Tidak banyak rektor yang identik dengan dunia akademik sekaligus aktif menyusun strategi di pinggir lapangan hijau. Di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), peran itu dijalankan oleh Prof. Dr. Achmad Nurmandi.
Selain memimpin kampus, ia juga menjabat sebagai Presiden Klub PSHW UMY. Peran tersebut dijalankan bukan sekadar karena minat pada sepak bola, melainkan sebagai bagian dari visi untuk membuka ruang bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan bakat olahraga hingga ke level profesional.
Membangun Wadah Resmi bagi Talenta Mahasiswa
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Nurmandi, potensi mahasiswa di bidang olahraga perlu didukung lewat wadah yang legal dan kompetitif. Karena itu, UMY menghadirkan PSHW UMY sebagai klub resmi yang terdaftar dan ikut berkompetisi di Liga 4.
"Kalau tidak ada wadah, pemain berbakat tidak punya ruang untuk berkembang," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/4/2026).
Keberadaan klub ini menjadi jalan bagi mahasiswa untuk merasakan atmosfer kompetisi yang sesungguhnya, sekaligus membuka peluang untuk meniti karier ke level yang lebih tinggi, baik regional maupun nasional.
Beasiswa dan Ekosistem Pendukung
UMY juga memberikan dukungan bagi mahasiswa atlet melalui berbagai fasilitas, termasuk beasiswa pendidikan. Selain itu, kampus menyiapkan ekosistem pembinaan yang meliputi pelatih berlisensi, program latihan yang terstruktur, hingga akses ke jejaring klub profesional.
Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya mematahkan anggapan bahwa aktivitas olahraga bisa mengganggu prestasi akademik. Menurut Nurmandi, olahraga justru dapat membentuk soft skills penting seperti kerja sama tim, komunikasi, dan kepemimpinan.
Tantangan di Era Digital
Di tengah perkembangan era digital, tantangan yang dihadapi salah satunya adalah menjaga disiplin latihan di kalangan mahasiswa. Jadwal akademik yang padat juga menjadi hal yang harus dikelola dengan baik.
Meski begitu, Nurmandi meyakini bahwa kemampuan mengatur waktu menjadi kunci utama.
"Kalau rektor saja bisa membagi waktu, seharusnya yang lain juga bisa," ucapnya.
Lebih dari Sekadar Prestasi Akademik
Melalui pengembangan klub olahraga ini, UMY ingin menegaskan bahwa kampus bukan hanya ruang untuk mengejar prestasi akademik, tetapi juga tempat untuk mengembangkan potensi diri secara lebih menyeluruh.
Bagi Nurmandi, kesuksesan tidak hanya diukur dari indeks prestasi, tetapi juga dari kemampuan seseorang dalam mengejar dan mewujudkan impiannya, termasuk di bidang olahraga.
Dengan dukungan yang terstruktur, mahasiswa tidak hanya didorong berprestasi di ruang kelas, tetapi juga diberi kesempatan untuk berkembang dan bersinar di lapangan.
(prf/ega)











































