Universitas Prasetiya Mulia resmi meraih akreditasi internasional AACSB (Association to Advance Collegiate Schools of Business) serta penghargaan Global Impact Awards 2026. Pencapaian ini semakin memperkuat posisi institusi tersebut sebagai salah satu sekolah bisnis di Indonesia dengan standar pendidikan global dan dampak nyata bagi masyarakat.
Secara global, hanya sekitar 6 persen sekolah bisnis di dunia yang berhasil memperoleh akreditasi AACSB. Standar internasional ini menjadi tolok ukur kualitas pendidikan bisnis kelas dunia, mulai dari kurikulum, proses pembelajaran, kualitas tenaga pengajar, hingga tata kelola institusi.
Akreditasi AACSB Jadi Tonggak Penguatan Pendidikan Bisnis
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Direktur Bidang Pendidikan dan Kualitas Pembelajaran Universitas Prasetiya Mulia, Muhammad Setiawan Kusmulyono mengatakan, kerangka AACSB mendorong penguatan kurikulum yang lebih terukur, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan.
"Melalui kerangka AACSB, kami memastikan setiap capaian pembelajaran dirancang secara sistematis dan terukur sesuai standar global. Kurikulum tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, serta kesiapan menghadapi tantangan global," ujarnya, dalam keterangan tertulis, Minggu (17/5/2026).
Ia menjelaskan, evaluasi kurikulum dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan data pembelajaran, masukan dari industri, hingga dinamika pasar kerja yang terus berkembang.
Kurikulum Fokus pada Kompetensi dan Kebutuhan Industri
Penguatan kurikulum di Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya dilakukan melalui pendekatan outcome-based education dengan metode Project-Based Learning. Pendekatan ini difokuskan pada pengembangan kompetensi nyata mahasiswa.
Di tengah perubahan lanskap ekonomi global, model pembelajaran tersebut dinilai semakin penting untuk mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berubah.
Dengan kurikulum yang lebih adaptif, mahasiswa tidak hanya dibekali pemahaman akademik, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan dunia kerja.
Universitas Prasetiya Mulya Resmi Raih Akreditasi Internasional AACSB Foto: Universitas Prasetiya Mulya |
Program COMDEV Dorong Pembelajaran Berbasis Dampak
Implementasi standar internasional juga diterapkan melalui Program Community Development (COMDEV) di kawasan Kuningan. Program ini mengusung pendekatan Living Lab yang melibatkan mahasiswa secara langsung dalam pemberdayaan usaha mikro dan kecil di wilayah pedesaan.
Dalam program tersebut, mahasiswa melakukan pemetaan persoalan, menyusun solusi bisnis, hingga mengimplementasikannya secara langsung di lapangan.
Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memahami konsep bisnis secara teori, tetapi juga mengembangkan kepekaan sosial, kemampuan problem solving, dan kepemimpinan dalam konteks nyata. Sementara itu, masyarakat memperoleh manfaat berupa peningkatan kapasitas usaha dan peluang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Raih Penghargaan Global Impact Awards 2026
Atas implementasi program berbasis dampak tersebut, Universitas Prasetiya Mulya meraih penghargaan dalam ajang Global Impact Awards 2026 pada kategori Societal Impact: Addressing Regional or Local Challenges.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan internasional atas kontribusi institusi pendidikan dalam menciptakan dampak nyata bagi masyarakat melalui pendekatan pendidikan berbasis praktik dan keberlanjutan.
Dekan Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya, Handyanto Widjojo menegaskan, capaian tersebut sejalan dengan arah strategis pendidikan bisnis yang dijalankan kampus.
"Akreditasi AACSB dan penghargaan Global Impact Awards menunjukkan bahwa pendidikan bisnis tidak hanya berorientasi pada keunggulan akademik, tetapi juga pada kemampuan menciptakan dampak nyata. Kami ingin memastikan lulusan kami siap bersaing secara global sekaligus berkontribusi bagi masyarakat," ujarnya.
Perkuat Posisi Indonesia di Pendidikan Global
Bagi dunia industri, akreditasi AACSB menjadi jaminan kualitas lulusan, mulai dari kemampuan analitis, inovasi, hingga adaptasi terhadap perubahan.
Pencapaian ini tidak hanya memperkuat reputasi Universitas Prasetiya Mulya, tetapi juga menempatkan Indonesia semakin diperhitungkan dalam peta pendidikan bisnis global.
Sebagai bagian dari jaringan global AACSB yang mencakup lebih dari 1.000 sekolah bisnis di berbagai negara, universitas ini kini berada dalam ekosistem pendidikan internasional yang mendorong kolaborasi, inovasi, dan peningkatan kualitas secara berkelanjutan.
Komitmen Berkelanjutan untuk Pendidikan Berdampak
Ke depan, Universitas Prasetiya Mulya terus memperkuat kualitas pendidikan melalui pengembangan kurikulum, kolaborasi dengan industri, serta perluasan program berbasis dampak sosial.
Melalui integrasi standar internasional, inovasi pembelajaran, dan kontribusi nyata bagi masyarakat, kampus ini menegaskan upaya dalam mencetak pemimpin masa depan yang mampu bersaing secara global sekaligus membawa perubahan positif bagi Indonesia.
(ega/ega)












































