Purbaya Pernah Galau Usai Wisuda Sarjana Nggak Ya? Ssst, Dia Kasih Tipsnya!

ADVERTISEMENT

Purbaya Pernah Galau Usai Wisuda Sarjana Nggak Ya? Ssst, Dia Kasih Tipsnya!

Abdur Rahman Ramadhan - detikEdu
Minggu, 15 Feb 2026 10:00 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
Foto: (Dwi Putri Aulia/detikcom)
Depok -

Kamu pernah mengalami masa-masa galau usai wisuda sarjana? Mau ke mana dan melakukan apa ya setelah ini? Nah, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa pernah mengalami fase "galau pascawisuda" itu nggak ya?

"Saya? Saya untung sebelum lulus sudah kerja dulu. Jadi perusahaannya yang nunggu saya. Jadi saya untung dulu. Tapi nggak semuanya untung kan," kata Purbaya menjawab pertanyaan detikEdu apakah sempat mengalami fase galau pascawisuda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu disampaikan Purbaya kepada wartawan usai menghadiri Wisuda Universitas Indonesia Semester Gasal Tahun Ajaran 2025/2026 di Balairung UI, Depok, Sabtu (14/2/2026).
Setelah lulus, satu realita yang dia sadari bahwa tantangan di dunia nyata berbeda dengan tantangan saat kuliah.

"Tantangan di dunia nyata akan beda dengan di sekolah.Tapi nggak usah takut buat teman-teman semua yang baru lulus, karena harusnya fondasi pengetahuan Anda cukupselama tetap fokus dan semangat," imbau Purbaya yang lulus sarjana Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.

ADVERTISEMENT

Pesan Purbaya untuk Wisudawan: Jangan Takut, Siapkan Diri dan Terus Belajar

Dalam pidato wisudanya, Purbaya menyampaikan pesan agar para lulusan UI tidak takut menghadapi masa depan. Ia mengatakan, lulusan muda memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa mendatang.

"Anda sebentar lagi adalah pelaku yang menentukan arah ekonomi ke depan, arah bangsa ke depan," ujarnya, dalam pidatonya di Wisuda Universitas Indonesia Semester Gasal Tahun Ajaran 2025/2026 di Balairung UI.

Purbaya juga berpesan agar para wisudawan terus belajar dan beradaptasi, baik yang meraih IPK tinggi maupun yang nilainya belum maksimal. Menurutnya, ketekunan dan keinginan untuk berkembang jauh lebih penting dalam menghadapi dunia kerja.

"Yang IPK-nya rendah juga, jangan takut. Terakhir, pada akhirnya, keberhasilan anda adalah ketekunan anda. Jadi, anda belajar terus, belajar terus, belajar terus, jangan pesimis," pesannya.




(nwk/nwk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads