rata lulusan sehingga tidak berarti tidak ada lulusan yang belum atau tidak terserap," katanya.

Keketatan Prodi Sekolah Vokasi Unpad di UTBK SNBT 2026

1. Kebidanan

  • Peminat: 1.782
  • Diterima: 15
  • Keketatan: 0,84%

2. Administrasi Pemerintahan

  • Peminat: 2.046
  • Diterima: 22
  • Keketatan: 1,08%

3. Bisnis Internasional

  • Peminat: 2.121
  • Diterima: 30
  • Keketatan 1,41%

4. Pemasaran Digital

  • Peminat: 1.291
  • Diterima: 19
  • Keketatan: 1,47%

5. Teknologi Industri Kimia

  • Peminat: 1.186
  • Diterima: 18
  • Keketatan: 1,52%

6. Kearsipan Digital

  • Peminat: 968
  • Diterima: 15
  • Keketatan: 1,55%

7. Bahasa dan Budaya Tiongkok

  • Peminat: 1.075
  • Diterima:17
  • Keketatan: 1,58%

8. Bisnis Logistik

  • Peminat: 1.349
  • Diterima: 24
  • Keketatan: 1,78%

9. Akuntansi Perpajakan

  • Peminat: 2.175
  • Diterima: 45
  • Keketatan: 2,07%

10. Administrasi Keuangan Publik

  • Peminat: 1.289
  • Diterima: 27
  • Keketatan: 2,09%

11. Manajemen Produksi Media

  • Peminat: 1.785
  • Diterima: 38
  • Keketatan: 2,13%

12. Agroteknopreneur

  • Peminat: 1.261
  • Diterima: 34
  • Keketatan: 2,70%

13. Pariwisata Bahari

  • Peminat: 1.423
  • Diterima: 53
  • Keketatan: 3,72%

14. Akuntansi Sektor Publik

  • Peminat: 937
  • Diterima: 39
  • Keketatan 4,16%.



(nir/twu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads