Laporan tahunan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bertajuk "Statistik Pendidikan Tinggi 2025" kembali diterbitkan. Laporan ini memuat tren jumlah mahasiswa dan preferensi program studi pada 2025.
Dinamika pertumbuhan tahunan, proporsi berdasarkan kelompok kelembagaan, serta karakteristik demografi disebut sebagai beberapa faktor utama yang memberikan gambaran utuh lanskap akademik.
Laporan ini turut menyebut ada peningkatan signifikan jumlah mahasiswa terdaftar, namun ketersediaan program di bidang Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika masih belum merata.
Ada 10,7 Juta Mahasiswa Terdaftar Per 2025
Laporan ini menyusun perspektif dari pangkalan data secara nasional yang mencakup mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Perguruan Tinggi Swasta (PTS), Perguruan Tinggi Agama (PTA), hingga Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK). Data tersebut dihimpun untuk menganalisis bagaimana tren pendidikan memengaruhi sebaran mahasiswa dalam kurun waktu enam tahun terakhir.
Pada 2025, tercatat jumlah mahasiswa terdaftar mencapai 10.754.154 orang. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 9,29% (bertambah sekitar 915 ribu mahasiswa) dibandingkan enam tahun sebelumnya.
Proporsi terbesar disumbang oleh PTS dengan 44,95% (4.833.473 mahasiswa) dan PTN sebesar 40,99% (4.408.472 mahasiswa). Sisanya tersebar di PTA Negeri sebesar 7,17% (770.933 mahasiswa), PTA Swasta sebesar 4,71% (506.519 mahasiswa), dan PTK sebesar 2,18% (234.757 mahasiswa).
Angka ini juga mencerminkan dominasi program Sarjana sebesar 79,43% (8.542.317 mahasiswa) dari total keseluruhan. Disusul oleh program Diploma sebesar 8,74% (939.540 mahasiswa), Profesi 7,18% (776.286 mahasiswa), Magister 3,77% (401.692 mahasiswa), Doktoral 0,68% (73.494 mahasiswa), dan Spesialis 0,19% (20.780 mahasiswa).
10 Program Studi Sarjana Paling Diminati
- Manajemen (1.096.786 mahasiswa)
- Pendidikan Guru Sekolah Dasar (544.740 mahasiswa)
- Ilmu Hukum (395.677 mahasiswa)
- Akuntansi (360.843 mahasiswa)
- Ilmu Komunikasi (265.435 mahasiswa)
- Pendidikan Agama Islam (245.486 mahasiswa)
- Teknik Informatika (234.983 mahasiswa)
- Sistem Informasi (208.348 mahasiswa)
- Ilmu Administrasi Negara (206.046 mahasiswa)
- Teknik Sipil (154.682 mahasiswa)